Kehidupan Penuh Luka

Kehidupan Penuh Luka
Bab 161


__ADS_3

Pukul lima pagi Lichyia berkutat di dalam dapur seorang diri untuk membuat sarapan


Hingga pukul tujuh tiga puluh semua makanan telah tertata rapi di atas meja makan


"Arel sarapan dulu yuk udah aku siapin" ucap Lichyia


Arel keluar dari dalam kamar dengan baju yang sedikit kusut


"Iya" ucap Arel sambil mengancingkan lengan nya


"Baju kamu kusut banget lepas dulu biar aku yang setrika" ucap Lichyia yang melihat penampilan sangat berantakan


"Tapi... "


"Udah lepas sekarang aku tunggu di lantai bawah" ucap Lichyia dan turun ke lantai satu sedangkan Arel kembali masuk dan mengganti baju nya sementara


"Ini" Arel memberikan baju nya pada Lichyia dan langsung di terima oleh wanita yang berstatus sebagai istri nya itu


"Kamu sarapan aja biar aku setrika dulu" ucap Lichyia


"Terus kamu"

__ADS_1


"Tenang aja nanti aku bisa sarapan" Lichyia berlalu menuju ruang pakaian dan menyetrika baju suaminya hingga rapi dan licin


"Nah gini kan rapi" ucap Lichyia senang dan membawa baju suaminya keluar


"Udah?" tanya Arel dengan mulut penuh


Uhukkk... uhukk...


Karena berbicara dengan mulut penuh Arel tersedak oleh makanannya sendiri


"Tuh kan jangan makan dengan mulut penuh tersedak kan hati hati napa" omel Lichyia dan mengambil air putih lalu memberikannya pada suaminya


Di luar Lichyia tampak wanita anggun, ramah dan pendiam namun saat di rumah dia seperti istri idaman setiap pria


"Rel... hey.. ini minum nya kenapa melamun ada yang kau pikirkan" tanya Lichyia saat sedari tadi tangannya menggantung di udara


"Ah.. mmm... enggak gak ada apa apa" ucap Arel tersadar dari lamunannya dan menerima gelas berisi air dari tangan istrinya


"Terima kasih" ucap Arel dan tersenyum manis kemudian menengguk air minum itu


Lichyia tersenyum manis pula dan berjalan menuju tangga

__ADS_1


"Kau mau kemana kenapa tidak sarapan" tanya Arel bingung saat melihat istri nya pergi dari ruang makan


"Aku mau ganti baju dulu aku harus ke rumah sakit aku sudah di tunggu oleh seseorang" ucap Lichyia


"Bilang aja kau sudah di tunggu sama dokter sialan itu" ucap Arel dengan nada tidak suka


Lichyia mengernyit tidak paham dan menoleh ke arah Arel berada. Mulut lelaki itu tampak komat kamit tak tau mneggerutu apa


"Dokter yang mana" tanya Lichyia


"Jangan pura pura tidak tau dokter yang waktu itu makan denganmu di restaurant jangan sok amnesia dia suka kan sama kamu" ucap Arel kesal dan menyerobot langkah Lichyia ke lantai dua dan mengambil baju yang masih ada di tangan wanita itu dengan kasar


"Kenapa marah marah apa dia cemburu" gumam Lichyia kemudian terkekeh


"Jangan gr aku tidak cemburu aku gak suka milik ku dekat dengan siapapun" teriak Arel dari arah kamar


Lichyia menggelengkan kepala nya dan menaiki anak tangga satu per satu menuju kamar pribadi nya yang berada di sebelah kamar suaminya


Baru pertama kali seorang pengantin baru tidur pisah beda kamar


Lichyia bersiap dan memakai jas kebanggaan nya. Dia tersenyum lebar entah hal apa yang membuatnya bahagia

__ADS_1


__ADS_2