Kehidupan Penuh Luka

Kehidupan Penuh Luka
Bab 58


__ADS_3

Beberapa hari kemudian Arlla sudah di perbolehkan pulang


"Kamu tingg di rumah ku dulu ya besok kita baru ke Indo" ucap Alendra


"Iya"


Satu jam perjalanan mereka telah sampai di salah satu rumah mewah Alendra yang ada di Singapura



"Kamu istirahat aja dulu" ucap Alendra


"Iya"


"Kalau butuh apa apa panggil aja pelayan" ucap Alendra sambil melangkah pergi


"Ada apa" tanya Alendra karena Arlla menggenggam tangannya


"Makasih banyak" ucap Arlla


"Sama sama sekarang kamu istirahat gih" ucap Alendra


"Iya"


Keesokan harinya sesuai janji Alendra, Arlla dan Alendra pergi ke Indonesia


Tentu saja dengan pengawalan yang ketat sesuai permintaan Alendra. Arlla menggunakan pakaian tertutup dengan menggunakan topi,masker dan kaca mata hitam agar orang orang tak mudah mengenalinya


Sedangkan lima orang berjalan di sampingnya untuk menutupi tubuhnya


Dua jam perjalanan dari Bandara menuju Perumahan keluarga Denata


Citt

__ADS_1


Decitan mobil yang di rem berhenti tepat di depan rumah mewah milik Sandra dan Rendra


"Maaf anda siapa dan ada keperluan apa" tanya satpam yang menjaga rumah Mama Sandra


"Saya Alendra ingin bertemu dengan pemilik rumah ini" ucap Alendra dan menutupi tubuh Arlla


"Maaf saya tanyakan terlebih dahulu pada tuan dan nyonya" ucap sang satpam kemudian menutup pagar dan pergi masuk ke dalam


Tiga menit menunggu akhirnya pintu pagar terbuka kembali


"Silahkan masuk" ucap sang satpam dan membuka pagar dengan lebar


Alenda, Arlla dan kelima pengawal berjalan masuk ke dalam rumah mewah itu


"Assalamualaikum" ucap Alendra


Tampak Mama Sandra dan Papa Rendra menunggu di ruang tamu


"Waalaikumsalam maaf anda siapa" tanya Papa Rendra


"Ada keperluan apa" tanya Mama Sandra


Alendra dan kelima pengawal mulai menyingkir dan memperlihatkan Arlla dengan jelas


Namun karena Arlla yang menggunakan pakaian tertutup Sandra dan Rendra tak dapat mengenali dengan jelas jika itu Arlla putri mereka


Dengan perlahan Arlla membuka kaca mata, masker dan juga topi nya membuat rambut coklat nya tergerai indah


"Arlla sayang" teriak Mama Sandra histeris


Arlla berjalan pelan menuju mamanya dan memeluknya dengan erat


"Sayang ini beneran kamu" ucap Papa Rendra tak percaya

__ADS_1


"Iya pa" ucap Arlla pelan


Papa Rendra memeluk putrinya dengan erat dan tak terasa air mata mengalir di pipi nya


Mama Sandra ikut bergabung dengan penuh air mata kebahagiaan menyambut kedatangan putrinya yang ternyata masih hidup


"Viko" teriak Mama Sandra dengan suara sumbang


"Ada apa m... Arlla? Ini kamu dek" tanya Viko tak percaya


"Ishh kakak baru beberapa hari aja udah lupa ama adeknya" ucap Arlla dengan tersenyum padahal air mata banjir di pipinya


Viko memeluk adiknya dengan erat bahkan sangat erat. Dia juga tak kalah terharu nya dengan mama papanya


"Siapa dia" tanya Viko saat melihat Alendra.


"Saya Alendra" ucap Alendra


"Dia malaikat penolong ku kak" ucap Arlla


"Dia yang menolong mu" tanya Mama Sandra


"Iya dan dia juga yang merawat ku di rumah sakit Singapura" ucap Arlla


"Nak makasih ya udah mau membantu Arlla tante ngucapin banyak terima kasih buat kamu" ucap Mama Sandra


"Tante hutang budi sama kamu" imbuh Mama Sandra


"Gak te aku ikhlas nolongin Arlla" ucap Alendra


"Makasih ya" ucap Viko


"Sama sama saya permisi dulu" ucap Alendra.

__ADS_1


"Tunggu!!" cegah Arlla


Jangan lupa like dan komen ya


__ADS_2