
Makanan yang di pesan oleh Lichyia sudah tertata rapi di atas meja. Lia dan Lichyia makan dengan tenang meskipun sedikit perasaan cemas menghantui hati Lichyia
"Sayang udah yuk kita kesana beli perhiasan plisss ya" ucap Kinara memohon
"Boleh apa sih yang enggak buat kamu" ucap Arel mengacak rambut Kinara dengan gemas
Arel batin Lichyia dan menoleh ke arah belakang namun kursi yang ada di belakangnya sudah kosong dua orang yang semula menduduki bangku itu berjalan keluar dari restaurant setelah melakukan pembayaran
"Aku yakin itu Arel" gumam Lichyia
"Tapi sama siapa... apa dia klien nya tapi... kenapa mesra banget" batin Lichyia
Rasa sakit hati dan cemburu kini menguasai hati wanita cantik itu namun sebisa mungki dia positif thingking
"Iya dia pasti klien nya" gumam Lichyia
"Dokter kenapa... ada apa" tanya Lia bingung karena wanita berprofesi dokter itu tampak mematung sambil melihat ke arah lain membiarkan makanan nya perlahan mulai mendingin
"Gak... gak ada apa apa" ucap Lichyia
Lichyia melanjutkan makanannya hingga habis. Setelah melakukan pembayaran Lichyia dan Lia keluar dari restaurant itu
__ADS_1
"Dok kesana sebentar ya kaya nya bagus bagus tuh tas nya" ucap Lia dengan mata berbinar saat melihat jejeran tas branded yang harga nya selangit tertata rapi di sebuah lemari kaca
"Yaudah tapi inget dompet" seloroh Lichyia
"Dokter mah udah seneng seneng langsung di redupin dengan bahas dompet" ucap Lia
"Hahahaa maaf maaf ayo tuh kaya nya bagus tuh" ucap Lichyia dan menggandeng tangan Lia masuk ke dalam toko tas itu
Lia tampak berkeliling menyusuri toko itu dan tampak sesekali mengambil tas yang dia sukai lalu meletakkannya kembali
Lichyia tertawa kecil melihat asistennya yang wajah nya terlihat kusut saat menginginkan sesuatu namun tak bisa dia beli
"Kalau suka beli aja" ucap Lichyia mendekati Lia
"Ambil aja saya yang bayar" ucap Lichyia
Lia mengambil satu tas yang sangat dia sukai dan membawa nya ke arah Lichyia. Lichyia memanggil pelayan toko untuk melakukan pembayaran
Saat tengah menunggu mata cantik milik sang dokter itu melihat ke toko seberang yaitu toko perhiasan
"Arel" gumam Lichyia dan berdiri dari duduk nya seketika saat melihat dengan jelas wajah sang suami bersama wanita lain
__ADS_1
"Mau kemana dok" tanya Lia
"Kamu tunggu dulu saya tinggal sebentar kalau saya gak balik balik kamu tunggu di parkiran ya" ucap Lichyia dan berlari meninggalkan Lia di toko itu sebentar
"Eh dok... dokter ck dokter mah" ucap Lia
Lichyia berlari menuju toko perhiasan itu sebelum kehilangan jejak sang suami
"Arel" panggil Lichyia dengan nafas memburu
Arel yang tampak sibuk dengan paper bag di tangannya langsung menoleh ke arah asal suara yang memanggil namanya itu
"Lichyia" lirih Arel
Kinara yang ada di samping Arel masih bisa mendengar gumaman laki laki itu. Dan dia langsung mengerti jika wanita cantik di depannya itu adalah istri dari kekasih nya
Posisi mereka saat ini tampak tidak mesra tanpa pegangan tangan atau pelukan membuat Arel menghela nafas lega
"Lichyia kamu disini juga" ucap Arel dengan gugup
"Iya... siapa dia" tanya Lichyia menatap Kinara dengan wajah penuh tanda tanya
__ADS_1
JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN