
Setelah dua jam tidur Arlla bangun dan mencari Alendra ke seluruh penjuru rumah megah miliknya namun hasilnya nihil
"Ila" panggil Arlla
"Iya"
"Kamu liat Mas Alendra gak" tanya Arlla sambil menatap ke sekeliling
"Tadi pergi nya" ucap Ila
"Pergi kemana"
"Gak tau nya" ucap Ila
"Yaudah deh"
Arlla kembali ke kamarnya dan melakukan sholat dhuhur terlebih dahulu
Setelah sholat Arlla turun ke lantai bawah untuk makan siang
"Mas Alendra" ucap Arlla yang terkejut saat Alendra sudah duduk manis di meja makan
"Sini" ucap Alendra dan Arlla mendekat
Alendra menarik pinggang Arlla hingga kini posisi Arlla duduk di pangkuan Alendra
Mereka makan dengan posisi seperti itu dan Arlla yang menyuapi Alendra makan
"Mas" panggil Arlla sambil menyuapi Alendra suapan terakhir
"Iya kenapa"
"Gak apa apa" ucap Arlla kemudian memeluk Alendra dengan erat
"Yuk sayang" ajak Alendra
"Kemana"
__ADS_1
"Udah ikut aja gak akan aku culik kok"
Arlla pun ikut kemana Alendra membawa nya pergi
Alendra mengendarai mobilnya dengan kecepatan sedang menuju suatu tempat
"Bandara?" tanya Arlla saat Alendra berhenti di bandara setelah beberapa jam perjalanan
"Iya"
"Kita mau kemana emang"
"Inggris lah kan rencananya gitu" ucap Alendra
Arlla yang terharu langsung memeluk suaminya dengan erat
"Urusan kamu gimana"
"Urusan yang lain itu bisa nanti kalau urusan kamu itu prioritas" ucap Alendra membuat pipi Arlla merona merah
"Makasih"
"Makasih udah jadiin aku prioritas" ucap Arlla sambil tersenyum manis
"Kamu jangan senyum terus"
"Kenapa"
"Manis nya kelewatan nanti aku diabetes gimana"
Arlla memukul bahu Alendra pelan kemudian tertawa
"Udah ayo ah" Alendra memeluk Arlla dan berjalan ke sebuah arah
Alendra membawa Arlla ke lapangan pesawat lepas landas disana sudah ada asisten pribadi Alendra, Exel
"Sore nyonya muda" sapa Exel dan menunduk hormat
__ADS_1
"Bukankah kau yang waktu itu" ucap Arlla
"Iya saya asisten pribadi tuan Alendra" ucap Exel
Alendra dan Arlla masuk ke dalam jet pribadi milik Alendra
Mereka pergi tanpa persiapan karena mendadak namun Alendra sudah terlebih dahulu mempersiapkan kebutuhan mereka disana dengan baik
Setelah 17 jam perjalanan udara akhirnya mereka sampai di London
Setelah turun dari pesawat beberapa orang pengawal Alendra sudah sial siaga untuk mengantar mereka dari bandara ke salah satu rumah milik Alendra yang ada di London
Karena Arlla yang masih tertidur akhirnya Alendra menggendong tubuh Arlla ke dalam pelukan nya
"Berangkat sekarang" perintah Alendra dan sang supir mulai mengendarai mobil
Selama dua jam perjalanan akhirnya mereka sampai di rumah milik Alendra
"Huaaam" Arlla mulai bangun dari alam mimpi nya dan dia sudah mendapati dirinya melayang
"Sayang" panggil Arlla
"Udah bangun"
"Turunin" Arlla mulai memberontak membuat Alendra sedikit kehilangan keseimbangan
"Eh diem sayang nanti jatuh" ucap Alendra karena kini dia mulai menaiki anak tangga
Arlla memeluk Alendra dan kembali memejamkan matanya
Setelah sampai di kamar Alendra meletakkan tubuh istrinya dengan pelan ke atas ranjang
"Ck tidur lagi" gumam Alendra sambil menyelimuti tubuh Arlla kemudian memberikan sebuah kecupan hangat di kening Arlla
Alendra pergi ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya kemudian ikut menyusul tidur di samping tubuh Arlla yang terlelap
__ADS_1
Beberapa panggilan masuk ke dalam ponsel milik Alendra namun tak ada jawaban karena Alendra tertidur lelap dan ponsel nya dalam mode hening
Jangan lupa like n komen