Kehidupan Penuh Luka

Kehidupan Penuh Luka
Promo


__ADS_3

"Happy Birthday My Bestfriend" ucap mereka dengan senyum mengembang karena berhasil membuat kejutan untukku


"Oh makasih" ucapku dengan terharu


Fera, Ana, Nara adalah teman sekaligus sahabat pertamaku saat memasuki sekolah jenjang SMP


"Selamat ulang tahun Ra" ucap Ana


Bukan hanya sahabat ku saja namun seluruh teman sekelas ku juga ikut dalam surprise ini


Setiap tahun kami selalu bergantian untuk merayakan ulang tahun masing masing


Sebuah kue di tangan Ilham sang ketua kelas berada di depanku


"Buat permohonan dulu" ucap Ilham mengingatkan


Aku memejamkan mata dan membuat permohonan sebelum meniup lilin


Semoga di ulang tahun ku kali ini aku ingin menjadi hari ulang tahun yang sangat bahagia dari sebelum sebelumnya ucapku dalam hati


Setelah mengucapkan permohonan aku meniup lilin tersebut


"Makasih ya" ucapku tulus pada mereka semua


"Gimana kalau kita nanti makan makan aku yang traktir" ucapku


"Woooaaaa"


Pukul empat sore aku pulang dari sekolah di jemput oleh Pak Anang supir pribadi ku


Saat sudah sampai aku langsung berjalan dengan riang memasuki rumah


Aku tak sabar kejutan apa yang di berikan oleh keluarga ku kali ini

__ADS_1


"Assalamualaikum" ucapku namun tak ada sahutan


Suasana rumah sangat sepi dengan lampu yang di matikan. Aku tahu, ini pasti bagian dari rencana mereka untuk mengejutkan ku


Aku berjalan semakin jauh dan mencari saklar lampu dan..


Deg


Banyak sekali bunga dan balon bertebaran dan di sudut dinding ada ucapan 'Selamat Ulang Tahun Amaira'


Bibirku tersenyum melihat kejutan yang di persiapkan namun kenapa masih saja sepi


Aku menoleh ke sisi lain dan aku sangat terkejut dengan apa yang ada disana


Dua peti mati berwarna putih dengan papa yang duduk dan menangis


Aku berjalan menghampiri nya


Deg


"Pa" lirihku


"Apa!! Ini semua gara gara kamu anak sialan" bentak papa padaku membuat ku terkejut


Dalam seumur hidupku baru kali ini papa membentakku dengan kasar


Aku tak peduli dengan bentakan papa dan aku duduk dengan lemas di lantai dan menatap tubuh mama yang ada di dalam peti itu


"Ma.. " panggilku dengan suara bergetar


Aku tak yakin jika ini semua nyata. Aku yakin ini hanya sebuah candaan


"Ma bangun ma"

__ADS_1


Aku masih berusaha menahan air mata yang sudah menggenang di pelupuk mataku


"Ma bangun ma Mama mau buat kejutan untukku bukan"


"Sekarang aku udah ada disini mama bangun"


"Ma buka mata mama"


"Jangan becanda ma" teriakku


Sekuat apapun aku tak mampu menahan air mata ini


"Pa ini semua gak bener kan" tanyaku berharap jika ini semua hanya mimpi


Ini hanya sandiwara mereka aku berharap itu


"Ini nyata!! Mama kamu SUDAH MENINGGAL" ucap papa dengan penuh penekanan


Gak!! Gak mungkin mama ninggalin aku ini pasti bohong!!


Ini bohong!!


Aku menangis histeris di samping peti mati mama


Ini hari ulang tahun terburuk yang pernah ada!!


"Mama jahat!!" teriakku


"Bangun ma"



Yang mau mampir silahkan

__ADS_1


__ADS_2