
"Happy Birthday My Bestfriend" ucap mereka dengan senyum mengembang karena berhasil membuat kejutan untukku
"Oh makasih" ucapku dengan terharu
Fera, Ana, Nara adalah teman sekaligus sahabat pertamaku saat memasuki sekolah jenjang SMP
"Selamat ulang tahun Ra" ucap Ana
Bukan hanya sahabat ku saja namun seluruh teman sekelas ku juga ikut dalam surprise ini
Setiap tahun kami selalu bergantian untuk merayakan ulang tahun masing masing
Sebuah kue di tangan Ilham sang ketua kelas berada di depanku
"Buat permohonan dulu" ucap Ilham mengingatkan
Aku memejamkan mata dan membuat permohonan sebelum meniup lilin
Semoga di ulang tahun ku kali ini aku ingin menjadi hari ulang tahun yang sangat bahagia dari sebelum sebelumnya ucapku dalam hati
Setelah mengucapkan permohonan aku meniup lilin tersebut
"Makasih ya" ucapku tulus pada mereka semua
"Gimana kalau kita nanti makan makan aku yang traktir" ucapku
"Woooaaaa"
Pukul empat sore aku pulang dari sekolah di jemput oleh Pak Anang supir pribadi ku
Saat sudah sampai aku langsung berjalan dengan riang memasuki rumah
Aku tak sabar kejutan apa yang di berikan oleh keluarga ku kali ini
__ADS_1
"Assalamualaikum" ucapku namun tak ada sahutan
Suasana rumah sangat sepi dengan lampu yang di matikan. Aku tahu, ini pasti bagian dari rencana mereka untuk mengejutkan ku
Aku berjalan semakin jauh dan mencari saklar lampu dan..
Deg
Banyak sekali bunga dan balon bertebaran dan di sudut dinding ada ucapan 'Selamat Ulang Tahun Amaira'
Bibirku tersenyum melihat kejutan yang di persiapkan namun kenapa masih saja sepi
Aku menoleh ke sisi lain dan aku sangat terkejut dengan apa yang ada disana
Dua peti mati berwarna putih dengan papa yang duduk dan menangis
Aku berjalan menghampiri nya
Deg
"Pa" lirihku
"Apa!! Ini semua gara gara kamu anak sialan" bentak papa padaku membuat ku terkejut
Dalam seumur hidupku baru kali ini papa membentakku dengan kasar
Aku tak peduli dengan bentakan papa dan aku duduk dengan lemas di lantai dan menatap tubuh mama yang ada di dalam peti itu
"Ma.. " panggilku dengan suara bergetar
Aku tak yakin jika ini semua nyata. Aku yakin ini hanya sebuah candaan
"Ma bangun ma"
__ADS_1
Aku masih berusaha menahan air mata yang sudah menggenang di pelupuk mataku
"Ma bangun ma Mama mau buat kejutan untukku bukan"
"Sekarang aku udah ada disini mama bangun"
"Ma buka mata mama"
"Jangan becanda ma" teriakku
Sekuat apapun aku tak mampu menahan air mata ini
"Pa ini semua gak bener kan" tanyaku berharap jika ini semua hanya mimpi
Ini hanya sandiwara mereka aku berharap itu
"Ini nyata!! Mama kamu SUDAH MENINGGAL" ucap papa dengan penuh penekanan
Gak!! Gak mungkin mama ninggalin aku ini pasti bohong!!
Ini bohong!!
Aku menangis histeris di samping peti mati mama
Ini hari ulang tahun terburuk yang pernah ada!!
"Mama jahat!!" teriakku
"Bangun ma"
Yang mau mampir silahkan
__ADS_1