Kehidupan Penuh Luka

Kehidupan Penuh Luka
Bab 174


__ADS_3

"Udah boleh pulang kan" tanya Risa dan di angguki oleh Asha


"Syukurlah kita pulang sekarang ya" ucap Risa dan di balas anggukan kepala oleh Lichyia


Ceklek


Seorang laki laki berpenampilan sedikit berantakan namun tak mengurangi pesona nya masuk ke dalam ruang UGD dengan kepala tertunduk


Arel sedikit mendongak untuk melihat Lichyia yang ternyata sudah sadar.


"Lichyia" Arel tersenyum bahagia dan berjalan mendekati sang istri


Lichyia hanya diam tak merespon apapun. Hatinya masih kecewa akan penghinatan di pernikahan nya yang baru beberapa hari yang lalu terjalin


"Kamu baik baik aja kan?" tanya Arel membuat Lichyia menoleh dan menatap tajam


Apa katanya? Dia baik baik saja? Sejak kapan seorang istri yang di hianati bisa baik baik saja


Arel sedikit meringis menyesali pertanyaannya tadi yang dia sudah pasti tau jawabannya

__ADS_1


"Mana yang sakit? Kamu mau apa? Minum? Makan?" tanya Arel


"Aku mau pulang" Lichyia ingin segera tidur tenang di ranjang nya


"Ok kita pulang sekarang administrasi udah aku urus tadi" Arel mengulurkan tangannya hendak membantu Lichyia untuk turun dari atas brankar


"Ma. bantu aku" Risa dengan senang hati membantu sang putri nya. Sedangkan Arel menarik kembali tangannya yang tak mendapat balasan dengan kecewa


Sepanjang berjalan dari ruang UGD menuju parkiran mobil Lichyia di bantu oleh Risa dan Asha di samping nya. Leon berulang kali menawarkan untuk dia gendong saja namun di tolak dengan alasan dia sudah besar dan bukan anak kecil lagi


Arel hanya bisa pasrah dan berjalan di belakang tubuh ketiganya dan di sampingnya ada Leon yang masih tidak ingin berbicara pada dirinya


"Hati hati sayang di depan kaya nya habis di pel deh masih basah" ucap Risa


Dengan satu gerakan Arel menggendong tubuh Lichyia meski beberapa kali Lichyia bergerak meronta untuk turun namun dia seolah tak peduli dia tetap membopong tubuh istrinya dan membawa nya ke dalam mobil


Leon yang hendak melangkah karena emosi segera di tahan oleh tangan Risa


"Biarkan... biar seiring nya waktu mereka bisa menyelesaikan masalah nya" ucap Risa

__ADS_1


"Ma... kak Leon... kak Asha aku ijin bawa Lichyia pulang" ucap Arel sopan dan di setujui oleh Risa


"Hati hati" ucap Risa


"Arel!! Inget kata kata mama tadi"


"Iya ma" Arel masuk ke dalam mobil nya


Sebelum menyalankan mesin mobil nya Arel mendekati tubuh Lichyia yang duduk di kursi samping nya. Arel memasang selfbelt pada tubuh istri nya


"Kalau mau tidur... tidur aja" ucap Arel dan di angguki oleh Lichyia


Arel tersenyum sekilas lalu menyalakan mesin mobil nya dan menjalankan nya keluar dari area rumah sakit


Risa, Asha dan Leon masuk ke dalam mobil Leon dan kembali pulang ke kediaman keluarga Wijaya


Selama lima belas menit kemudian Arel sampai di rumah mereka. Melirik ke arah samping Lichyia sudah tertidur pulas. Senyum Arel tertarik sempurna menikmati wajah cantik istrinya saat tidur


Perlahan Arel mengusap pelan wajah istrinya lalu beralih melepas selfbelt yang melekat di tubuh wanita cantik itu

__ADS_1


Arel turun dari mobil dan membopong tubuh Lichyia masuk ke dalam rumah dengan hati hati takut jika nantinya dia akan terbangun


JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN


__ADS_2