Kehidupan Penuh Luka

Kehidupan Penuh Luka
Bab 166


__ADS_3

Maaf nantinya akan ada 10 bab kelanjutan cerita Arel dan Lichyia disini


Kalau yang berminat membaca ulang silahkan jika tidak silahkan di abaikan


Tujuan saya taruh 10 bab nanti untuk mencapai 100 ribu kata karena nanggung tinggal dikit


.


.


.


.


.


.


"Iya... siapa dia" tanya Lichyia sambil menatap ke arah Kinara dengan tatapan penuh tanda tanya


"Mmm dia... dia temen sekolah aku" ucap Arel


"Temen sekolah? Kenapa jalan berdua" tanya Lichyia


Arel memegang lengan Lichyia dan membawa nya ke tempat yang cukup sepi dan diikuti oleh Kinara di belakang mereka dengan tatapan kesal. Waktunya dengan Arel harus terganggu dengan kedatangan Lichyia secara tiba tiba

__ADS_1


"Jadi dia istri nya" ucap Kinara kesal dan bersedekap dada


"Dia temen SD aku" ucap Arel karena jika dia bilang teman SMA maka Lichyia akan bertanya yang mana karena dia dan Lichyia satu SMA dulu namun setelah lulus SMA Lichyia kuliah di luar negeri mereka berpisah beberapa waktu dan kini di persatukan dalam ikatan pernikahan meskipun atas dasar perjodohan


"Oh terus?" tanya Lichyia membuat Arek frustasi seketika mencari jawaban yang tepat


"Kita... tadi.... ah kita tadi ketemu gak sengaja di mall ini karena dia mau belanja akhirnya aku temenin deh" ucap Arel dengan gugup


Lichyia terdiam sejenak mencerna ucapan suaminya. Bukannya tak paham, otak pintar nya itu tidak terlalu bodoh namun dia berpikir kata kata bagian mana yang sedikit janggal menurut nya karena melihat dari raut wajah Arel sepertinya pria itu gugup


"Oh baiklah" ucap Lichyia membuat Arel menghela nafas lega


"Kamu ngapain disini" tanya Arel mengalihkan pembicaraan. Sedangkan Kinara berdiri di belakang Arel dengan bersedekap dada dan wajah yang tak bersahabat menjurus pada Lichyia


"Makan siang sama asisten aku" ucap Lichyia


"Dia... aku tinggal tadi tapi kaya nya dia lagi nunggu di parkiran deh" ucap Lichyia


"Kenapa gak kesana kasian loh dia nunggu nya lama" ucap Arel mengusir sang istri secara halus


Lichyia hanya terdiam kemudian menganggukkan kepalanya


"Aku pergi dulu" ucap Lichyia


"Ya hati hati" Arel malambaikan tangannya saat melihat Lichyia berjalan menjauh dan pergi meninggalkan mereka

__ADS_1


"Huh!! Istri kamu tuh ngeselin sumpah kenapa sih dateng di waktu yang gak tepat banget" gerutu Kinara membuat Arel sedikit kesal. Hati kecilnya sedikit tidak suka lantaran istrinya di salahkan padahal jelas jelas mereka berdua lah yang salah


"Sudah lebih baik kita pulang" ucap Arel ketus


Kinara semakin merengut kesal. Padahal dia masih ingin berjalan berdua dengan sang kekasih tetapi karena kedatangan istri dari kekasihnya itu semuanya buyar seketika


"Ck... Lichyia sialaan!! " umpat Kinara mencak mencak tidak jelas


Kinara berjalan mengikuti Arel yang sudah berjalan mendahului dengan menghentak hentakkan kaki nya di lantai karena kesal bukan main


"Awas aja ya!! Apapun yang terjadi aku harus rebut Arel dari kamu Lichyia sialan!! Aku harus jadi nyonya Rakhsa" ucap Kinara pelan dan berkhayal menjadi sang nyonya besar dari keluarga Rakhsa


.


.


.


Di parkiran Lia menunggu sang atasan dengan wajah di tekuk karena kaki nya sudah kebas terlalu lama berdiri


"Maaf lama ya Li" ucap Lichyia


"Udah seabad dok kaki saya aja sampe gak bisa di gerakin nih kebas.." ucap Lia


"Heheheh maaf udah masuk yuk kita balik ke rumah sakit" ucap Lichyia dan masuk terlebih dahulu ke dalam mobil

__ADS_1


Lia dengan jalan tertatih masuk ke dalam mobil dan dengan segera Lichyia menjalankan mobilnya keluar dari parkiran dan tak lama dari arah belakang Arel masuk ke tempat parkir tersebut yang berada di bawah tanah


JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN


__ADS_2