Kehidupan Penuh Luka

Kehidupan Penuh Luka
Bab 162


__ADS_3

Setelah bersiap Lichyia keluar dari kamarnya dengan pakaian rapi dengan jas putih kebanggaan setiap dokter


"Ternyata jadi ke rumah sakit nya" gerutu Arel


Tiba tiba mood pria itu seketika hilang saat mendengar jika istri nya akan pergi ke rumah sakit namun bukan hal itu yang membuat pria itu badmood melainkan ada seseorang yang telah menunggu nya dan dia berpikir jika Dokter Rasya lah yang tengah menanti kedatangan Lichyia


"Belum berangkat" tanya Lichyia


"Udah tau belum masih di tanya" ucap Arel kesal


"Eh ya maaf kalau gitu aku berangkat dulu" ucap Lichyia dan hendak mencium tangan Arel


"Gak gak boleh" ucap Arel membuat Lichyia mengernyit kan dahi nya


"Kenapa"


"Mmm... anu... kamu kan belum sarapan jadi kamu gak boleh pergi sebelum sarapan" ucap Arel mencari cari alasan


"Nanti aku bisa sarapan di rumah sakit" ucap Lichyia santai tak memahami jika kini suami nya tengah di bakar oleh api cemburu

__ADS_1


"Gak kamu harus sarapan di rumah" ucap Arel tak terbantahkan


"Tapi... "


"Tidak ada tapi tapi an nurut sama suami mau di bilang durhaka" tanya Arel dengan alis naik. sebelah


"Iya iya" Lichyia akhirnya berjalan menuju ruang makan sedangkan Arel bersorak ria lalu menyusul istri nya dan menemani nya makan


"Kamu gak kerja" tanya Lichyia


"Mmm... enggak kan ini masih cuti" ucap Arel


Memang dia masih cuti nikah tetapi pagi ini dia ada janji temu dengan kekasih nya Kinara namun dia melupakan semuanya saat mendengar jika Lichyia akan bertemu seseorang


Arel membelalakan matanya kemudian menepuk kening nya sendiri


Astaga aku lupa sama Kinara aduh Arel kamu jadi orang kok ya pelupa banget sih pacar sendiri di lupain... eh tapi kalau aku berangkat nanti Lichyia ketemu sama dokter gendeng itu dong batin Arel


"Mmmm itu.. eh udah jangan banyak tanya makan aja yang bener" ucap Arel mengalihkan pembicaraan

__ADS_1


Mending aku batalin aja ketemu sama Kinara dari pada nanti Lichyia pergi batin Arel dan mengirim pesan singkat pada kekasih sang pujaan hatinya


Lichyia makan dengan serius hingga makanan itu habis tak tersisa


"Udah habis aku mau berangkat dulu" ucap Lichyia dan hendak berdiri namun langsung di tahan oleh Arel


"Jangan!!" Lichyia semakin mengerutkan kening nya tak paham


"Kenapa sih kan aku udah sarapan aku hampir telat loh" ucap Lichyia


Gue kenapa sih ngapain nyegah cewek itu kerja lagian apa urusannya sama aku... Arel inget kamu cinta nya cuma sama Kinara bukan yang lain jadi jangan berpaling batin Arel


"Yaudah pergi sana" ucap Arel ketus langsung membuat relung hati Lichyia sakit


Sebenarnya dia ingin menghabiskan waktu berdua dengan lelaki itu seperti pasangan lain yang baru menikah namun seperti nya lelaki itu tidak berminat sama sekali


"Yaudah aku berangkat dulu" ucap Lichyia dan hendak meraih tangan suami nya


"Gausah langsung berangkat aja" ucap Arel membuat hati Lichyia mencelos

__ADS_1


Ternyata benar pernikahan tanpa cinta hanya akan membuat luka diri sendiri dan di detik ini Lichyia bertekad untuk membentengi hati nya agar tidak jatuh cinta pada lelaki di depannya. Laki laki yang mudah berubah dari detik ini ke detik berikutnya mungkin seperti hati nya pula


Lichyia berjalan keluar dari area rumah dan mengendarai mobil nya untuk berangkat ke rumah sakit karena hari ini dia ada janji dengan Diego dan Arin


__ADS_2