
"Kamu bisa istirahat di kamar tamu" ucap Alendra kemudian menyusul istrinya masuk ke dalam kamar
Keesokan harinya Arlla pergi menuju dapur untuk memasak sarapan pagi
"Nya boleh tanya gak" tanya Sie
"Ada apa Sie" tanya Arlla tanpa menatap Sie dan sibuk mengupas bawang
"Maaf semalem Sie gak sengaja denger nyonya dan tuan bicara sama wanita itu di ruang tamu" ucap Sie
"Sama siapa aja" tanya Arlla dan kini menatap Sie datar
Pagi ini mood nya benar benar gak baik apalagi di awali dengan muntah muntah
"Sama Ani" jawab Sie jujur
"Yaudah" ucap Arlla cuek dan kembali memasak
"Pagi semua" sapa Anel tiba tiba
"Anel"
"Boleh aku bantu gak"
"Terserah"
Anel mengambil sayur dan memotongnya dengan posisi membelakangi Arlla
"Mbak Arlla tau gak dulu Mas Alendra suka banget sama sayur sop masakan aku tau" ucap Anel sambil memotong sayuran
"Jangan panggil Alendra dengan sebutan MAS" ucap Arlla
"Ah iya maaf"
"Sayang" panggil Alendra dan memeluk Arlla dari belakang tanpa menatap Anel
__ADS_1
Sedangkan Anel yang melihat hal itu menjadi iri dan wajahnya berubah masam
"Ada apa? Kopi mu sudah ada di meja makan" ucap Arlla
"Huum udah tau"
"Lalu? Kenapa kesini" tanya Arlla lembut kemudian mengecup sekilas pipi suaminya
"Gak usah masak kan ada Sie sama Ani" ucap Alendra
"Gak apa apa aku juga gak ada kerjaan" ucap Arlla
"Kata siapa gak ada kerjaan" ucap Alendra seraya mencium pipi Arlla sekilas
"Apa" tanya Arlla penasaran sambil membalikkan badannya menghadap Alendra
"Nemenin aku udah ah kamu gak boleh capek capek" ucap Alendra dan menggandeng Arlla untuk duduk di meja makan
"Sie Ani kalian lanjutin" perintah Alendra
"Siap tuan" ucap Sie dan Ani serempak
Beberapa menit kemudian masakan sudah siap semuanya dan Ani juga Sie manta di atas meja
Saat Arlla hendak mengambilkan Alendra nasi namun terlebih dahulu Anel menyaut
"Kamu mau ikan apa" tanya Anel ramah
"Itu aja" ucap Alendra sambil menunjuk ayam yang ada di bagian dekat dengan Arlla
"Biar aku aja yang ambilkan" ucap Arlla dengan senyum manis
"Gak usah" ucap Anel dan mengambil ayam itu lalu memberikan pada Alendra
Arlla mengambil nasi dan lauk lalu makan dengan perasaan kesal. Sedangkan Alendra makan dengan lahap sampai nasi yang ada di piring nya habis
__ADS_1
"Lahap banget" ucap Anel dengan senyum manis
"Hehehe iya"
Setelah menghabiskan makannya Alendra pamit berangkat bekerja
"Aku berangkat dulu" ucap Alendra
"Hmm hati hati" ucap Arlla sambil mencium tangan Alendra dan Alendra mencium pucuk kepala istrinya
"Aku berangkat dulu nel" pamit Alendra
"Hati hati ya ndra" ucap Anel dan Alendra mengangguk lalu pergi
"Alendra romantis banget ya sama kamu" ucap Anel dengan tatapan yang sulit di artikan
"Hmmm seperti yang kamu lihat" ucap Arlla datar kemudian menghabiskan makannya
"Sie Ani saya mau ke rumah Irene dulu kalau ada apa apa kamu hubungi saya" ucap Arlla
"Baik nya" ucap Sie
"Oh ya nanti Ratih Nina sama Misa juga akan pindah kesini" ucap Arlla
"Bener nya"
"Iya"
"Waahh bakal rame lagi nih rumah" ucap Ani dan Arlla hanya terkekeh
Semua pelayan kepercayaan nya akan dia pindah ke rumahnya sedangkan di rumah lamanya akan ada pembantu baru untuk menjaga dan merawat rumahnya
"Udah aku pergi dulu" ucap Arlla lalu pergi
"Kau akan kemana" tanya Anel
__ADS_1
"Keluar bentar"
Jangan lupa like dan komen