
"Sekali dayung dua pulau terlampaui" ucap Anel
"Sekali membunuh maka kau dan bayimu juga akan ikut mati" senyum iblis tersungging di bibir Anel
"Jangan pernah bermain main sama Anel apalagi mengusik kehidupan gue" ucap Anel
"Kau tau apa yang ada di belakang gue"
"Laut Arlla gimana ya jika gue bunuh lo lalu gue buang lo ke laut ini"
"Hahahah"
"Dan aku akan menggantikan posisi kamu di rumah itu sebagai ratu dan nyonya Alendra"
"Menjadi ratu di keluarga Rakhsa oh sungguh indah" Ucap Anel dengan membayangkan hal hal yang tidak akan mungkin terjadi
"Kau tadi bilang apa? Aku tidak tau siapa dirimu sebenarnya"
"Biar gue jawab lu itu hanya wanita LEMAH!! PENGECUT!! DAN GAK BISA BERDIRI DI ATAS KAKINYA SENDIRI!! SELALU BERGANTUNG DENGAN SUAMI!! MANJA!! MATERIALISTIS!!"
"SALAH BESAR" ucap Arlla
"Lihat gue dong cantik, licik, cerdas otak itu di pake jangan jadi cewek terlalu LEMAH" ucap Anel
"Lu itu kalah jauh sama gue" ucap Anel sambil mendorong Arlla sedikit ke arah laut kemudian berbalik lagi
"Iya masih kalah jauh!! Kalah gatel kalau kalah cantik mah mana mungkin kalah" ucap Arlla membalas membuat Anel semakin marah
Anel semakin mendekatkan pistol ke arah Arlla dengan penuh amarah
"Kamu akan mati sekarang" ucap Anel penuh penekanan
Dorr
Dorr
Dorr
Banyak sekali suara tembakan yang mengudara membuat gema
"Awww" ringis Anel
Ya bukan Arlla melainkan Anel yang mendapatkan banyak sekali tembakan di tubuhnya
__ADS_1
Dua puluh peluru menembus tubuhnya dalam waktu bersamaan
Arlla terjatuh kemudian menatap sekeliling nya. Hampir saja terlambat namun takdir masih berpihak padanya
Anel terjatuh dengan tubuh berlumuran darah dan menatap nanar satu per satu orang yang telah menembaknya
"Alendra" lirih Anel
"Aku nyesel bantu kamu dan percaya sama mulut busuk kamu" bentak Alendra
"Baguslah jika kau mati akhirnya setelah kabur dariku kau tak akan bisa lari lagi Anel" ucap Valen yang merupakan suami Anel
"Kau!! Kau harus bertanggung jawab setelah membunuh putra kandung ku" bentak Valen pada Anel
"Aku minta maaf" lirih Anel
"Gak ada kata maaf untuk seorang penghianat" teriak Valen
Anel menatap Arlla dengan tak percaya ternyata wanita yang selalu dia kira lemah ternyata jauh lebih kuat dari yang dia bayangkan
Wanita yang bisa bersandiwara menjadi lemah bahkan sandiwara jauh lebih baik dari pada sandiwara yang dia lakukan pada Alendra
Arlla wanita yang sangat berbahaya jika sudah di ganggu hidupnya
Kekuatannya jauh dari yang dia bayangkan. Wanita yang mampu menggunakan kelicikan dan kecerdasanya dalam waktu yang tepat berbeda jauh dengan Anel
Bahkan pelayan yang hanya di kira pelayan biasa kini jauh dari dugaannya
Ila, Ratih dan juga Sie kini memegang senjata api di tangannya masing masing
Orang kepercayaan Arlla memang bukan main main
Keysa, Cleo, Satya ikut dalam peristiwa penembakan tersebut dan jangan lupakan Irene, Tari dan Dhira mereka sama sama hamil namun mereka tak bisa di remehkan
Arlla berdiri dan menatap Anel tajam seraya tangannya mengeluarkan senjata api yang dia sembunyikan di balik jas nya
"Sekarang kau tau bukan siapa aku sebenarnya" ucap Arlla kemudian menodongkan pistol ke arah Anel
"Akan ku bantu kau untuk mati Anel" ucap Arlla
"Tunggu!!" cegah Anel
"Ada kata terakhir" tanya Arlla dengan senyum sinis tersungging
__ADS_1
Bahkan seluruh anak buah Anel kini sudah mati karena di lumpuhkan dengan sangat mudah oleh anak buah Arlla
Jumlah yang tak sepadan dan kekuatan yang jauh di atas membuat dengan mudah membunuh pengawal pengawal itu
"Dasar wanita licik" umpat Anel
"Licik boleh tapi gunakan pada orang yang tepat" ucap Arlla
"Kau!! Wanita ketua mafia di negara ini bukan dan kau lupa dengan pimpinan mafia di seluruh dunia" ucap Arlla
"Jadi penjahat jangan amatiran" sindir Arlla
Arlla menodongkan senjata api yang ada di tangannya kemudian
Dorr
Dalam sekejap nyawa Anel melayang
Alendra terkejut bukan main dengan jati diri istrinya yang selama ini tersembunyi
Kekuatan yang sangat kuat yang terpendam dalam diri istrinya yang ia kira lemah itu dan selalu membutuhkan perlindungan nya
Namun kini, Arlla benar benar menunjukkan bahwa dia bukan wanita lemah
"Valen" panggil Arlla
"Terima kasih sudah membantuku" ucap Valen pada Arlla
"Aku sudah menemukan siapa yang bersekongkol dengan istri mu itu dan dia sudah ku masukkan dalam penjara" ucap Arlla
**Jangan meremehkan wanita dan jangan selalu merendahkan wanita
Jika wanita bisa melahirkan maka wanita juga bisa menghabisi
Jika wanita bisa membangun maka wanita bisa menghancurkan**
Alendra berjalan menuju istrinya namun dengan cepat Arlla menghindar
"Lebih baik kamu pergi dan jangan cari aku lagi" ucap Arlla dan pergi
"Cabut" perintah Arlla
Seluruh anak buahnya kembali ke kendaraan masing masing ada yang menggunakan helikopter ada yang menggunakan mobil sport
__ADS_1
Jangan lupa like dan komen ya