
Setelah satu minggu berada di rumah sakit kini Alina sudah di perbolehkan pulang oleh dokter. Dua hari yang lalu Arel menyusul mama nya ke Amerika untuk menjenguk adik nya
"Sekali lagi kau berani ke club mama gak akan segan segan untuk mencabut fasilitas kamu" ucap Arlla membuat Alina terdiam
"Iya ma" cicit Alina
"Bagaimana dengan kuliah kamu" tanya Arel
"Ya lancar lancar aja sih oh ya... papa orang yang aku tabrak gimana keadaan nya bukannya papa mencari tau tentang dia kan" tanya Alina
"Dia di rawat di rumah sakit yang sama dengan kamu hanya saja beda lantai dan ruangan kondisi nya juga kian membaik dan beruntunglah kakak mu segara mengatasi semuanya jika tidak kau akan habis di tangannya" ucap Alendra
"Memang nya dia siapa" tanya Alina dengan bersedekap dada
"Dia pembisnis yang cukup terkenal di negara ini bisnis nya melebar luas di seluruh penjuru negara benua Eropa" ucap Arel
"Huyftt masih sebatas Eropa kan masih belum seluruh dunia seperti perusahaan punya mama iya kan ma" ucap Alina
"Lalu kau akan bergantung terus dengan mama" tanya Arel
"Ya... ya... enggak sih" ucap Alina dan diam
Suasana kembali hening dengan pikiran masing masing hanya suara deru mobil yang terdengar
Satu jam perjalanan akhirnya mereka sampai di sebuah mansion milik Arlla yang ada di New York
"Whatt!! Mama punya mansion disini dan gak bilang bilang sama aku" ucap Alina kesal
"Untuk apa" tanya Arlla
"Oh mama ku yang cantik setidaknya aku bisa tinggal disini selama aku kuliah di sini" ucap Alina
"Tidak kau akan tetap tinggal di apartemen kau harus belajar mandiri" ucap Arel
__ADS_1
"Kakak!!!" pekik Alina kesal dan mengejar Arel masuk ke dalam mansion
"Selamat datang Tuan Muda" sapa salah satu pelayan
Drtt... drtt...
Sebuah panggilan masuk di ponsel milik Arel membuat sang empu nya harus berhenti berjalan sejenak untuk mengambil ponselnya yang ada di saku celana
"Kinara" gumam Arel dengan senyum terbit
Arel melihat ke kanan dan kiri kemudian berjalan menuju taman samping mansion itu baru dia menjawab panggilan dari sang kekasih hati
"Iya sayang ada apa" tanya Arel
Kinara yang baru mendapatkan panggilan sayang dari Arel langsung tersipu
"Mmm tidak kau ada dimana... tadi aku ke kantor tapi gak ada" ucap Kinara
"Aku lagi di Amerika menjenguk Alina" ucap Arel
"Dimana kakak" tanya Alina dan mencari ke sekeliling ruangan
"Oh itu rupanya tapi telfonan sama siapa" gumam Alina dan berjalan mengendap endap menuju tempat Arel
"Iya kau jaga diri disana ingat jaga hati dan mata karena kamu akan menjadi milikku seutuhnya menjadi nyonya Rakhsa" ucap Arel
"Mmm mana mungkin mama mu melarang hubungan kita" ucap Kinara
"Apa aku perduli" tanya Arel
"Aku akan berjuang untuk mu" lanjut Arel
"Makasih aku bersyukur bisa di cintai oleh laki laki seperti dirimu yang tidak pernah memandang kasta" ucap Kinara
__ADS_1
"Aku yang bersyukur mendapatkan dirimu Kinara" ucap Arel
"Yaudah nanti lagi aku di panggil sama mama" ucap Kinara
"Ok love you sayang" ucap Arel
"Love you too" balas Kinara
"Hayoooo telfonan sama siapa" ucap Alina dari arah belakang membuat Arel terkejut dan menjatuhkan ponsel nya
Arlla yang lewat di depan taman langsung mendekati kedua anak nya yang tampak ribut
"Ada apa ini" tanya Arlla
"Itu ma... " ucap Alina menggantung kala melihat sorot tajam dari manik mata Arel
"Enggak ma gak ada apa apa" ucap Arel dan mengambil ponselnya yang ada di samping kaki Arlla
"Kakak tadi telfonan sama cewek ma" teriak Alina dan langsung kabur
"Arel kamu telfonan sama siapa" tanya Arlla mengintimidasi
"Gak ada ma Alina hanya bohong" ucap Arel
Arlla langsung menyambar ponsel milik Arel yang ada di tangan putra nya itu
"Kinara sudah berapa kali mama bilang jangan berhubungan sama dia" ucap Arlla
"Tapi Arel sayang sama dia ma" ucap Arel
"Bukankah sudah dua tahun yang lalu sejak pertemuan ke dua mu dengan Kinara mama sudah peringatkan jangan dekati wanita itu" ucap Arlla kesal
"Ma Arel udah gede Arel punya keputusan sendiri mama jangan campur adukkan rasa benci mama sama tante Lela dengan hubungan ku sama Kinara" ucap Arel berontak dan berjalan pergi
__ADS_1
"Jika mama mengatakan kalau Lela adalah perusak hubungan rumah tangga mama apa kamu percaya" ucap Arlla membongkar rahasia yang dia pendam selama ini membuat Arel diam mematung dan wajah nya menatap tak percaya