
Pagi hari Arlla dan Alendra bangun bersamaan pukul lima pagi. Hampir saja mereka telat untuk sholat subuh
Setelah sholat subuh Arlla berjalan santai menyusuri taman belakang yang cukup luas disana banyak sekali berbagai jenis tanaman yang tumbuh
Dari tanaman hias yang tertata rapi di rumah kaca sampai tanaman produksi yang berjajar rapi di sebelah selatan dan di utara di penuhi dengan kolam kolam ikan.
Sedangkan di tengah tengah ada satu meja kecil dengan empat kursi yang mengelilingi
Di sebelah barat ada kolam renang yang berukuran 6m × 14m
Kaki wanita itu berjalan perlahan menuju rumah kaca. Bibir nya tersenyum saat melihat bunga bunga yang bermekaran
Tangannya mengambil air yang sudah berada di dalam wadah dan menyiram bunga bunga itu hingga tampak semakin segar
"Ehh" pekik Arlla kala sebuah tangan tiba tiba melingkar di perutnya membuatnya sedikit terkejut
"Humm cantiknya" puji Alendra
"Iya bunga bunga itu cantik banget" ucap Arlla
"Bukan bunga itu yang cantik tapi kamu" ucap Alendra sambil menyandarkan dagu nya ke bahu istrinya
Sedangkan tangan Arlla mengusap lembut rambut suaminya yang berada di sebelahnya
"Gombal"
"Bener kamu tuh makin cantik selama hamil" ucap Alendra
"Masa?"
"Iya sayang" Alendra mengecup sekilas pipi Arlla yang langsung memerah merona
"Sehat sehat ya sayang" ucap Alendra sambil mengelus perut istrinya yang sedikit terlihat membuncit
"Sayang" rengek Arlla
__ADS_1
"Iya mau apa" tanya Alendra karena jika sudah merengek seperti ini pasti ada maunya
"Aku mau... " ucap Arlla menggantung sambil mengerucutkan bibirnya
"Mau apa hemm" tanya Alendra sambil mengubah posisinya menjadi berhadapan dengan Arlla
"Aku mau bunga" ucap Arlla
"Bunga apa"
"Middlemist Red" ucap Arlla membuat Alendra membelalak seketika
Middlemist Red. Berasal dari daratan Tiongkok, Middlemist Red merupakan bunga paling langka di dunia
"Kamu serius" tanya Alendra
"Serius" rengek Arlla
"Sama itu ya.. " ucap Arlla dengan mata memelas
"Itu apa" tanya Alendra
"Sama bunga JADE VINE "
Jade Vine jadi langka karena mereka hanya tumbuh di hutan hujan Filipina. Tanaman bunga ini merambat hingga sepanjang 13 meter dan tumbuh setinggi 3 meter. Bunga-nya sendiri berbentuk mirip cakar dengan warna biru kehijauan.
"Yang jelas aja sayang" ucap Alendra
Mata Arlla langsung berkaca kaca membuat Alendra tak bisa berkutik
"Yang lain aja ya" ucap Alendra membuat Arlla terdiam seketika dan tampak berpikir
"Yaudah yang bunga tadi gak usah gak apa apa" ucap Arlla membuat Alendra berbinar
__ADS_1
"Tapi.. "
"Tapi?"
"Tapi aku mau gantinya"
"Apa itu"
"Aku mau di sini nanti ada harimau kecil lucu pastinya boleh ya" ucap Arlla memohon
"Hah??"
"Boleh ya"
"Jangan!! Itu bahaya buat kamu dan anak kita nanti" ucap Alendra tegas
"Nanti pasti jinak sayang kalau masih kecil" ucap Arlla
"Hmm yaudah deh sekarang kamu sarapan dulu aku akan keluar" ucap Alendra
"Kamu gak ikut sarapan" tanya Arlla
"Nanti aku bisa sarapan di jalan" ucap Alendra
"Yaudah hati hati ya" ucap Arlla
Arlla mencium tangan suaminya sebelum pria itu pergi
Arlla masuk ke dalam ruang makan dan di meja makan sudah tertata rapi banyak sekali menu makanan beraneka macam
Arlla makam dengan lahap hingga tambah sampai dua piring
Sejak hamil membuat nafsu makan wanita itu bertambah
Jangan lupa like dan komen
__ADS_1