Kehidupan Penuh Luka

Kehidupan Penuh Luka
Bab 123


__ADS_3

Alendra membawa puyra kecionya menuju ruang rawat VIP


"Assalamualaikum" ucap Alendra membuat semua orang yang ada disana menoleh


Seketika itu juga semuanya menghambur ke arah Alendra bukan Alendra yang menjadi sorotan mereka namun baby Arel yang ada di tangan pria itu


"Uhh ganteng nya" puji Tante Ana


"Anak siapa dulu dong" sahut Arlla


Tante Ana mengambik alih baby Arel dari tangan Alendra


"La ini buat aku aja ya kamu buat lagi sana" ucap tante Ana


"Enak aja" ucap Arlla


Arlla mengambil bayinya dari Tante Ana kemudian mendekap nya dan memberikan Asi


Senyuman tersungging melihat putra kecilnya yang baru saja lahir


"Uhhh cucu mama" ucap Mama Sandra sambil menggendong putri nya Bella yang masih berusia satu tahun


"Matanya kaya Oma tuh bagus" ucap Oma Diana


"Mana ada mata kamu tuh udah tuwir gak ada tuh bagus bagusnya" ucap Oma Alia


"Ehh iri bilang" sewot Oma Diana


"Tapi benel loh mata oma udah keliput" ucap Ilham kemudian langsung bersembunyi di balik Mama Sandra


"Eh enak aja bilang oma tua" ucap Oma Diana dengan berkacak pinggang

__ADS_1


"Ya ini udah tua tapi gak mau ngaku" gumam Opa Dryan Arjaya


"Opaa" teriak Oma Diana dan mendelik sebal pada suaminya yang tak ada di pihaknya


"Oma nanti Arel bangun" ucap Arlla kesal


"Hehehe maaf" ucap Oma santai dan duduk


"Ck kang rusuh" gerutu Oma Alia


"Namanya Arel" ucap Mama Raisa


"Iya ma papa nya yang ngasih nama" ucap Arlla


"Oh nama lengkapnya" tanya Mama Sandra


"Arelandio Angkasa Putra Arjaya Denata Rakhsa" ucap Arlla


"Bagus tiga nama keluarga di bawa semua biar adil ya" ucap Mama Raisa sambil mencubit pipi cucunya dengan gemas


"Biarin iri aja sukanya" sahut Oma Alia


"Oeeeeekkk oeeeekkk"


"Tuh kan udah jangan berisik" ucap Arlla kesal karena kedua oma nya putra nya menjadi terganggu dan kini menangis


"Assalamualaikum" ucap Mama Rena yang baru datang dengan Papa Rai


"Waalaikumsalam"


"Wahh udah rame maaf ya telat" ucap Mama Rena

__ADS_1


"Gak apa apa kok ma" ucap Arlla


Baby Arel sudah tertidur pulas kembali di gendongan mama nya


"Heyy cucu mama" ucap Mama Rena pelan takut mengganggu cucu nya yang sedang tidur


"Mama boleh gendong gak" tanya Mama Rena


"Boleh"


Mama Rena dengan pelan pelan mengambil alih baby Arel dari tangan mamanya dan seketika itu juga Arel kembali menangis


"Uuhhh gak mau pisah sama mamanya" ucap Mama Rena sambil menyerahkan kembali baby Arel pada Arlla


"Namanya siapa nak" tanya Papa Rai


"Arelandio Angkasa Putra Arjaya Denata Rakhsa"


"Oh nama yang bagus"


"Panggilan nya" tanya Mama Rena


"Arel"


Suasana yang sama pula ada di ruangan Irene, Tari dan Dhira namun bedanya di ruangan Arlla anggota nya hampir melebihi batas


"Kak Areksa dan kak Celina gak ikut ma" tanya Arlla pada Mama Raisa


Dia baru menyadari jika kakak iparnya tidak ikut datang ke Indonesia


"Kandungan Celina belum boleh di bawa untuk perjalanan jauh jadinya dia gak ikut dan hanya titip salam sama kamu" ucap Papa Adinata

__ADS_1


"Oh"


Jangan lupa like dan komen


__ADS_2