
Keesokan harinya para penghuni rumah mulai bangun saat matahari mulai terbit dari ufuk timur
Para pelayan mulai sibuk dengan pekerjaan masing masing ada yang memasak, membersihkan rumah dan ada pula yang berada di taman untuk menyiram dan memberi pupuk pada tanaman tanaman hias yang berjajar rapi dan beraneka ragam
Arlla dan Alendra sudah bangun dan kini mereka sudah rapi dengan pakaian masing masing
"Aku keluar dulu" ucap Arlla kemudian keluar terlebih dahulu dan bersamaan dengan Anel yang menaiki anak tangga
Arlla hanya menatap sekilas Anel dan melanjutkan jalannya namun tanpa apapun Anel tiba tiba terjatuh hingga sampai anak tangga paling bawah
"Aaaaaa" jerit Anel membuat Arlla bingung dan Alendra langsung keluar dari dalam kamar
"Ada apa" tanya Alendra pada istrinya namun Arlla hanya diam karena dirinya masih terkejut
Alendra menuruni anak tangga dan membantu Anel berdiri dan memapahnya sampai di kursi ruang keluarga
"Ada apa ini bagaimana bisa kau sampai terjatuh" tanya Alendra menatap Anel
Arlla ikut turun dan duduk di depan Anel dan Alendra
"Tadi aku mau ke atas niatnya mau manggil kalian untuk sarapan" ucap Anel dengan menangis tersedu sedu sambil memegangi lengannya padahal tidak ada luka apapun di tangannya
"Lalu"
"Lalu tadi ketemu sama Mbak Arlla tiba tiba dia dorong aku sampai jatuh ke bawah" ucap Anel
Arlla terbelalak dengan fitnah yang keluar dari mulut Anel
Bahkam dulu dia bersama Lela yang status nya sudah menjadi istri Gio tak pernah sekali pun memfitnah dirinya
"Bohong" ucap Arlla tak terima
"Apa salah ku sih mbak apa aku pernah jahat sama mbak sampe sampe mbak mau nyelakain saya" ucap Anel
__ADS_1
"Saya tau disini saya hanya numpang tapi saya juga gak terima kalau di perlakukan seperti ini" imbuh Anel
"Dasar tukang fitnah lebih baik KAMU PERGI DARI RUMAHKU SEKARANH JUGA" bentak Arlla
"ARLLA!!" bentak Alendra
Pertama kali dalam hidupnya Alendra membentak dirinya hanya karena Anel
"Mas!! Dia bohong" ucap Arlla mencoba meyakinkan suaminya
"Kalau kamu salah tinggal minta maaf apa susahnya jangan mengelak" ucap Alendra
"Tapi aku gak salah dia yang fitnah aku" ucap Arlla
"Lebih baik kamu pergi dari sini Anel" ucap Arlla dan menarik tubuh Anel hingga berdiri namun Alendra menghempaskan tangannya dengan kasar
"Mas" lirih Arlla tak percaya jika Alendra lebih mempercayai omongan Anel dari pada dirinya
"Jika ada yang harus pergi dari sini bukan Anel tapi kamu" ucap Alendra dengan tegas
"Ok itu keputusan mu bukan maka jangan pernah cari aku lagi" ucap Arlla tegas
Arlla berjalan cepat menuju tangga dan menaiki nya satu persatu hingga sampai di lantai dua
Dengan menahan tangis Arlla memasukkan semua baju baju nya ke dalam koper kemudian menyeret nya ke luar kamar
Namun sejenak Arlla bingung bagaimana bisa dia membawa koper itu turun
Arlla menatap Alendra sekilas yang berjalan melewati dirinya dengan acuh padahal Arlla berharap pria itu akan membantunya
Arlla menghapus air matanya dengan kasar bukankah dia sudah pernah mengalami hal ini sebelumnya di selingkuhi, di depak dari rumah sendiri jadi untuk apa dia menangis hanya akan membuang waktu dan tenaga saja
Anel yang ikut naik ke lantai dua tersenyum puas melihat Arlla yang di usir oleh suaminya sendiri
__ADS_1
"Makanya jangan macem macem sama Anel kamu gak tau siapa aku" ucap Anel dengan bangga kemudian pergi
Tanpa banyak pikir lagi Arlla membanting koper itu hingga terjatuh sampai ke lantai dua membuat Alendra yang sedang duduk santai di dalam kamar terkejut
"Nyonya" teriak Ani
Di bawah sana sudah ada Ani, Nina, Misa, Sie, Ratih dan juga Ila yang baru saja sembuh
Arlla menuruni anak tangga satu persatu dengan cepat
"Nyonya awas anda sedang mengandung" ucap Sie khawatir
Hampir saja wanita itu lupa jika sekarang dia sedang berbadan dua
Hanya karena emosi dia tidak ingin mengorbankan anak yang ada di dalam kandungan nya
"Nyonya mau kemana" tanya Ila
"Mau pergi" ucap Arlla datar
Seluruh pelayan itu saling bertatap dan memberikan kode
"Nyonya jaga diri baik baik kami akan tetap disini" ucap Ratih memberi kode
"Kalian jaga diri baik baik ya" ucap Arlla kemudian pergi menuju rumah utama dengan diikuti oleh para pelayan setia itu yang membawakan kopernya
"Makasih ya" ucap Arlla kemudian masuk ke dalam mobilnya
Deru mobil Arlla yang menyala membuat Alendra terlonjak langsung jika dia pindah ke rumah lama nya untuk apa membawa mobil
Alendra menatap jendela kamarnya dan mobil Arlla berjalan perlahan keluar dari rumah mewah ini
Dia akan kemana Batin Alendra dengan cemas
__ADS_1
Jangan lupa like dan komen ya