Kehidupan Penuh Luka

Kehidupan Penuh Luka
Bab 68


__ADS_3

"Apa kau masih ingin bertemu Arlla" tanya Alendra pada Celina


Kini mereka berada di dalam mobil dengan arah tujuan tak menentu


"Iya aku ingin berteman dengannya sepertinya dia wanita baik" ucap Celina


Alendra memutar arah tujuannya menuju kantor Arlla


Brak


Pintu mobil di tutup dengan sedikit kasar kemudian Celina dan Alendra masuk ke dalam perusahaan Arlla


"Arlla ada" tanya Alendra pada resepsionis


"Eh nona Arlla.. "


"Alendra" panggil Arlla


"Arlla baru saja aku tanya tentang dirimu" ucap Alendra dengan tersenyum manis


"Oh apa kabar" tanya Arlla


"Alhamdulillah baik oh ya kenalkan dia kakak ku namanya Celina" ucap Alendra memperkenalkan mereka berdua


"Celina"


"Arlla"


"Senang bertemu denganmu" ucap Celina


"Aku juga"


"Mari kita ngobrol di ruanganku" ajak Arlla


Beberapa menit kemudian mereka bertiga sudah ada di dalam ruang kerja Arlla yang berada di lantai paling atas


"Silahkan duduk" ucap Arlla mempersilakan

__ADS_1


"Boleh aku tanya sesuatu" tanya Celina


"Boleh apa?"


"Tadi aku ke kampus kamu,,, kamu ngobrol sama siapa" tanya Celina memancing Arlla


"Oh Areksa dia teman aku kenal juga baru beberapa minggu lalu saat aku ke Washington" ucap Arlla jujur


"Oh apa kau ada hubungan dengannya" tanya Celina penuh rasa penasaran


Karena sejujurnya dia masih berharap Areksa akan kembali lagi padanya


"Tidak aku dan dia hanya berteman dan aku juga tak ada perasaan apapun pada dia" ucap Arlla


"Oh"


Tiga jam mereka menghabiskan waktu untuk mengobrol


"Kami pamit pulang dulu" ucap Alendra


"Hati hati" ucap Arlla dengan senyum manis


Mereka akan berada di Indonesia selama seminggu dan akan kembali lagi ke Italia


-


-


-


-


Malam harinya Arlla makan malam sendiri di salah satu restaurant milik nya


Dhira, Irene pergi dengan pasangan mereka sedangkan Tari lebih memilih pulang ke kediamannya dan mengerjakan tugas tugas kantornya yang masih belum dia selesaikan


"Permisi" ucap seseorang mengganggu Arlla yang sedang fokus makan

__ADS_1


"Areksa" ucap Arlla dengan mengernyit bingung


"Boleh gabung" tanyanya


"Oh silahkan" ucap Arlla dengan nada terpaksa sejujurnya dia ingin sendiri terlebih dahulu


"Kamu apa kabar" tanya Areksa basa basi


"Bukankah tadi pagi kita ketemu" ucap Arlla singkat


"Ah iya aku lupa" ucap Areksa dengan kikuk


Beberapa menit mereka ngobrol sehingga makanan Arlla telah habis sedangkan Areksa tidak memesan apapun


"Kamu gak makan" tanya Arlla pada akhirnya


"Enggak aku udah kenyang liat kamu makan" ucap Areksa membuat Arlla sedikit tidak nyaman


"Aku ke toilet dulu" ucap Areksa kemudian berdiri namun tangan nya menyenggol ponsel miliknya hingga terjatuh


Arlla dengan cekatan mengambil ponsel milik Areksa yang terjatuh di bawah kakinya namun salah satu jarinya tidak sengaja menekan tombol hingga layar terbuka


"Areksa ini foto... " ucap Arlla menggantung kala melihat sebuah foto yang menjadi wallpaper di ponsel milik Areksa


Areksa yang melihatnya seketika panik terlihat dari wajah nya yang terlihat cemas


"Eh.. itu.. dia.. " ucap Areksa gugup


Membuat Arlla semakin di buat bingung dengan ucapan Areksa yang. terbata bata karena gugup


Padahal hanya pertanyaan sepele namun membuat Areksa yang terkenal dingin itu menjadi gugup dan cemas dalam menjawab pertanyaan dari Arlla


"Areksa" panggil Arlla meminta jawaban


"Iya" ucap Areksa dengan wajah tegang


"..."

__ADS_1


***Jangan lupa like dan komen


Maaf typo banyak***


__ADS_2