Kehidupan Penuh Luka

Kehidupan Penuh Luka
Bab 76


__ADS_3

Dua pukuh menit perjalanan akhirnya mereka sampai di tempat acara di langsungkan


Dan di saat mereka masuk ke dalam gedung, acara di mulai


Penghulu, Papa Mega, Aheksa dan para saksi sudah siap di sebuah meja persegi


"Sudah siap" tanya penghulu dan Aheksa mengangguk


Tangan Aheksa dan Papa Mega berjabat tangan di atas meja siap untuk mengucapkan kalimat sakral


"Saya nikahkan dan kawinkan engkau Aheksa Dirgantara dengan putri ku Irene Mega Putri dengan mas kawin emas setengah kilo gram 5 helikopter 3 gedung dan seperangkat alat sholat di bayar tunai" ucap Papa Mega


"Saya terima nikah dan kawinnya Irene Mega Putri dengan mas kawin tersebut di bayar tunai" ucap Aheksa lancar


"Bagaimana para saksi sah? sah"


"Sah" ucap para saksi


Acara berlangsung dengan khidmat sampai selesai


Dan keesokan harinya pernikahan Tari da Angga juga berlangsung


Lalu di susul dengan pernikahan Dhira dan Ario


Keempat wanita bersahabat itu seakan mendapat kebahagiaan mereka masing masing dalam waktu yang bersamaan


"Sayang" panggil Alendra sambil memeluk Arlla yang sedang memasak dari belakang


"Udah bangun" ucap Arlla sambil memotong sayuran


Satu minggu ini para pelayan dan pekerja lainnya di minta untuk libur


Karena Alendra memeluknya dari belakang membuat Arlla sedikit kesulitan dalam bergerak


"Lepasin dulu ihhh aku susah gerak" ucap Arlla


"Yaudah aku mandi dulu aja" ucap Alendra kemudian naik ke lantai atas untuk mandi


Sepuluh menit kemudian masakan sudah siap dan sudah tertata rapi di atas meja makan


"Udah selesai" tanya Alendra sambil duduk di meja makan


"Heummm enak nih kayanya" ucap Alendra

__ADS_1


"Makan sekarang" tanya Arlla


"Taun depan aja yang" ucap Alendra


"Hehehe gitu aja marah" ucap Arlla sambil mencium pipi suaminya kemudian menyiapkan nasi untuk pria itu


"Selesai makan kita ke rumah mama kamu" ucap Alendra


"Kenapa" tanya Arlla


"Tadi mama telfon katanya kangen sama kamu" ucap Alendra


"Oh"


Selesai makan Arlla mencuci piring kotor kemudian masuk ke dalam kamarnya


"Sayang bantuin napa bagusan aku pakai ini apa ini" rengek Alendra


"Bagus semua" ucap Arlla santai


"Terus aku pakai yang mana masa iya pake dua duanya" ucap Alendra dengan cemberut lucu


"Gak usah sok imut" ucap Arlla


Arlla masuk ke dalam walk in closet dan memilih sebuah kemeja yang cocok untuk Alendra kenakan


"Nih pake ini aja" ucap Arlla sambil memberikan baju pada Alendra


"Pakein juga" rengek Alendra manja


"Manja" ucap Arlla namun tak urung dia juga memakaikan baju untuk Alendra


"Udah rapi udah ganteng sekarang aku mau mandi dulu" ucap Arlla


"Belum mandi aja udah wangi gak usah mandi aja" ucap Alendra sambil mencium rambut Arlla yang harum


"Enak aja gak mandi bau kecut dong" ucap Arlla dengan cemberut membuat Alendra gemas dan mengecup sekilas pipi Arlla yang memerah


"Gemesin" ucap Alendra sambil merangkul Arlla


"Udah ah aku mau mandi" ucap Arlla dan berlari cepat menuju kamar mandi sebelum semuanya terlambat


Dua puluh menit Arlla baru keluar dari kamar mandi

__ADS_1


Saat keluar Arlla tak menemukan batang hidung suaminya


Arlla duduk di meja rias dan memulai ritual nya dengan beberapa peralatan make up yang tertata rapi di atas meja itu


Ceklek


Pintu kamar di buka dan Alendra masuk langsung memeluk Arlla dari belakang


"Ihh ngagetin" ucap Arlla


Cup


Alendra mencium pipi Arlla sebelah kiri


"Sayang" protes Alendra karena pipinya di polesi bedak oleh Arlla


"Hhhh lucu makin ganteng" ucap Arlla sambil tertawa


"Gitu yah" ancam Alendra dan sejurus kemudian Alendra mengambil bedak dari tangan Arlla dan menyemburkan ke wajah istrinya membuat wajah Arlla putih penuh dengan bedak


"Sayang tumpah semua" protes Arlla sambil menghentakkan kakinya kesal


"Lucu kayak badut" ejek Alendra


"Ihhh istri sendiri di bilang badut" ucap Arlla tak terima dan memberikan sebuah cubitan di pinggang Alendra


"Awww sakit aduh berdarah aduh gimana ini uhhh sakit" ucap Alendra mendramatisir membuat Arlla mencibir


"Dasar laki laki lemah" ejek Arlla balik kemudian lari karena Alendra sudah siap siap untuk memberi hukuman


"Oh lemah ya" ucap Alendra kemudian berlari mengikuti Arlla dan menangkap tubuh kecil istrinya itu dan menggelitiki


"Udah udah geli tau" ucap Arlla sambil tertawa


"Makanya jangan ngeselin" ucap Alendra kemudian berhenti


Cup


Alendra mencium kening Arlla


"Ganti baju terus kita berangkat aku tunggu di bawah" ucap Alendra


"Siap tuan" ucap Arlla sambil hormat pada Alendra

__ADS_1


Jangan lupa like dan komen ya


__ADS_2