Lost Love

Lost Love
Part 120 ~ Kang Celup


__ADS_3

"Abang!" panggil Ara kembali menghampiri Samuel di sofa dan hanya dilirik sekilas oleh laki-laki wajah dingin tersebut.


Ara menangkup pipinya sendiri dan menatap Samuel dengan mata mengerjap lucu. Dia bertekat untuk meminta maaf karena tidak peka akan kekasihnya.


"Ara minta maaf sama Abang. Harusnya Ara tau kalau Abang nggak suka kalau Ara pakai pakaian terbuka." Senyuman Ara semakin mengembang ketika Samuel kini ingin menatap wajahnya.


"Ara boleh minta sesuatu sama Abang?"


"Apa?"


"Kalau Ara buat salah atau Abang nggak suka sama pakaian Ara jangan langsung marah ya? Beri tahu Ara biar Ara bisa rubah dan Abang nggak marah lagi."


"Abang mau maafin Ara?"


"Hm."


"Makasih Abang." Sakin senangnya dia langsung memeluk tubuh kekar Samuel.


Siapa yang menyangka pelukannya di balas dengan lembut oleh laki-laki wajah dingin itu.


"Gue juga minta maaf," lirih Samuel dan dijawab anggukan oleh Ara.


"Woy bisa nggak mesra-mesraannya nanti aja? Pengantin baru juga nggak gitu amat!" teriak Ricky menganggu suasana keduanya.


Samuel langsung melerai pelukan tersebut dan ikut bergabung dengan teman-temannya di karpet. Suasana hatinya seketika membaik setelah melihat Ara memakai jens panjang.


Laki-laki wajah dingin itu tidak lupa menganggam tangan Ara dan menyediakan tempat duduk di sampingnya.


"Ray?"

__ADS_1


"Dih baru nanya sekarang, makanya jangan ngambek ke cewek," ledek Dito.


Sejak tadi mereka diam-diam memperhatikan tingkah Samuel dan Ara yang seperti anak-anak saja. Bertengkar persoalan yang sebenarnya tidak rumit.


Untung saja ibu ketua mereka terlalu peka hingga kini suasana kembali membaik.


"Belanja sama Giani," sahut Keenan. "Oh iya, kok kalian berdua nggak bawa cewek?" lanjut Keenan melirik Dito dan Ricky yang sibuk bermain game. Membiarkan tuan rumah bekerja rodi.


"Pacar gue jalan sama pacarnya," sahut Ricky masih fokus pada layar ponselnya.


"Makanya jangan jadi selingkuhan," ledek Keenan.


"Udah deh, emang paling benar nyari cewek yang udah punya pacar Keen. Saingannya cuma satu."


"Dih si anying, bukan gitu!" ralat Ricky.


"Terus apa?" tanya Samuel.


Dito yang mendengar kehebohan teman-temannya langsung meletakkan ponsel dan ikut menimpali.


"Ingat nggak pas dia bilang ceweknya hamil?" tanya Dito dan dijawab anggukan oleh yang lain.


"Anjir wajahnya langsung pias, padahal ujung-ujungnya pacarnya hamil sama cowok .... Uhuk." Dito tersedak ludahnya sendiri karena terlalu over meledek Ricky.


"Sukurin!" ledek Ricky. "Dahlah gue yang bagian bakar-bakar aja. Pak ketua lo duduk noh sama orang gila!" Ricky menghampiri Azka bersama Salsa.


"Jangan lupa bakar masa lalu juga!" bisik Azka sebelum meninggalkan Ricky sendirian, menarik tangan istrinya bergabung dengan yang lain. Azka sekalipun tidak membiarkan Salsa bekerja apapun karena takut luka sayatan setelah operasi kembali terbuka.


"Nggak usah ngarep lo!"

__ADS_1


"Dih emang kita pacaran. Semalam gue nembak lo dalam mimpi dan lo terima."


"Gila lo!"


Atensi, Ricky, Keenan, Dito, Azka, Salsa, Ara dan Samuel langsung teralihkan pada suara yang sejak tadi terdengar saling adu argumen satu sama lain.


Siapa lagi penyebabkan jika bukan Rayhan dan Giani si rentenir kelas yang tidak pernah akur.


"Udahlah jadian aja kalian," celetuk Ricky.


"Ogah gue pacaran sama kang celup," jawab Giani ikut duduk di karpet.


"Kang celup? Itu pekerjaan kak Gia?" tanya Ara yang sejak tadi diam saja.


"Hooh, pekerjaan ***-*** yang bikin ketagihan. Nanti gue liatin kalau ...."


Tak


Kacang tanah beserta kulitnya mendarat di kepala Ricky, tentu saja ulah Samuel.


"Kagak jadi Ra, lo nggak perlu tau," cengir Ricky.


Sementara Rayhan setelah dikatai oleh Giani tidak bersuara lagi. Bukan tersinggung, melainkan menyadari sesuatu. Benarkah Giani tidak mau padanya karena dia sering kali gonta-ganti pasangan setiap harinya? Bahkan berani melakukan sesuatu yang sangat dibenci semua perempuan.


"Napa lo?" bisik Ricky.


"Giani serius nggak ya ngomong gitu?" bisik balik Rayhan.


"Ntah gue belum retas hatinya. Mending lo tobat deh. Nggak harus mutusin pacar sih, tapi berhenti esek-esek sama cewek malam. Bahaya kata pak ketua."

__ADS_1


...****************...


Jangan lupa like dan ramaikan kolom komentar.


__ADS_2