Lost Love

Lost Love
LL5 *Latihan


__ADS_3

Ujian semesterpun berlangsung, Lang kembali bertempur menggunakan alat tulis. Setelah hasil ujian keluar, Lang mendapatkan nilai yang paling tinggi.


Malamnya....


"Lang, tante mau ngomong sama kamu." Kata Tante Lang.


"Ngomong aja, kenapa harus nanya segala." Jawab Lang.


"Mulai besok, kamu akan tinggal di rumah kakekmu." Kata Tante


"Bukannya Tante melarangmu untuk tinggal disini, tapi..."


"Aku tau kok. Tante mau nikah, jadi tante gak enak samaku kan. Gak apa-apa kok, aku akan menyiapkan barangku agar tidurku tidak terganggu besok." Kataku.


"Waahhh, Lang sangat perhatian sama Tante." Tante Lang memeluk Lang dan mengelus kepalanya.


"Sudahlah, aku mau mengemasi barangku dan langsung tidur." Lang melepaskan pelukan Tantenya dan pergi kekamar.


"Baiklah. Selamat malam." Kata Tante.


"Iya, selamat malam." Jawab Lang.


Keesokan harinya, Lang pindah kerumah kakeknya. Lang tidak mau tinggal bersama ayahnya, karena ayahnya selalu memuji kakaknya.


Lang akhirnya tiba dirumah kakeknya. Kakek Lang langsung memeluk Lang dan mengajak Lang jalan-jalan, sedangkan nenek Lang memasukkan barang Lang kekamar dan menyiapkan makanan bersama Tante dan Bibi Lang.


Setelah berkeliling dengan kakeknya, Lang lapar dan ingin makan di kamar.


"Lang, kamu ikut makan bareng ya. Bibi ada hadiah lo untuk Lang." Kata Bibi Lang.

__ADS_1


"Tidak Bi, terima kasih. Aku akan makan didalam kamar." Kata Lang.


"Lang, duduklah disamping nenek. Nenek ada makanan penutup yang spesial untuk Lang." Kata nenek Lang membujuknya untuk makan bersama.


Lang pun menyerah dengan neneknya. Karena neneknya adalah Ibu dari Ibu Lang.


"Ini makanan spesial untuk Lang." Nenek Lang memberi bubur kacang hijau.


Lang memakan bubur itu, lalu Lang tersenyum.


"Lihat. Lang tersenyum, cepat ambil potonya." Tante dan Bibi Lang mengambil poto Lang yang makan sambil tersenyum.


"Wah, keponakanku ternyata sangat imut kalau tersenyum." Kata Tante Lang.


"Ini adalah senyum pertama yang ditunjukkannya kepada kita." Kata Bibi Lang.


Mereka sangat senang karena mendapatkan poto Lang yang sedang tersenyum.


"Tidak. Nenek membelinya dikota sebelah. Karena Ibumu mendapatkan resepnya dari si penjual itu." Jawab nenek Lang.


"Kota sebelahkan lumayan jauh bu." Kata Tante.


"Tidak apa-apa. Kelelahanku sudah terbayar dengan keimutan cucuku saat tersenyum." Kata nenek Lang dengan gembiranya.


"Aku mau masuk ke kamar dulu." Kata Lang.


"Heh, kok langsung ke kamar sih. Bibi kan mau main sama Lang." Kata Bibi Lang dengan menunjukkan ekspresi imut.


"Usaha yang bagus Bi. Aku gak mempan dengan yang begituan." Jawab Lang dan langsung jalan menuju kamarnya.

__ADS_1


"Selesai mengemasi barangmu, jumpai kakek dibelakang rumah ya." Kata Kakek Lang.


"Untuk apa?" Tanyaku.


"Datang aja." Jawabnya.


Setelah mengemasi barang-barangnya. Lang langsung menuju belakang rumah seperti yang dikatakan Kakeknya tadi.


Dibelakang rumah, Lang melihat banyak alat latihan disana.


"Oh, kamu datang juga ya. Kakek pikir kamu tidak mau datang kesini." Kata kakek Lang yang sedang menyapu dedaunan kering.


"Kenapa kakek mengajakku kesini?" Tanya Lang.


"Kamu jangan melatih otakmu saja. Kamu juga harus melatih ototmu itu juga. Lihat, kenapa hanya kamu yang pendek? Karena kamu tidak pernah melatih ototmu. Mulai sekarang Kakek akan melatihmu." Jawab kakek Lang.


Selama liburan Lang selalu belajar saat siang dan latihan saat sore dan istirahat saat malam.


Lang melakukannya setiap hari.


"Bagus, Latihanmu selama Liburan ini sangat sempurna. Besok kamu sudah harus kembali sekolahkan." Kata kakek Lang.


"Kakek. Maukah kakek melatihku walaupun dihari sekolah?" Lang meminta kakeknya untuk terus melatihnya.


"Kamu yakin?" Tanya kakek Lang.


"Ya kakek." Jawab Lang.


"Oh cucuku. Ini adalah permintaan pertamamu. Pasti akan kakek turuti." Kakek Lang memeluknya dan menangis terharu.

__ADS_1


Saat semester baru dimulai, Lang hanya melakukan kegiatan saat pagi kesekolah, siang belajar, sore latihan dan malam istirahat setiap hari. Dia melakukan kegiatan itu sampai hari kelulusan.


Setelah lulus, Lang memilih untuk masuk ke SMA 3 yang ada di kota sebelah. Lang mendapat beasiswa disana. Bukan hanya beasiswa, SMA itu yang paling dekat dengan rumah nenek Lang dan juga dekat dengan warung bubur kegemaran Lang.


__ADS_2