Makmum Pilihan Micheal Emerson

Makmum Pilihan Micheal Emerson
Episode 55


__ADS_3

Setelah kejadian pelukan pertama di kantor, Micheal kini jauh lebih nyaman jika berdekatan dengan Zenwa.


"Karena sekarang hari libur, bagaimana kalau kita berkencan?" Tanya Micheal pada Zenwa yang saat ini sedang merapikan baju-baju Micheal di lemari. Sedangkan Micheal justru rebahan di atas ranjang, sibuk dengan game di gadget nya.


"Kencan?" Tanya Zenwa sembari menoleh sebentar.


"Iya, seperti orang pacaran. Kita pergi nonton, makan, jalan-jalan, dan sebagainya," ujar Micheal dengan antusias yang membuat Zenwa terkekeh.


"Memangnya kamu sudah gajian?" Tanyanya yang membuat Micheal menganga lebar.


"Kamu meragukan isi dompetku?" Tanya Micheal sembari melompat turun dari ranjang, Zenwa hanya menahan senyum sambil mengedikan bahunya.


"Aku meragukan isi rekeningmu," ucap Zenwa kemudian yang membuat Micheal menganga lebih lebar.


"Isi rekeningku itu bahkan cukup membawamu keliling dunia," ujarnya yang membuat Zenwa tertawa geli. "Jangan tertawa! Aku serius, kamu tinggal bilang, kamu mau kemana? Eropa? Mau ke Arab?" Tanya Micheal yang kini sudah berdiri di samping Zenwa. "Aku bisa membawamu kemanapun yang kamu, kamu tinggal bilang!"


"Kalau ke surga bersama, bisa?" Goda Zenwa sambil tertawa namun Micheal menanggapinya dengan serius.


"Bisa," jawabnya. "Asal, jika aku mati duluan, kamu jangan menikah lagi, kalau kamu yang meninggal duluan, aku tidak akan menikah. Dengan begitu, kita akan saling menunggu di pintu surga-Nya." lanjutnya yang membuat Zenwa termangu, ia langsung menatap mata suaminya itu dan tampak sekali keseriusan disana padahal tadi Zenwa hanya bercanda.


"Kenapa kamu melihatku begitu? "Tanya Micheal karena Zenwa terus memandanginya."Jangan-jangan kamu ada niat menikah lagi kalau aku mati, ya?"


"Hush, jangan bicara mati!" Seru Zenwa sembari meletakan jarinya di bibir Micheal. "Aku ... aku masih trauma dengan kematian Kak Arin, aku tidak suka topik kematian," lirih Zenwa kemudian sembari menurunkan tangannya.

__ADS_1


"Baiklah, jadi kita pergi kencan sore ini? Aku janji uangku cukup, Kalau pun tidak cukup, tinggal telfon daddy," tukasnya kemudian yang membuat Zenwa kembali tertawa kecil.


"Sepertinya tanpa ayah mertua, kamu bukan apa-apa," ejeknya yang kembali membuat Micheal melongo.


"Astagfirullah, Zenwa. Penampilanmu anggun tapi mulutmu pedas juga, ya."


"Aku hanya bicara fakta."


.........


"Halo, Assalamualaikum, Akbar!" Sapa Arsyad yang saat ini sedang menghubungi akbar.


"Waalaikum salam, Tuan Arsyad. Ada apa?" Tanya Akbar dari seberang telfon.


"Baik, Tuan. Saya akan cek jadwal pak Micheal besok. Saya akan mengabarimu besok, In Shaa Allah."


"Terima kasih. Oh ya, tolong katakan juga pada Pak Micheal, yang ingin aku bicarakan tentang istrinya yang ingin menjadi guru. Karena salah satu guru TK kami sedang berduka, ayahnya meninggal jadi dia cuti dulu."


"Oh, begitu. Baik, Tuan. Saya akan segera sampaikan pada Pak Micheal besok."


.........


Sesuai rencana Micheal, ia membawa Zenwa berkencan. Kini keduanya sudah ada di cafe sembari menikmati es krim.

__ADS_1


"Apa kamu pernah berkencan sebelumnya? Saat remaja? Kamu kan tinggal di kota, dan kehidupan di kota pasti jauh berbeda dari pada di desa," tukas Zenwa sembari menyuapakn satu sendok es krim vanilla ke mulutnya.


"Tidak pernah, aku menghabiskan masa remajaku di pesantren atas permintaan daddy. Dan kalau liburan, aku hanya menghabiskan waktu bersama adik-adikku," jawab Micheal.


"Itu jauh lebih baik," gumam Zenwa sambil mengangguk-anggukan kepalanya.


"Dan karena sekarang aku sudah punya kekasih halal, sepertinya aku akan sering berkencan." kata Micheal yang membuat Zenwa terkekeh.


"setelah ini, kita mau kemana?"


"Nonton,"


"Film apa?"


"film romantis, biar kita ketularan romantisnya."


Tbc...


Iklan...


Hai, disini ada yang suka cerita dark romance? Mafia? Balas dendam, tapi pasti romantis juga.


Btw, tadi Sky ada salah tulis nama, Chiara. Ada yang tahu Chiara? Yang belum tahu, wajib banget tahu! Kenalan sama Chiara Lucrezia dan Varian Castanov di My Sexy Enemy, yuk!

__ADS_1



__ADS_2