
Ummi Zainab melirik putri dan menantunya itu bergantian karena tak satupun dari mereka yang bersuara, suasana begitu hening dan itu membuat Ummi Zainab khawatir, ia takut mereka sedang bertengkar apalagi mengingat tadi pagi Zenwa lama sekali keluar dari mobilnya.
"Ehem ehem...." Ummi Zainab berdeham namun tak ada yang memperdulikan itu. Zenwa tak berani menatap suaminya, apa yang terjadi tadi pagi masih membuatnya berdetak kencang, begitu juga dengan Micheal, ia tak berani menyapa Zenwa karena ia takut Zenwa marah padanya atas ciuman itu.
"Kalian mau langsung pulang setelah ini?" Tanya Ummi Zainab basa-basi.
"Iya, Ummi. Sebentar lagi kan mau ke masjid," jawab Micheal.
"Masjid?" Gumam Zenwa yang seketika teringat dengan Dila.
"Iya, mau sholat Jum'at," jawab Micheal sambil menahan senyum. Zenwa mengangguk-anggukan kepalanya sambil membayangkan Dila.
"Kenapa?" Tanya Micheal basa-basi.
__ADS_1
"Tidak apa-apa, hanya saja aku jadi teringat Dila," jawab Zenwa, ia pun tersenyum sambil menatap suaminya sekilas.
"Dila siapa?" Tanya Ummi Zainab.
"Salah satu muridku, Ummi. Dia dari keluarga yang kurang mampu tapi memiliki cita-cita yang sangat luar biasa."
Zenwa menceritakan tentang anak bernama Dila dan keluarganya itu, Ummi Zainab dan Micheal mendengarkan dengan seksama dengan tentu mereka sangat tersentuh dengan cerita Zenwa.
"Besok kita temui keluarganya ya, " ujar Micheal kemudian.
Tak lama kemudian mereka sudah sampai di rumah, dan ternyata Daddy Gabriel sudah sampai lebih dulu, bahkan pria paruh baya itu kini sedang menganggu sang istri yang sedang menanam bunga di halaman rumah. Sepasang suami istri itu selalu tampak romantis bagaimana layaknya kekasih yang sedang di mabuk asmara.
"Assalamualaikum..." Zenwa dan Ummi Zainab mengucapkan salam bersamaan saat turun dari mobil.
__ADS_1
"Waalaikum salam," jawab Daddy Gabriel dan Mom Firda juga bersamaan.
Saat Micheal turun dari mobil, Mommy Firda dan Daddy Gabriel langsung melemparkan tatapan yang seolah menggoda Micheal. Karena sudah pasti, ayahnya itu sudah menceritakan tentang apa yang terjadi di ruang meeting.
"Bagaiamana harimu, Zenwa? Apa ada yang spesial pagi ini?" Tanya Mommy Firda penuh makna dan ia melirik Micheal. Sementara Zenwa hanya tersipu malu, jika di tanya apakah ada yang spesial, bolehkah ia menjawab bahwa ciuman pertamanya terasa begitu spesial?
"Iya, hari ini anak-anak terlihat sangat semangat," jawab Zenwa yang membuat mertuanya itu terkekeh. Sementara Micheal, ia yang tak ingin mendapatkan godaan dari kedua orang tuanya itu langsung masuk ke dalam rumah sambil menunduk dalam.
"Masuk ke kamar mu gih, mungkin suamimu masih kangen," goda Daddy Gabriel pada Zenwa yang membuat Zenwa mengernyit bingung, namun ia hanya bisa tersenyum kaku dan segera masuk ke kamarnya karena ia pun ingin segera mandi.
"Sebenarnya ini ada apa?" Tanya Ummi Zainab karena ia pun menangkap gelagat yang tak biasa dari besannya.
"Sepertinya apa yang kita cemaskan tidak terjadi, hubungan mereka baik-baik saja." Daddy Gabriel pun memberi tahu apa yang terjadi di ruang meeting tadi pada besannya itu, Ummi Zainab yang mendengar kabar itu tampak sangat bahagia, ia juga mengucap syukur dalam hatinya, karena apa yang ia harapkan dan selalu ia ucapkan dalam doanya di setiap sujudnya kini akan terjadi.
__ADS_1
Tbc...