Makmum Pilihan Micheal Emerson

Makmum Pilihan Micheal Emerson
Episode 65


__ADS_3

"Aku benar-benar tidak menyangka, kamu curhat ke anak kecil soal istri yang ngambek, apa kamu juga yang mengajari dia peluk dan cium? Astagfirullah, dia bahkan belum 15 tahun," kata Zenwa panjang lebar sembari memasukan bunga yang Micheal beli ke vas. "Dan kapan aku ngambek?" Tanyanya kemudian. Sementara Micheal hanya berdiam diri di belakang sang istri sambil cengengesan.


"Waktu itu kamu ngambek gara-gara aku bercanda soal poligami," jawab Micheal akhirnya yang membuat Zenwa mendengus, dan saat ia membuka mulutnya untuk berbicara, terdengar dering telfon dari dalam tasnya.


"Siapa yang telfon?" Tanya Micheal.


"Ummi," jawab Zenwa sembari menjawab panggilan dari sang ibu. "Assalamualaikum, Ummi," sapanya dengan lembut, seperti biasa.


"Dia selalu lembut sama semua orang, tapi kenapa jutek sama aku," gumam Micheal sembari berjalan menuju dapur.


"Waalaikum salam, Zenwa. Ummi mau kasih tahu, kalau Ummi sama mertua kamu mau ke Jakarta," ucap Umminya dari seberang telfon yang membuat Zenwa langsung tampak bahagia.


"Oh ya? Abi ikut? Oma? Opa?" Tanya Zenwa dengan antusias karena ia sungguh sangat merindukan keluarganya.


"Abi tidak bisa ikut, Nak. Kalau Oma dan Opa, mereka juga tidak bisa ikut, karena sebentar lagi waktunya panen katanya, In Shaa Allah, lain kali mereka ikut," jawabnya yang membuat Zenwa sedikit kecewa.


"Baiklah, tidak apa-apa, Ummi. Oh ya, Zenwa boleh minta tolong, Ummi?" Tanya Zenwa kemudian.


"Mau minta tolong apa, Nak?"


"Bawakan gaun Zenwa ya, ummi. Beberapa lembar, soalnya disini Zenwa cuma punya dua gaun, malah gaunnya tidak cocok lagi pas di pakai, jelek katanya," keluh Zenwa saat mengingat bagaimana Micheal menghakimi penampilannya.


"Siapa yang bilang putri Ummi jelek? Kamu pakai gaun apa saja cantik kok, yang bilang kamu jelek paling cuma iri sama kecantikan kamu."


"Masak Micheal iri sama aku, ummi?" Zenwa bertahan dengan polosnya.


"Huh?" Pekik sang ibu dari seberang telfon.

__ADS_1


Sementara Micheal yang kini kembali dari dapur hanya bisa termangu saat mendengar aduan Zenwa pada ibunya. "Kenapa dia ngadu?" Gumamnya tak percaya. Ia pun segera menghampiri Zenwa dan merebut ponsel Zenwa, membuat Zenwa terkejut.


"Assalamualaikum, Ummi...." Sapa Micheal tanpa memperdulikan raut wajah terkejut Zenwa.


"Waalaikum salam, Micheal," jawab Ummi Zainab.


"Jangan dengarkan apa kata Zenwa tadi ya, aku cuma bercanda kok," ujar Micheal kemudian.


"Memangnya gaun apa yang di pakai Zenwa sampai Zenwa terlihat jelek?"


"Zenwa cantik, Ummi. Waktu itu aku cuma bercanda," sanggah bercanda.


"Bercanda tapi aku di suruh ganti," dengus Zenwa. Micheal menjauh dari Zenwa, ia pergi ke halaman depan kemudian ia menoleh, memastikan Zenwa tak mengikutinya. Setelah situasi aman, ia pun kembali berbicara dengan ibu mertuanya itu.


"Sebenarnya bukannya Zenwa yang jelek, Ummi. Tapi Zenwa terlalu cantik, dan karena aku membawa Zenwa ke pesta, dimana banyak lelaki disana, jadi aku mau Zenwa berpakaian sederhana saja, tidak mencolok dan menarik perhatian laki-laki," tukasnya yang membuat ibu mertuanya itu terkekeh.


"Terus kenapa kamu tidak jujur saja sama Zenwa kalau kamu cemburu?" Tanya ibu mertuanya yang membuat Micheal terdiam. "Lain kali, jujur saja, jangan mengucapkan kata jelek sama perempuan karena itu bisa melukai rasa percaya diri mereka,"


.........


"Dia tidak meminta gaji sama sekali?" Tanya Ummi Arsyad saat Arsyad bercerita tentang Zenwa.


"Tidak sama sekali, mulai sekali ya, Ummi. Jarang ada wanita seperti itu," jawab Arsyad.


"Mungkin karena suaminya sudah kaya, tapi kelihatan juga kalau dia wanita yang baik dan sederhana, beruntung ya pak Micheal punya istri seperti Zenwa. Semoga kamu dapat perempuan seperti itu juga, Nak." Arsyad terkekeh mendengar ucapan sang ibu namun tentu ia mengaminkannya.


Tbc...

__ADS_1


Pagi ini segini saja dulu ya, nanti siang lagi. Jangan lupa like, comment, gift dan vote biar Micheal dan Zenwa makin bucin. 😘


Btw, siapa tahu masih ada yang belum tahu kekonyolan Micheal saat kecil. Mampir di sini yuk!


......LENTERA DON GABRIEL EMERSON......


Cuplikan...


"Terus tadi kenapa wajah Daddy ada di dada Mommy? Mau nyusu juga seperti adik Lora?"


"ASTAGFIRULLAH..." pekik Gabriel dan Firda secara bersamaan apa lagi Micheal mengajukan pertanyaan itu dengan sangat tenang dan tatapan nya memandang kedua orang tua nya itu dengan tatapan yang polos dan itus sangat menyebalkan.


"Micheal, jangan tanya aneh aneh ya. Tidak boleh..." tegas Gabriel "Lebih baik Daddy mau keluar sekarang, Mickey sama Mommy dan adik Lora di sini yaa..." kata Gabriel yang masih ingin melarikan diri namun Firda kembali menarik baju sang suami, Gabriel kembali menatap istri nya dengan begitu memelas namun Firda tak memperdulikan nya.


"Kan Mickey cuma tanya, Daddy. Kenapa tidak boleh? Yang tidak boleh itu kan kalau Mickey nakal, kalau tanya ya seharus nya boleh. Nama nya juga orang mau tahu, kalau tidak tanya bagaimana bisa tahu..." kata Micheal panjang lebar dengan lancar nya yang membuat Firda hanya bisa menelan ludah nya dengan susah payah, sementara Gabriel hanya bisa meringis sambil menggaruk tengkuk nya.


"Adik Lora kalau tidur lucu ya, Mickey..." kata Firda kemudian berusaha mengalihkan topik pembicaraan namun ternyata itu justru memancing pertanyaan yang baru dari Mickey.


"Oh, apa karena adik Lora nya sudah tidur jadi Daddy mau nyusu juga?"


"Astagfirullah, ya Allah, ya Rahman Ya Rahim..." gumam Gabriel sambil mengelus dada nya, meskipun apa yang di katakan Micheal ada benar nya namun tentu Gabriel tak mau di tuduh meskipun sesuai fakta.


"Tapi kan Daddy sudah besar, sudah ada gigi nya, masak mau nyusu? Mickey saja tidak boleh, masak Daddy boleh" gerutu sang buah hati lagi dengan wajah yang sudah memberengut dan hal membuat kepala kedua orang tua nya semakin pening, bahkan membuat tubuh Gabriel langsung terasa lemah tak bertenaga. Firda juga tak tahu haruskah ia tertawa atau memarahi anak tiri nya yang benar benar cerewet itu dan mengajukan pertanyaan yang bahkan tak pernah terbersit dalam benak mereka.


"Mommy..." kini Micheal menatap Firda dengan tatapan sendu nya.


"Mommy kenapa kasih Daddy susu tapi Micheal tidak di kasih?"

__ADS_1


...Gumush engga tuh???...



__ADS_2