Makmum Pilihan Micheal Emerson

Makmum Pilihan Micheal Emerson
Episode 87 - Unboxing 2


__ADS_3

Setelah merasa sang istri kembali tenang setelah mencapai puncak untuk kedua kalinya, Micheal kembali melanjutkan aksinya.


Kali ini, tak ada kelembutan dan pelan-pelan, Micheal menghentak dengan cepat, kasar dan dalam. Ia menggeram, dan Zenwa hanya bisa menjerit nikmat.


Zenwa menatap wajah Micheal dengan begitu intens, tak jauh beda dengannya.


Tubuhnya yang kekar, berorot, dan mengkilap karena keringat, sungguh pemandangan yang semakin membakar gairah Zenwa.


"Dia benar-benar tampan, sempurna, seksi." Zenwa memuji kesempurnaan yang di miliki suaminya.


Seolah bisa merasakan tatapan Zenwa, Micheal membuka mata, tatapannya bertemu dengan tatapan sang istri, keduanya saling melempar senyum.


Micheal memacu dengan sangat cepat, pusat dirinya berkedut dan semakin membesar di dalam sana, membuat Zenwa semakin menggila dan ia tak bisa lagi menahan diri saat merasakan Micheal mesukbegitu dalam dan begitu penuh. Zenwa melepaskan apa yang ia tahan, membuat pusat Micheal bermandikan ****** ***** di dalam sana namun itu tak menghentikan pacuan Micheal yang juga mengejar puncak.


Micheal menggeram, tatapannya begitu tajam kemudian ia memejamkan mata, bibirnya terbuka dan mengerang panjang.

__ADS_1


Keduanya menggeram bersama dan Zenwa kembali mencapai puncak saat Micheal menyemburkan cairan cintanya di dalam sana. Begitu panas, hingga terasa ke perut Zenwa. Tubuh Micheal mengejang dan ia terus menyemburkan cairan cintanya itu, hingga menyatu dengan cairan Zenwa, pusat tubuh Zenwa tak mampu menampungnya hingga meluber keluar, membasahi seprei yang kini sudah tak berbentuk itu.


Micheal ambruk di atas tubuh Zenwa yang sudah tak bertenaga lagi, napas keduanya memburu, tubuh keduanya menyatu dan begitu lengket, bermandikan keringat.


Micheal menenggelamkan wajahnya di ceruk leher Zenwa, menghirup aroma manis sang istri dan ia mengecup denyut nadi Zenwa dengan lembut, membuat Zenwa tersenyum lemas. Ia mengusap kepala Micheal dan mengecup pucuk kepalanya dengan sayang. Menghirup aroma khas sang suami.


Pusat tubuh mereka masih menyatu sempurna dan Micheal tentu sangat enggan keluar dari lembah yang telah menyihirnya itu.


Zenwa yang merasa sangat lelah perlahan memejamkan mata namun ia kembali membuka mata dengan lebar saat ia kembali merasakan pusat tubuh Micheal yang menggeliat dan membesar dalam pusat dirinya.


Zenwa mengusap pipi sang suaminya sebelum akhirnya menganggukan kepalanya, tentu dengan semangat Micheal kembali bergerak dengan semangat.


Tidak ada yang lebih indah dari kata cinta, cinta jatuh cinta dan cinta bercinta.


Apapun yang berhubungan dengan cinta akan selalu indah, membuat seseorang lupa segala hal dan pusat hidupnya hanya pada cinta.

__ADS_1


Seperti Micheal dan Zenwa yang asyik bercinta hingga lupa waktu yang kini telah lewat tengah malam, keduanya selalu semangat dan antusias merengkuh puncak kenikmatan lagi dan lagi.


Tak perduli dengan tubuh yang mengkilap, bermandikan keringat. Napas yang memburu dan otot yang menegang. Di temani suara erangan yang terlontar dari bibir keduanya tanpa bisa di tahan, menunujukan kepuasan luar biasa yang berhasil mereka raih namun tak mampu membuat mereka merasa cukup, suara decitan ranjang seolah menjadi penyempurna melodi pergulatan ranjang mereka.


Berkali-kali keduanya ambruk di atas tubuh satu sama lain setelah merenggut kenikmatan duniawi yang luar biasa, berkali-kali juga mereka memulainya kembali dengan semangat hingga keduanya benar-benar kehilangan tenaga dan hanya bisa saling melempar senyum penuh cinta yang belum terucap.


Tbc...


Please tinggalkan komentar dan kasih gift, gerah ishhhhh


...............


Hai, Readers tercinta Sky. Jangan lupa mampir ke cerita SkySal yang satu ini ya, di jamin seru, gumush, pokoknya best deh.


__ADS_1


__ADS_2