
Kring ..... bunyi alarm itu berbunyi dengan
kerasnya . dan sebuah tangan menggapai dan mematikan bunyi alarm itu , tangan
seorang wanita yang baru tertidur 3 jam yang lalu , di gapainya dan di lihatnya
jam tersebut dan wanita itu pun bangkit dari tidurnya . dia melakuakan sedikit
peregangan pada tubuhnya sebelum dia bangkit dari tempat tidurnya dan bergegas
untuk mandi , ya hari ini dia ada meeting bersama di sebuah perusahaan .
Namanya Prisiliya prasetyo laksono seorang wanita muda lebih tepatnya desainer muda ternama
dan juga make up tenama tak mudah bagi prisil mencapai ini semua banyak
rintangan yang harus prisil alami dari biaya sekolah dan juga hidupnya bersama
neneknya . sejak kedua orang tua prisil meninggal hanya neneknya lah yang
mengurusnya hingga pada saat nenek nya mulai sakit – sakitan prisil lah yang
menggantikan neneknya mencari nafkah , dari prisil menjual desainnya pada temen
temannya yang berprofesi sebagai model dan juga merias di saat sepulang sekolah
di salah satu salon . ya prisil yang dulunya bersekolah di sekolah kejuruan ini
__ADS_1
menggunakan kemampuaanya untuk mencari nafkan untuk dia dan neneknya meski
tidak banyak tapi bisa membiayai kehidupannya dan juga sekolahnnya meski
terkadang dalam kekurangan setidaknya ada makanan untuk neneknnya , hingga
suatu saat prisil memutuskan untuk pindah ke ibukota karena masalah yang
membuat prisil sangat terpuruk dan memutuskan untuk pindah ke ibu
kota untuk melanjutkan hidupnya , di kota ini lah sekarang prisil berusaha
keras tiada hentinya dan akhirnya membawanya pada kesuksesannya yang sekarang .
Seperti biasa setelah mandi prisil menuju meja riasnya dan memoles make up pada wajahnnya
sekedar meminum susu dan memakan sehelai roti kesukaannya , prisil tinggal di
sebuah apartemen mewah di ibukota dan nenek nya berada di kota asalnya , karena
sang nenek yang menolak untuk di ajak ke ibu kota dengan alasan di ibukota yang
bising sehingga neneknya lebih memilih hidup di kota asalnya yng tidaklah
begitu ramai . alhasil prisil hidup sendiri di ibukota dan sesekali prisil kembali ke kota
asalnya untuk mengunjungi neneknya . setelah selesai sarapan prisil menuju tempat
__ADS_1
sepatunya di susun rapi , ya prisil sangat menyukai sepatu , dari sepatu cats ,
santai , hingga sepatu hak tinggi yang prisil sangat suka . di ambilnya satu
sepatu yang menurutnya senada dengan bajunya dan segera bergegas menuju parkiran
mobilnya dan melaju menuju butiknya yang tidak jauh dari apartemennya
Setelah sampai butik prisil segera menuju ruangannya dan mempersiapkan berkas yang akan dia siapkan
untuk presentasi dengan salah satu perusaha pakaian ternama . tak lama
masuklah seorang wanita muda yang seumuran dengannya
“ apa ada yang bisa saya bantu untuk persiapan presentasi nanti ?” kata wanita itu .
prisil menoleh “ ya tentu banyak sekali persiapan yang harus kita bawa rizka “
dengan senyum dan menunjuk pada tumpukan berkas yang ada di meja prisil . rizka
adalah sahabat prisil dan sekaligus sekertaris prisil di butik . prisil
mempercayai rizka sahabatnya jika dia sedang tidak ada di butik dan hal hal
lainnya, persahabatan mereka telah terjalin lama sejak masa sekolah kejuruan
hingga sekarang .
__ADS_1