melepaskan

melepaskan
Bab 85


__ADS_3

*****


 


Prisil memandang alex . prisil masih


berusaha mencerna apa yang di katakan oleh alex


“ kau bilang di aparteman ini penuh dengan


kenangan bastian , “ kata alex


Prisil hanya menganggukan kepalanya


dengan pandangan mata yang tidak lepas dari alex


“ mulai sekarang aku akan membuat


kenangan itu menjadi kenangan aku dan mu ,


kenangan alex,  prisil dan anak – anak kita “ kata alex


 


Prisil yang mendengarnya menjadi malu .


wajahnya sekarang sudah memerah seperti tomat matang .


 


“ apa kau bersedia prisil “ tanya alex


lembut sembari menyentuh pipi prisil yang sudah


sangat merah karena malu


 


Prisil diam sejenak menyembunyikan wajah malunya


dari alex yang memandangnya dari tadi dan tak lama


prisil menganggukan kepalanya yang mengartikan dia


bersedia , alex yang melihatnya tersenyum bahagia


.


Alex menarik dagu prisil agar menatapnya


, mata alex melihat bibir merah prisil dan


perlahan alex mencium bibir prisil dengan


lembut . prisil juga membalas ciuman alex


yang sekarang menjadi lumatan - lumatan


yang gairahkan keduanya .


 


 


tangan alex pun meraba perut rata prisil


dengan leluasa dan prisil pun tanpa sadar


juga membuka kancing kemeja alex secara


perlahan . tak lama prisili melepaskan


ciuman itu dan mengambil nafas . saat


alex akan melanjudkannya prisil menahan


dada alex dan menatap alex


“ kita kan menghadiri pesta , tidak akan


ada waktu yang cukup jika kita melakukannya


sekararang “ kata prisil yang masih


mengatur nafasnya .


Alex hanya tersenyum mendengar perkataan

__ADS_1


istrinya , alex pun menggendong prisil secara


tiba – tiba dan alex berbisik di telinga prisil .


“ kita tidak akan terlambat , aku akan


melakukannya dengan cepat jadi kita


 masih punya banyak waktu “ kata alex


dengan suara pelan


 


 


“ kita tidak ada waktu ayo kita


lanjudkan di kamar  “ ajak alex dengan


senyum nakalnya ,


Alex pun membawa prisil ke kamar prisil


dan menidurkannya lembut di kasurnya


dan langsung menindih prisil di bawah


badan alex yang kekar .


Alex kembali mencium bibir prisil dan


sekarang ciuman itu beralih pada leher


jenjang prisil , ciuman itu terus turun


dan turun dan sekarang berada di dada


prisi dan tiba – tiba prisil kembali


mendorong alex , alex yang merasa


aktifitasnya terganggu melihat ke arah prisil


dan melihat prisil yang masih mengatur nafasnya ,


 


 


karena baju ku yang sedikit terbuka  “ kata


prisil yang nafasnya masih belum teratur .


alex hanya mengganggukan kepalanya dan


mencium prisil sekilas dan melanjudkan


aktifitannya yang tertunda


dan siang itu menjadi siang dan


sore  yang sangat panas bagi keduanya


karena kegiatan yang mereka lakukan


untuk membuktikan cinta keduanya


---


Jam menunjukan  sore hari , prisil


membuka matanya dan prisil melihat


sekelilingnya . prisil melihat dirinya yang


berada di atas alex tanpa memakai sehelai


baju begitupun dengan alex  .


 


 


 


mengatahui itu prisil segera pindah ke

__ADS_1


samping alex yang masih tertidur kelelahan ,


prisil pun bangkit menuju kamar mandi untuk


membersihkan dirinya , saat prisil turun dari


tempat tidurnya prisil merasakan sakit di daerah


pahanya prisil pun mengingat – ingat kejadian


beberapa saat lalu ,


 


 


rasa akit yang ada di pahanya karena alex


yang terlalu bersemangat melakukannya sehingga


membuat prisil sedikit kewalahan tapi prisil


tidak mempermasalahkan itu dan berlalu menuju


kamar madi dengan sedikit menahan


sakit .


Prisil pun mandi sedikt agak lama dan di


saat prisil keluar kamar mandi prisil tidak


melihat alex di tempat tidur ,


prisil pun mencarinya di luar kamr tidurnya ,


ternyata alex baru saja menerima


beberapa barang dari orang – orangnya


“ apa itu lex “ tanya prisil penasaran


 


 


“ ini baju dan beberapa make up mu yang


akan kita pakai “  jelas alex


 


 


“ aku menyuruh orang ku untuk


mengambilkan barang – barang kita karena aku


rasa tinggal di apartemen mu


beberapa hari akan menyenangkan “


jawab alex dengan mata nakalnya untuk menggoda


istrinya itu


Prisil yang melihatnya merasa alex akan


memakannya lagi setelah ini . prisil pun


langsung mengambil barang barang nya


dan beralih ke kamarnya


“ aku akan  siap – siap dulu “ kata prisil dengan wajah


groginya


Alex yang melihat wajah prisil sedikit


menahan tawanya karena lucunya


wajah prisil saat grogi .


Prisil pun bersipa untuk mengahadiri


peste begitupun dengan alex

__ADS_1


****


__ADS_2