
*****
Alex , prisil , ayah dan ibu sedang
makan malam bersama di meja makan ,
prisil menikmati makanan yang di buatkan
oleh ibu
“ alex ibu ingin meminta sesuatu pada mu “
kata ibu
“ apa itu ibu “ jawabalex
“ibu mau selama kehamilan prisil ibu mau
prisil di indonesia bersama kami “ pinta
ibu
“ bagai mana dengan diriku di sini ibu “
kata alex
“ kau bisa sesekali ke mengunjungi
indonesia kan “ kata ibu
“ benar kata ibu mu , prisil lebih baik
di indonesia karena kan lebih aman “ kata ayah
“ banyak yang akan mengurus prisil
selama hamil di indonesia , jika prisil di sini
bagaimana kalau ada apa – apa
saat kau bekerja , “ kata ayah lagi .
Prisil dan alex hanya diam mendengarkan
ucapan ayah dan ibu , prisil memegang tangan alex
lembut , alex pun melihat ke
arah prisil dan prisil mengganggukan kepalanya
“ baiklah ayah akan alex pikirkan
kemauan kalian “ kata alex dan melanjudkan makannya
Setelah makan prisil dan alex pun duduk
– duduk santai di ruang tengah sambil melihat langit malam .
ibu dan ayah tidak ikut bergabung karena sedang pergi
keluar menghabiskan waktu berdua
“ alex , menurut ku apa yang di katakan
ayah dan ibu ada benarnya “ kata prisil
“ tapi prisil aku tidak bisa jauh dari
mu dan calon anak kita “ kata alex sedih
“ kau bisa sering – sering mengunjungiku
__ADS_1
bukan ? “ kata prisil
“ lagi pula aku juga tidak ada
pengalaman mengurus kehamilan ,
aku bisa belajar dari ibu selama di sana “jelas
prisil lagi.
Alex hanya diam memikirkan apa yang di
kata kan prisil padanya , menurut alex apa
yang di katakan prisil juga benar
“ baiklah sayang , aku akan mengijinkan
mu tapi sebelum itu kita harus periksakan kehamilan mu dulu , “
kata alex pada prisil
“ terimakasih sayang , baiklah aku
menurut pada mu “ kata prisil dan memeluk alex
Saat yang sama ayah dan ibu datang
dengan membawa berbagai buah dan camilan
“ hei kalian kenapa kalian selalu
bermesraan di depan umum , itu akan membuat iri “
kata ibu dan duduk di sebelah prisil
Alex dan prisil yang mendengar perkataan
ibu pun melepaskan pelukan mereka dan hanya
tertawa kecil tidak kecuali alex yang kesal
kesenangan ku bersama prisil “
saut alex pada ibunya
“ karena ibu juga ingin bersama prisil
bukan hanya dirimu saja “ jawab ibu
“ sudahlah alex jangan berdebat dengan
ibu mu “ kata ayah sembari tertawa kecil
melihat kelakuan ibu dan anak itu
“ apa yang ibu bawa “ kata prisil
“ ini ibu bawakan buah – buahan untuk mu
dan calon cucu nenek “ kata ibu sembari
memberikan 1 piring penuh buah
Prisil pun mengambilnya dan memberikan
nya pada alex , alex yang menerimanya bingung
“ aku sudah kenyang sayang “ kata alex
Prisil menggelengkan kepalanya dan
membuka muludnya . alex yang melihat
tingkah prisil pun bingung karena tidak
__ADS_1
biasanya dia seperti itu
“ suapin aku buah itu “ kata prisil
kecewa karena alex tidak mengerti keinginannya
“ menyuapimu ?” kata alex pada prisil dan
hanya di balas anggukan
“ aku ingin makan buah itu dari tangan
mu “ kata prisil . alex terkejut dengan
sikap prisil dan hanya bisa tersenyum dan
menyuapi prisil
Ibu dan ayah yang melihatnya pun tersenyum
bahagia melihat nya
“ alex lebih peka lah pada prisil ,
karena ibu hamil memiliki caranya sendiri . “ kata ibu
“ benar alex ibu mu dulu juga bersikap
aneh saat mengandung mu dan bastian . “
jelas ayah dan merangkul ibu di
sampingnya
“benar bahkan saat ibu mengandung mu ,
ibu sangat benci pada ayah mu , bahkan melihatnya
membuat ibu marah dan ingin
memukulnya “ jelas ibu
Alex dan prisil yang mendengarnya
terkejud dan memandang ayah , dan ayah hanya
menganggukan kepalanya menandakan
yang di ceritakan ibu itu benar adanya .
“ kau tidak akan seperti itu kan sayang “
kata alex ragu sambil memandang prisil
Prisil hanya menaik turun kan bahunya
. jawaban itu membuat alex kawatir hal
itu akan terjadi padanya .
“ jika itu terjadi maka bersiplah kau
tidur di luar kamar selama istri mu hamil “
kata ayah
Mendengar itu sontak alex membulatkan
matanya tidak percaya . semua orang yang
melihatnya hanya tertawa melihat
expresi lucu alex .
****
__ADS_1