melepaskan

melepaskan
Bab 101


__ADS_3

*****


Alex , prisil , ayah dan ibu sedang


makan malam bersama di meja makan ,


prisil menikmati makanan yang di buatkan


oleh ibu


“ alex ibu ingin meminta sesuatu pada mu “


kata ibu


 


“ apa itu ibu “ jawabalex


 


“ibu mau selama kehamilan prisil ibu mau


prisil di indonesia bersama kami “  pinta


ibu


 


“ bagai mana dengan diriku di sini ibu “


kata alex


 


 


“ kau bisa sesekali ke mengunjungi


indonesia kan “ kata ibu


 


 


“ benar kata ibu mu , prisil lebih baik


di indonesia karena kan lebih aman “ kata ayah


 


 


“ banyak yang akan mengurus prisil


selama hamil di indonesia , jika prisil di sini


bagaimana kalau ada apa – apa


saat kau bekerja , “ kata ayah lagi .


 


Prisil dan alex hanya diam mendengarkan


ucapan ayah dan ibu , prisil memegang tangan alex


lembut , alex pun melihat ke


arah prisil dan prisil mengganggukan kepalanya


 


“ baiklah ayah akan alex pikirkan


kemauan kalian “ kata alex dan melanjudkan makannya


Setelah makan prisil dan alex pun duduk


– duduk santai di ruang tengah sambil melihat langit malam .


ibu dan ayah tidak ikut bergabung karena sedang pergi


keluar menghabiskan  waktu berdua


“ alex , menurut ku apa yang di katakan


ayah dan ibu ada benarnya “ kata prisil


 


 


“ tapi prisil aku tidak bisa jauh dari


mu dan calon anak kita “ kata alex sedih


 


 


“ kau bisa sering – sering mengunjungiku

__ADS_1


bukan ? “ kata prisil


 


 


“ lagi pula aku juga tidak ada


pengalaman mengurus kehamilan ,


aku bisa belajar dari ibu selama di sana “jelas


prisil lagi.


 


Alex hanya diam memikirkan apa yang di


kata kan prisil padanya , menurut alex apa


yang di katakan prisil juga benar


“ baiklah sayang , aku akan mengijinkan


mu tapi sebelum itu kita harus periksakan kehamilan mu dulu , “


kata alex pada prisil


 


 


“ terimakasih sayang , baiklah aku


menurut pada mu “ kata prisil dan memeluk alex


Saat yang sama ayah dan ibu datang


dengan membawa berbagai buah dan camilan


“ hei kalian kenapa kalian selalu


bermesraan di depan umum , itu akan membuat iri “


kata ibu dan duduk di sebelah prisil


Alex dan prisil yang mendengar perkataan


ibu pun melepaskan pelukan mereka dan hanya


tertawa kecil tidak kecuali alex yang kesal


kesenangan ku bersama prisil “


saut alex pada ibunya


 


 


“ karena ibu juga ingin bersama prisil


bukan hanya dirimu saja “ jawab ibu


 


 


“ sudahlah alex jangan berdebat dengan


ibu mu “ kata ayah sembari tertawa kecil


melihat kelakuan ibu dan anak itu


 


 


“ apa yang ibu bawa “ kata prisil


 


 


“ ini ibu bawakan buah – buahan untuk mu


dan calon cucu nenek “ kata ibu sembari


memberikan 1 piring penuh buah


Prisil pun mengambilnya dan memberikan


nya pada alex , alex yang menerimanya bingung


“ aku sudah kenyang sayang “ kata alex


Prisil menggelengkan kepalanya dan


membuka muludnya . alex yang melihat


tingkah prisil pun bingung karena tidak

__ADS_1


biasanya dia seperti itu


“ suapin aku buah itu “ kata prisil


kecewa karena alex tidak mengerti keinginannya


 


 


“ menyuapimu ?” kata alex  pada prisil dan


hanya di balas anggukan


 


 


“ aku ingin makan buah itu dari tangan


mu “ kata prisil  . alex terkejut dengan


sikap prisil dan hanya bisa tersenyum dan


menyuapi prisil


 


Ibu dan ayah yang melihatnya pun tersenyum


bahagia melihat nya


“ alex lebih peka lah pada prisil ,


karena ibu hamil memiliki caranya sendiri . “ kata ibu


 


 


“ benar alex ibu mu dulu juga bersikap


aneh saat mengandung mu dan bastian . “


jelas ayah dan merangkul ibu di


sampingnya


 


 


“benar bahkan saat ibu mengandung mu ,


ibu sangat benci pada ayah mu , bahkan melihatnya


membuat ibu marah dan ingin


memukulnya “ jelas ibu


Alex dan prisil yang mendengarnya


terkejud dan memandang ayah , dan ayah hanya


menganggukan kepalanya menandakan


yang di ceritakan ibu itu benar adanya .


 


 


“ kau tidak akan seperti itu kan sayang “


kata alex ragu sambil memandang prisil


Prisil hanya menaik turun kan bahunya


.  jawaban itu membuat alex kawatir  hal


itu akan terjadi padanya .


“ jika itu terjadi maka bersiplah kau


tidur di luar kamar selama istri mu hamil “


kata ayah


Mendengar itu sontak alex membulatkan


matanya tidak percaya . semua orang yang


melihatnya hanya tertawa melihat


expresi lucu alex .


****


 


 

__ADS_1


__ADS_2