
*****
Hari ini adalah hari keberangkatan
prisil kembali ke indonesia untuk
menghadiri pernikahan rizka sahabat nya .
“ sayang apa kau sudah siap “ kata alex
“ sebentar lagi alex , jawab prisil
Merasa sudah siap prisil pun berjalan
menghampiri alex denagn sedikit berlari ,
alex yang melihat prisil yang seperti
itu pun memarahi prisil yang ceroboh
“ sayang kenapa kamu berlari , apa kau
tidak ingat jika sedang hamil , kenapa
kamu bisa seceroboh itu “ kata alex yang
mengoceh pada prisil
“ maaf kan aku , aku takut nanti kita
telat dan ketinggalan pesawat , “
jawab prisil menyesal
“ kita pakai pesawat pribadi sayang ,
kenapa kau harus panik “ jawab alex
“ tapi tetap saja kita tidak boleh telat
alex “ kata prisil
“ aku tidak mau tau , kau dan anak –
anak kita lebih penting prisil , lihat perut
mu sudah membesar “ kata alex dan
membelai perut prisil yang sudah besar
karena usia kandungan prisil yang sudah
memasuki usia 5 bulan
“ baiklah aku mengaku salah , sekarang
aku dah siap apa kita bisa berangkat sekarang “
kata prisil
“ tentu , ayo kita masuk ke dalam
mobil “ ajak alex dan menuju ke mobil dan
segera berangkat menuju bandara
Mereka pun bergegas menuju bandara dan
terbang menuju indonesia . setelah sampai
indonesia ternyata ibu dan ayah sudah
menanti kedatangan prisil dan alex di bandara
“ prisil , alex “ teriang ibu memanggil
keduanya dan melambaikan tangan
“ ibu , ayah “ jawab prisil dan menghampiri
mereka dan memeluk mereka bergantian
“ ibu sangat merindukan mu sayang “
kata ibu sembari memeluk prisil
“ lihat perut mu sudah membesar ,
padahal masih baru masuk 5 bulan ,
dia pasti gemuk “ kata ibu sembari membelai
perut prisil
Alex dan prisil yang mendengarnya hanya
bisa tertawa mendengar perkataan ibu
“ ibu mereka tumbuh dengan baik dan
normal tidak ada yang berlebih “ kata prisil
__ADS_1
“ mereka ? ” kata ibu bingung
“ iya bu mereka , ada 3 janin yang
prisil kandung bu “ kata alex
“ 3 janin ? 3 bayi kembar “ kata ibu dan
ayah bersamaan terkejud
“ iya ibu 3 bayi “ jawab prisil senang
“kau dengar sayang kita akan mempunya 3
cucu sekaligus “ kata ibu pada ayah
“ benar jadi kita tidak usah berebut
nantinya “ jawab ayah sambil tertawa
Mereka pun melepas rindu mereka sesaat
dengan mengobrol sesaat
“ ako kita pulang prisil , kau pasti
sangat lelah , cucu cucu nenek pasti
juga kecapeaan dan lapar . nenek sudah
masakan yang bayak buat kalian “
kata ibu pada prisil dan membelai perutnya
Mereka pun bergegas untuk pulang , di
sepanjang perjalanan mereka bersenda
gurau dengan gembira sesampainya di
rumah prisil memilih untuk masuk ke
dalam kamar terlebih dahulu untuk mandi ,
dan di saat prisil tengah membuka mantel
nya ada alex yang membantunya melepaskan
nya . terlihatlah leher jenjang prisil terbuka .
alex pun memeluk prisil dari belakang dan
mencium tengkuk dan leher prisil dengan
perilaku alex
“ alex , jangan sekarang . aku ingin mandi “
kata prisil
“ kenapa tidak ini sudah lebih dari 3
bulan , “ jawab alex di sela – sela
kegiatannya di leher prisil
“ karena aku ingin mandi alex “ kata
prisil lagi
“ kalau begitu kita mandi bersama “
jawab alex dan menggendong prisil
mendadak dan membawanya ke
dalam kamar mandi .
“ apa tidak apa –apa dengan perut ku
yang mulai besar ini . “ kata prisil
“ kau terlihat lebih seksi dengan perut
mu itu “kata alex dengan mata nakalnya
“ dan aku kan malakukannya dengan
lembut agar tidak mengganggu mereka
bertiga “kata alex berbisik di telinga
prisil dan sontak membuat prisil membulatkan
matanya terkejut dengan perkataan alex
__ADS_1
Alex yang melihatnya hanya mengedipkan
sebelah matanya dan tersenyum lalu
memasuki kamar mandi . dan lagi – lagi acara
mandi prisil pun terganggu oleh suaminya
alex .
setelah mandi prisil dan alex turun kebawah
untuk makan bersama ayah dan ibunya .
banyak makanan yang tersedia di meja
makan tapi tidak satu pun yang prisil makan ,
alex yang melihatnya pun mengerti .
“ sayang kenapa kau tidak makan , bukan
kah semua ini adalah makanan kesukaan
mu sayang “ kata alex
“ entah lah aku tidak berselera untuk
makan meski pun aku ingin memakannya ,”
jawab prisil
“ hmm bagaimana jika aku yang menyuapi
mu sayang “ kata alex membujuk prisil untuk makan
“ baiklah jika itu dari tangan mu “
jawab prisil antusias dan senang
“ ternyata prisil hanya mau makan jika
alex yang menyuapinya “ kata ibu alex
saat melihat alex telaten menyuapi prisil
“ kau benar sayang , dan sepertinya dia
juga sangat manja dengan alex “kata ayah
“ jadi kau tidak boleh jauh dari prisil
alex . “ sambung ibu
“ aku tidak pernah jauh dari istri ku
ibu , bahkan saat bekerja aku membawa prisil ke
kantor “ kata alex sembari menyuapi prisil
“ aku yakin anak yang di kandung prisil
akan mirib dengan alex “ kata ayah yakin
“ pasti ayah karena mereka adalah anak –
anak ku “ jawab alex bangga
Perisil yang mendengarnya merasa sedikit
tidak terima dengan pendapat ayah dan alex
“ tapi ini juga anak ku , jadi dia harus
mirip dengan ku juga “ celetus prisil tiba –tiba
dengan wajah cemberut
Semua yang mendengarnya tertawa melihat
expresi prisil yang sedikit kesal dengan pendapat
alex dan ayah . alex mencubit pipi prisil dengan gemas
“ kau lucu jika kesal , baiklah jika itu
lelaki dia akan mirib dengan ku jika itu perembuan
dia akan mirib dengan mu
sayang . “ kata alex menghibur prisil
Mereka pun makan dengan ceria dan
bahagia sembari membahas hal – hal yang menyenangkan
__ADS_1
*****