melepaskan

melepaskan
Episode 16


__ADS_3

Prisil berjalan keluar menghampiri sopir


yang telah di kirim oleh alex


“ apakah anda seseorang yang di kirim


oleh bapak alex ? tanya prisil


“ benar nona , silahkan masuk ? jawab


nya dan membuka pintu mobil mempersilahkan prisil masuk .


“ terimakasih “ jawab prisil dan masuk


kedalam mobil


Di perjalanan prisil teringat bastian


yang pasti menunggunya pulang , di ambilnya hp nya di dalam tasnya dan menekan


telepon apartemennya untuk mengabari bastian .


“ hallo ... “ jawab di bastian di balik


telepon


“ hallo bastian , ini aku prisil , maaf


aku akan pulang terlambat bahkan larut malam karena ada beberapa urusan di luar


. apa kalau sudah malan malam , jika belum aku akan memesankan makanan dan


mengirimnya  ke apartemen untuk mu “


jelas prisil kawatir


“ oo begitu ya , tidak usah aku sudah


makan malam , makanan yang kamu buat kan untuk ku sangat banyak dan camilan yang


kamu sediakan sudah cukup membuat ku kekenyangan . “ jawab bastian .


“ benarkah , baiklah kalau begitu ,


istirahat lah lebih awal dan jangan lupa untuk  meminum obat mu  , sampai nanti di


rumah . “ prisil pun menutup sambungan teleponnya tanpa bastian sempat


menjawab .

__ADS_1


Tak beberapa lama prisil


telah sampai di hotel yang alex maksud . supir membukakan pintu mobil dan menunjukkan


jalan ke tempat alex berada . supir itu mengantarkan prisil ke private room


yang telah di pesan alex untuk makan malam . di ruangan itu telah ada alex yang


tengah menunggu prisil


***


Prisil


Aku memasuki hotel yang di maksud alex ,


sopir yang di utus oleh alex mengantarkan ku ke sebuah ruangan private untuk


makan , ku buka pintu itu dan aku melihat alex yang tengah menungguku di


kursinya sembari meminum segelas wine merah .


 


“ selamat malam bapak alex “ sapa ku dan


“ selamat malam juga nona prisil ,


silakan duduk “ jawab alex dan mempersilahkan ku duduk di hadapannya .


“ terimakasih kau telah datang , mari


kita makan , kau pasti belum makan kan . “ tanya alex padaku .


“ sama - sama pak alex , “ jawab ku dan


aku mulai memakan makanan yang telah ada di hadapanku .


“ kenapa aku merasa kan hal aneh dengan


pak alex , ah sudah lah sebaiknya aku makan dan bergegas pergi “ batin ku


“ apa makananya enak prisil ? tanya alex


dengan tatapan yang aneh kepada ku


“ tentu bapak alex makanan ini sangat


lezat , bapak sangat pintar memilih menu , ini semua adalah makanan kesukaan

__ADS_1


saya “ jawab ku


“jangan panggill bapak  saat kita di luar


kantor aku tidak suka itu , cukup panggil alex saja “ jawab nya yang masih


dengan tatapan yang aneh


“ tapi pak alek .. “ jawab ku bingung .


belum sempat aku menyelesai kan jawaban ku alex menotong perkataan ku dan kali


ini dengan tatapan kesal


“ alex .. .cukup alex saja  “ jawab nya yang membuat ku


sedikit takut dengan tatapan matanya


Baik pak ... hmmm alex “ jawab ku terbata


– bata


“ nah begitukan enak di dengar “ jawab


alex dan sekarang dengan senyum di wajahnya .


“ kalau begitu mulai saat ini kita teman


dan kau tidak boleh menolak . “ ocehnya yang sontak membuat ku kaget dan


tersedak .


“ uhuk .. “ aku tersedak dan menatap


alex bingung dan kaget .


“ apa aku tidak salah dengar ? kenapa


dia mau berteman dengan orang sepertiku “ batin ku


“ prisil kau tidak apa – apa , minumlah


dulu . “ kata alex dan menghampiriku dan sekarang berada di sebelah ku


membawakan segelas air dan menepuk nepuk punggung ku


“ maaf aku tidak apa – apa , aku hanya sedikit


tersedak saja . “ jelas ku setelah meminum air yang di berikan alex kepadaku

__ADS_1


__ADS_2