
Prisil berjalan keluar menghampiri sopir
yang telah di kirim oleh alex
“ apakah anda seseorang yang di kirim
oleh bapak alex ? tanya prisil
“ benar nona , silahkan masuk ? jawab
nya dan membuka pintu mobil mempersilahkan prisil masuk .
“ terimakasih “ jawab prisil dan masuk
kedalam mobil
Di perjalanan prisil teringat bastian
yang pasti menunggunya pulang , di ambilnya hp nya di dalam tasnya dan menekan
telepon apartemennya untuk mengabari bastian .
“ hallo ... “ jawab di bastian di balik
telepon
“ hallo bastian , ini aku prisil , maaf
aku akan pulang terlambat bahkan larut malam karena ada beberapa urusan di luar
. apa kalau sudah malan malam , jika belum aku akan memesankan makanan dan
mengirimnya ke apartemen untuk mu “
jelas prisil kawatir
“ oo begitu ya , tidak usah aku sudah
makan malam , makanan yang kamu buat kan untuk ku sangat banyak dan camilan yang
kamu sediakan sudah cukup membuat ku kekenyangan . “ jawab bastian .
“ benarkah , baiklah kalau begitu ,
istirahat lah lebih awal dan jangan lupa untuk meminum obat mu , sampai nanti di
rumah . “ prisil pun menutup sambungan teleponnya tanpa bastian sempat
menjawab .
__ADS_1
Tak beberapa lama prisil
telah sampai di hotel yang alex maksud . supir membukakan pintu mobil dan menunjukkan
jalan ke tempat alex berada . supir itu mengantarkan prisil ke private room
yang telah di pesan alex untuk makan malam . di ruangan itu telah ada alex yang
tengah menunggu prisil
***
Prisil
Aku memasuki hotel yang di maksud alex ,
sopir yang di utus oleh alex mengantarkan ku ke sebuah ruangan private untuk
makan , ku buka pintu itu dan aku melihat alex yang tengah menungguku di
kursinya sembari meminum segelas wine merah .
“ selamat malam bapak alex “ sapa ku dan
“ selamat malam juga nona prisil ,
silakan duduk “ jawab alex dan mempersilahkan ku duduk di hadapannya .
“ terimakasih kau telah datang , mari
kita makan , kau pasti belum makan kan . “ tanya alex padaku .
“ sama - sama pak alex , “ jawab ku dan
aku mulai memakan makanan yang telah ada di hadapanku .
“ kenapa aku merasa kan hal aneh dengan
pak alex , ah sudah lah sebaiknya aku makan dan bergegas pergi “ batin ku
“ apa makananya enak prisil ? tanya alex
dengan tatapan yang aneh kepada ku
“ tentu bapak alex makanan ini sangat
lezat , bapak sangat pintar memilih menu , ini semua adalah makanan kesukaan
__ADS_1
saya “ jawab ku
“jangan panggill bapak saat kita di luar
kantor aku tidak suka itu , cukup panggil alex saja “ jawab nya yang masih
dengan tatapan yang aneh
“ tapi pak alek .. “ jawab ku bingung .
belum sempat aku menyelesai kan jawaban ku alex menotong perkataan ku dan kali
ini dengan tatapan kesal
“ alex .. .cukup alex saja “ jawab nya yang membuat ku
sedikit takut dengan tatapan matanya
Baik pak ... hmmm alex “ jawab ku terbata
– bata
“ nah begitukan enak di dengar “ jawab
alex dan sekarang dengan senyum di wajahnya .
“ kalau begitu mulai saat ini kita teman
dan kau tidak boleh menolak . “ ocehnya yang sontak membuat ku kaget dan
tersedak .
“ uhuk .. “ aku tersedak dan menatap
alex bingung dan kaget .
“ apa aku tidak salah dengar ? kenapa
dia mau berteman dengan orang sepertiku “ batin ku
“ prisil kau tidak apa – apa , minumlah
dulu . “ kata alex dan menghampiriku dan sekarang berada di sebelah ku
membawakan segelas air dan menepuk nepuk punggung ku
“ maaf aku tidak apa – apa , aku hanya sedikit
tersedak saja . “ jelas ku setelah meminum air yang di berikan alex kepadaku
__ADS_1