melepaskan

melepaskan
Bab 52


__ADS_3

****


Alex dan jhonny membantu prisil untuk


pulang dari rumah sakit , jhonny membawa


bawaan prisil dan alex mendorong kursi


roda yang di dudukin oleh prisil , alex benear – benar


tidak ingin kecapean karena baru pulih ,


“ alex aku tidak apa- apa , aku ingin


berjalan . “ kata prisil


 


“ tidak nanti saja di rumah  , kita dari


lantai 10 tidak mungkin ku biarkan kau


berjanlan  dan berdiri terlalu lama . “


jawab alex kawatir


Prisil hanya bisa menuruti kemauan alex


dan memlimpahkan kekesalannya pada jhonny


 


 


“ jhon apa tuan mu ini selalu seperti


ini pada gadis – gadisnya “ tanya prisil dengan kesal


Jhonny hanya sedikit tertawa tapi tawa nya


hilang saat alex melirik tajam pada jhonny


“ tidak nona , tuan tidak pernah seperti


itu pada gadis – gadisnya dulu ,


bahkan tuan sangat terkesan  cuek dan tidak perduli “


jelas bastian


“ benarkah itu “ kata prisil terkejud


dengan perkataan jhonny


dan lalu  menatap alex .


Alex salah tingkah melihat tatapan


prisil , dia malu untuk mengakui apa yang


di katakan jhonny itu benar


“ apa yang kalian bicarakan . “ kata


alex salah tingkah , alex kembali mendorong


kursi roda prisil menuju mobilnya


berada .


Alex membantu prisil masuk kedalam mobil


, setelah selesah jhonny segera mengarahkan mobil


itu ke mansion wijaya . selama di perjalanan prisil hanya


diam melihat keluar jendela begitupun dengan alex ,


dan jhonny terkadang sesekali melihat tuan dan prisil .


tidak ada yang mengeluarkan suara hingga mobil


itu memasuki pelataran mansion megah wijaya

__ADS_1


Di depan pintu telah berdiri ibu alex


untuk menyambut prisil dan juga alex .


jhoony membuka pintu alex dan,  alex


membuka sendiri pintu prisil dan membantunya


untuk keluar dari mobil , alex


menuntun prisil yang masih terlihat lemah .


“ selamat datang kembali di rumah prisil


, “ sambut ibu dan memeluk prisil .


 


“ ibu jngan peluk prisil terlalu lama , prisil


masih butuh istirahat “ kata alex yang


mengganggu kedekatan prisil dan ibunya .


 


“ kau berisik sekali alex ,iya baru saja


akan mengajak prisil masuk “ oceh ibu kesal pada alex


 


 


 “ ayo masuk sayang “ ajak ibu pada prisil


Prisil yang melihat tingkah ibu dan anak


itu hanya bisa menahan tawanya .


prisil pun masuk dan sekarang sudah ada di


ruang keluarga , di luar keluarga sudah ada ayah dan nenek .


 


“ iya , semalam ibu alex meminta nenek


untuk mulai tinggal di sini “ jelas nenek


 


“ benar prisil mana mungkin kami tega


meninggalkan nenek sendiri di apartemen “


kata ibu dan duduk di samping ku


 


 


“ bagaimana setelah kembali kerumah ini


prisil “ tanya ayah


Prisil diam sejenak dan menunduk , dan


tak lama kembali tersenyum tipis


“ tentu senang ayah , hanya saja ada


beberapa yang berbedan dan rasanya ada yang kurang , “


jawab prisil kembali


sedih


Ibu membelai lembut kepala prisil dan


prisil menatap ibu sedih


“ kami juga merasakan apa yang kau

__ADS_1


rasaka sayang , mari kita buka lembar baru sayang ,


kau  dan nenek adalah keluarga kami sekarang , kau


tidak akan sendiri dan kesepian . “ jawab ibu lembut dan memeluk prisil .


Air mata prisil telah jatuh di pipinya


mendengar perkataan ibu alex


“ ibu jangan membuat prisil sedih “  kata alex sebal


 


 


“ kenapa kau terus mengganggu ibu dengan


prisil alex “ tanya ibu kesa


l


“ lihat ibu membuat prisil menangis “


kata alex sembari menunjukan pipi prisil yang masih basah


 


 


“ sudah jangan sedih lagi , aku akan


mengantarkan mu ke kamar mu prisil  “ ajak alex .


sembari menghapus air mata yang ada


di wajah prisil .


 


 


“kau akan membawa calon menatu ibu


kemana lex “ tanya ibu kesal karena di pisahkan dari prisil


 


 


“ pergi dari sini  “ jawab alex singkat


 


 


Ibunya yang mendengarnya sontak kaget


dan berteriak


 


 


“ alex kembali , kembalikan calon


menantu ibu .” kata ibu yang sedikit berteriak


Ayah alex dan nenek hanya tertawa


melihat interaksi antara ibu dan anak


yang seperti anak kecil itu .


 


 


alex tidak menghiraukan teriakan ibunya alex tetap


mengantarkan prisil kekamar prisil


untuk beristirahat .

__ADS_1


__ADS_2