
****
Prisil berjalan gontai menuju kamarnya
tatapannya kosong mdan di dalam otaknya
hanya memikirkan segala pengorbanan
alex untuknya .
prisil terus berjalan hingga berada di depan
kamarnya , prisil pun masuk dan melihat alex
sedang tertidur pulas setelah meminum obat yang
prisil berikan . prisil pun duduk di tepi ranjang
sebelah alex dengan menatap alex sedih ,
prisil menyentuh pipi alex untuk merasakan
apa yang di rasakannya . merasa ada yang
menyentuhnya , alex bangun dari tidurnya
dan melihat siapa yang telah menyentuh pipinya
dan ternyata itu adalah prisil dengan air mata yang
mengalir di pipinya ,
alex pun terkejud dan langsung bangkit dari posisi
tidurnya dan duduk di menghadap prisil . saat
alex akan bertanya prisil sudah memeluknya
terlebih dahulu , prisil memeluk alex dengan erat dan menangis ,
alex semakin kawatir dengan apa yang terjadi dengan prisil
“ kenapa alex , kenapa “ tanya prisil
yang masih dengan menangis
Alex semakin bingung dengan apa yang di
katakan prisil , dan dengan hati – hati alex
melepaskan pelukan prisil . mengusap air mata
yang mengalir di pipi prisil dan menatapnya lembut .
“ apa yang kau maksud prisil ,” tanya
alex lembut dan dan tenang agar prisil juga tenang
__ADS_1
“ kenapa , kenapa kau sembunyikan dari
ku “ tanya prisi yang masih menangis
“ sembunyikan , ? menyembunyikan apa
maksd mu “ tanya alex semakin bingung dan
mulai sedikit panik melihat tangis
prisil yangs semakin menjadi
“ kau menyembunyikan perasaan mu pada ku
“ kata prisil dan tangisnya semakin menjadi
Alex terkejut dengan apa yang di katakan
prisil , mukanya mulai panik . melihat
alex yang panik prisil semakin yakin jika
yang di katakan jhonny benar
“kata kan alex , kenapa kau
menyembunyikan perasaan mu pada ku ,
jangan buat aku semakin merasa bersalah
karena telah menjadi orang yang egois “ kata prisil
Alex hanya terdiam dan raut wajahnya
“ karena aku tidak bisa melukai hati
orang – orang yang aku sayang , kau dan bastian .
lagi pula saat itu kau telah memilih bastian ,
jika aku memaksakan hatiku maka akan ada yang terluka , “
jelas alex dengan raut sedih tapi tetap
menunjukkan senyumnya pada prisil
Prisil yang mendengar penjelasan itu
hanya bisa menahan sesak di dadanya dan
mengigit bibir bawahnya agar suara
tangisnya tidak keluar dari muludnya
“ jadi aku mencoba untuk mengikhlaskan
mu dengan bastian lalu aku menyendiri dan mencoba
melupakanmu di sini , tapi semakin
aku berusaha semakin aku merindukanmu “
jelas alex dan tak terasa butiran air
__ADS_1
matanya mulai mengalir di pipinya .
“ tapi saat aku melihat mu terpuruk
setelah kepergian bastian hati kecil ku bertekad
akan membuat mu bangkit dan membahagiakan mu
dengan semua cinta ku tapi semakin lama aku sadar
jika cinta mu hanya untuk bastia dan tidak untuk ku “
jelas alex dan mengacak rambutnya frustasi
Hati prisil semakin sesak mendengar
penjelasan alex . prisil semakin merasa bersalah pada alex ,
ternyata di telah menyiakan- nyiakan cinta alex yang besar
untuknya , prisil memeluk alex dengan erat ,
“ maaf kan aku , maafkan aku yang tidak
menyadari perasaan ku dan maaf akan ke egoisan ku pada mu “
kata prisil yang masih memeluk alex
“ kau tidak perlu minta maaf , ini salah
ku yang terlalu percaya diri yakin bisa
menggantikan posisi bastian di hati mu
“ kata alex yang masih sedih .
“ jangan katakan itulagi , semua ini adalah
kesalahan ku yang telah egois pada mu ,
dan mengabaikan semua kebaikan mu dan
untuk menebus kesalahan ku pada mu ,
aku akan mencoba membuka hati ku untuk mu
alex ,” jawab prisil
Alex yang mendengarnya perkataan prisil
terkejut , alex melepaskan pelukan prisil dan
menatap prisil tidak percaya
“ benarkah itu prisil “ kata alex tak
percaya
“ kau serius dengan apa
yang kau ucapkan “ lanjut alex yang
berusaha menyakinkan dirinya
__ADS_1
*****