melepaskan

melepaskan
Bab 88


__ADS_3

*****


Prisil terbangun dari tidurnya dan


prisil melihat jam yang ada di sebelah


tempat tidurnya menunjukkan jam 7 pagi .


prisil pun menggerakan tubuhnya ,


 


 


 


saat akan menggerakan badannya prisil merasa


ada tangan yang melingkar di perutnya dan


ternyata itu adalah tangan kekar alex


yang tidur sambul memeluknya ,


 


 


prisil pun  memindahkan tangan alex perlahan dan


mencium kening alex sekilas dan beranjak


dari kamar tidur dan beralih ke dapur


untuk membuat sarapan .


Saat prisil berada di dapur membuka


kulkasanya yang kosong tiba – tiba ada


bunyi bell rumahnya .


Ting ... tong ....


“ siapa pagi – pagi begini yang datang “


batin prisil dan melihat sejenak di monitor


yang ada di samping pintu .


Ternyata itu adalah jhonny yang datang ,


prisil pun membukakan pintu untuk jhonny


“ hai jhonny ada apa pagi sekali sudah


berkunjung “  tanya prisil dan


mempersilahkan jhonny masuk


 


 


“ selamat pagi nyonya saya datang untuk


mengantarkan sarapan untuk nyonya dan tuan


alex dari ibu tuan alex “ jelas


jhonny


 


 


“ begitu , letakkan di meja makan saja


aku akan memanggil alex dulu “ kata prisil


dan menuju kamar


Belum sempat prisil melangkah alex sudah


keluar dari kamar


“ siapa yang datang pagi – pagi begini “


kata alex sambil mengelap mukanya yang


basah karena baru selesai membasuh


mukanya


 


 


“ kau sudah bangun alex , jhonny datang


untuk mengantarkan sarapan  untuk kita “


jawab prisil


 

__ADS_1


 


“ benar kah itu , “ kata alex sembari


melihat makan yang telah tertata rapi


 


 


“ kalau begitu saya pamit dulu tuan


nyonya ,” pamit jhonny


 


 


“ tunggu jhonny duduk lah di meja makan


bersama alex dan mari kita sarapan bersama “


perintah prisil


 


 


“ terimakasih  nyonya saya akan sarapan nanti


saja setelah di rumah . “ kata jhonny menolak


halus tawaran prisil


 


 


“ jhonny “ panggil alex dan


mengisyaratkan untuk mematuhi keinginan prisil


Jhony pun mengikuti perintah tuannya dan


duduk di depan alex , prisil yang melihatnya


tersenyum puas dan duduk di samping


alex sembari mengambilkan makanan


untuk alex ,


 


 


makanan yang sama untuk jhonny .


dan merekapun sarapan bersama


“ jhonny apa kau sudah lama bekerja


untuk alex .?” tanya prisil


 


 


“ iya nyonya saya bekerja untuk tuan


alex sejak tuan alex masih sma , waktu itu


saya juga bersekolah di sekolah yang


sama dengan tuan “ jelas jhonny


 


 


“ berarti kau sudah cukup lama bekerja


untuk alex . “ kata prisil takjuk


 


 


“ iya nyonya kurang lebih seperti itu . “


jawab prisil


 


 


“ ya jhonny sudah seperti saudara dan


sahabat ku  “ lanjud alex


 


 


“ wah .. aku jadi cemburu dengan

__ADS_1


kedekatan kalian “ kata prisil dan menyipitkan


pandangannya kepada mereka


berdua .


Jhony dan alex yang mendengarnya hanya


tertawa melihat tingkah lucu prisil yang cemburu


pada jhonny , dan merekapun sarapan dengan canda


tawa dan senyum yang merekah di pagi hari .


Setelah sarapan dan membuat kan minuman


untuk jhonny dan alex prisil pun bergegas mandi .


merasa prisil telah pergi


alex dan jhonny pergi ke balkon untuk mengobrol


“ bagaimana dengan perintah ku kemarin “


tanya alex


 


“ sudah saya jalankan tuan , para


penanam saham mencabut saham mereka dan


saya sudah menemui nona rizka untuk


pembatalan kontrak dengan proyek pandu , “


jelas jhonny


 


 


“ bagus , tetap pantau terus dan kabari


aku jika ada yang janggal “ jelas alex


 


 


“ bersantailah dulu aku akan bersiap-


siap ke kantor  “ kata alex dan berlallu


pergi ke kamarnya


Jhonny pun mematuhi perintah alex dan


kembali duduk di ruang tengah sembari menunggu


alex bersiap – siap , setelah siap alex pun


berpamitan pada prisil


“ aku pergi ke kantor dulu sayang , aku


akan seger kembali “ pamit alex dan mencium


kening prisil


Prisil pun hanya tersenyum dan melihat


alex yang sudah pergi dengan jhonny untuk


ke kantor . setelah menutup pintu dan


akan kembali ke kamarnya , hp prisil


berdering dan di saat di lihat ternyata


itu adalah rizka


 


“ iya rizka “ jawab prisil


 


“ sil bisakah kau ke butik sebentar ,


ada yang ingin aku bicarakan dan meminta tanda tangan mu .”


pinta rizka .


Prisil diam sesaat , karena prisil belum


meminta ijin alex ,


 


“ aku akan mengabarinya nanti sembari


bersiap – siap “batin prisil


“ oke rizka aku akan ke sana 1 jam lagi “

__ADS_1


kata prisil dan menutup telepon


*****


__ADS_2