melepaskan

melepaskan
Bab 94


__ADS_3

*****


 


 


Alex pun telah selesai meeting dan


bersiap untuk menjemput prisil dan


pulang ke mansion mereka . mobil


alex telah berada di depan butik prisil


dan masuk , tapi tidak menemukan prisil


 


 


 


, alex pun menelpon prisil tapi tidak bisa


di hubungi , alex pun betanya pada


sekertaris nya dan mereka mengatakan jika


prisil akan langsung pulang setelah makan siang .


 


 


 


mendengar penjelasan sekertaris prisil , alex pun


langsung kembali pulang kemansion mengecek


keberadaan prisil tapi tidak menemukan prisil di


mansion , alex pun mulai kawatir dan takut terjadi


hal yang tidak di inginkan pada prisil .


Alex pun memanggil jhonny .


“ cari prisil ke semua tempat , kerahkan


semua orang kita jika perlu , “  perintah


alex yang sudah sangat kawatir


 


 


 


 “baik tuan akan saya laksanakan “


jawab jhonny dan berlalu melaksanakan


perintah alex


 


 


“ kau di mana sayang , semoga tidak


terjadi apa – apa dengan mu “ kata


alex kawatir


Sedangkan di sebuah mansion peinggiran


kota paris prisil masih terbaring belum


sadarkan diri di sebuah kamar . dan tak


lama prisil membuka matanya dan melihat


sekelilingnya ,


 


 


prisil merasa asing dengan kamar ini .


matanya masih melihat ke semua sisi


ruangan itu dan mata prisil tertuju pada


se orang pria yang sedang melihatnya ,


 


prisil melihat lelaki itu dan ternyta pria itu


adalah pandu dan tersenyum melihat prisil


yang sudah sadarkan diri


“ hai sayang kau sudah bangun “ kata


pandu dan bangkit menghampiri prisil


di tempat tidur dan duduk di pinggiran


tempat tidur


 


 

__ADS_1


 “pandu “ kata prisil dan mengeryitkan alisnya


 


 


“ benar sayang , apa kau merindukan ku “


kata pandu dan mendekat pada prisil ,


tapi prisil mundur menjauh dari pandu .


 


 


Merasa prisil menjauh darinya muka pandu


berubah menjadi datar dan menatap dingin prisil


“ kenapa kau menjauh dari ku “ kata


pandu dingin


 


 


“ apa kau tidak senang melihatku “


kata pandu  lagi


 


 


“ kemarilah prisil ,” perintah pandu


dingin


 


 


“ ti... tidak , tidak mau “kata prisil


yang semakin menjauh kan diri dari pandu


 


 


“ KEMARI “ bentak pandu pada prisil yang


semakin membuat prisil ketakutan


 


 


kenapa prisil ?” tanya pandu yang sudah


mulai emosi


 


 


“ apa kau tau selama ini aku mencari mu


, bahkan menunggu mu di depan rumah


nenek mu “ kata pandu


 


 


“ dulu aku belum memiliki kuasa karena


aku belum di anggab oleh ayah karena ibu


ku hanyalah istri ke 2  brasmanta , tapi


sekarang aku sudah punya kuasa


dan aku mengerahkan kekuasaan ku


untuk mencari mu “ kata pandu bercerita sambil


berjalan ke arah jendela


 


 


“ dan sekarang ,aku telah menemukanmu


prisil , maka aku tidak akan melepaskan mu “


kata pandu dan berjalan mendekati


prisil dan naik ketempat prisil berada dan


memegang bahunya


Prisil meronta tapi prisil tidak


mempunyai banyak tenaga untuk


melawa pandu


“ ayo kita mulai semua dari awal , aku


akui aku telah bersalah pada mu waktu itu ,


tapi aku tidak akan berbuat seperti

__ADS_1


itu lagi . “ kata pandu dan berusaha


memeluk prisil tapi prisil mendorongnya


hingga menjauh dari prisil .


 


 


“ kau gila pandu, aku sudah menikah


dengan alex , bagai mana mungkin kau


mengatakan itu “ kata prisil yang mulai


menangis ketakutan


Mendengar nama alex di sebut  pandu pun semakin


emosi dan ngepal tangannya


“ maka tinggalkan dia untuk ku , bukan


kah kau terpaksa menikah dengannya


demi nama perusahaan wijaya , karena


adik alex yang meinggal waktu itu . “ kata pandu


tatapan mengejek


 


 


" dan alex mengganti posisi adiknya untuk


menikah dengan mu " kata pandu


 


 


“ kau salah pandu , aku mencintainya ,


sekarang aku mencintainya “ kata prisil


 


 


“ sekarang katamu , berarti dulu tidak ,


kau bisa melakukannya lagi bukan ,


kau dulu mencintai adiknya sekarang kakak


nya , dan mulai sekarang diriku , bukankah


mudah untukmu mencintai orang baru


prisil “  kata pandu


 


 


 


“ tutup mulud mu , bagaimana bisa kau


 bandingkan dirimu dengan alex ku , alex ku


lebih berharga dari pada diri mu  “  kata prisil lantang


Pandu yang mendengarnya pun semakin emosi


dan amarahnya memuncak


“ ALEX , ALEX , ALEX DAN ALEX , kenapa


harus dia , bukan kah aku yang lebih lama bersamamu , “


kata pandu marah dan


membentak prisil


Mendengar pandu yang marah dan berteriak


padanya prisil terkejud hingga terjatuh  dan menangis ,


melihat prisil yang ketakutan pandu pun berusaha


mendekat dan ingin menyentuh prisil  tapi prisil menghindar .


pandu yang menyadari jika prisil takut padanya


mengurungkan niatnya untuk menyentuh prisil dan


menghela nafas berat


“ sudahlah , kita bicarakan lain waktu ,


istirahatlah , jika kau butuh sesuatu aku ada di luar “


kata pandu dan berlalu pergi


Setelah melihat pandu pergi prisil


menangis sejadi jadinya di kamr itu sembari


memanggil nama alex


 


*****

__ADS_1


__ADS_2