melepaskan

melepaskan
Bab 120


__ADS_3

*******





Alex selalu memperhatikan infus yang ada di tangannya . Dia ingin infus ini segera habis dan segera menuju alamat yang di berikan oleh bastian .




di saat infus itu habis alex membuka infusnya sendiri dan meminum vitamin yang ada di sebelah ranjangnya dan segera mengganti pakaian untuk segera menuju alamat itu .






Alex pun mengemudikan mobilnya ke alamat itu yang tidak lain adalah sebuah rumah sakit di luar kota . Alex pun merasa aneh dan menuju ke kamar yang di maksud oleh bastian .





Alex pun berada tepat di depan kamar yang di maksud oleh bastiaan . Di pegangnya ganggang pintu kamar itu dan membukanya perlahan dan di saat pintu itu terbuka alex melihat sesosok perempuan dengan perut besarnya tengah berdiri di samping jendela menatap kosong .





Alex pun melangkahkan kakinya dan memanggil satu nama yang dia sangat rindukan beberapa hari ini .




“ Prisil .” panggil alex




Wanita itu pun membalikan badannya menghadap alex yang memanggilnya . Merasa tidak asing dengan suara itu wanita itu pun memanggil nama yang sangat dia rindukan




“ alex . “ kata prisil




Alex yang mendengar suara prisil merasa yakin jika itu adalah istrinya . Alex pun segera memeluk prisil yang sangat dia rindukan .





“ Aku sangat merindukan mu sayang “ kata alex sambil memeluk prisil .





“ Aku juga sangat merindukan mu alex . Sangat . Dan sangat merindukan mu “ kata prisil dalam lelukan alex sembari menangis .


__ADS_1





Alex melepas pelukannya dan menatap prisil dan melihat perut prisil . Alex pun berlutut agat sejajar dengan perut prisil dan mencium perut besar prisil




“Kalian juga baik baik saja kan anak – anak papa “ kata alex dan memeluk perut prisil . Prisil hanya membelai lembut kepala alex .





Setelah puas melepas rindunya alex menuntun prisil agar kembali ke ranjang nya . Dan di saat prisil telah duduk di ranjangnya . Hp alex berdering dan mhncul nama bastian di layar hp alex . Alex hanya melihatnya dia merasa ragu untuk menerima telepon itu .




Prisil yang melihatnya memegang tangan alex lembut dan mengisyaratkan untuk menerima telepon itu . Alex pun menuruti kemauan prisil




“ Hallo “ kata alex



“ Kau sudah bertemu dengan prisil “ tanya bastian



“Ya kami sudah bertemu “ jawab alex






“ maaf kan aku alex . Tidak seharusnya aku kekanak kanakan seperti ini . Harusnya aku mendengarkan apa yang kalian jelaskan . Emosi dan ego ku sudah menutup semua nya . Harusnya aku sadari jika kalian juga dalam kesulitan gara – gara kecelakaan ku “ kata bastian di balik telepon





“Dan sekarang aku sadar jika cinta prisil memang lah untuk mu . Karena dari awal prisil dengan ku dia slalu menanyakan dirimu meski kau jauh di paris sana dan sekarang aku sadar jika ini adalah takdir ku . Dan kau memang di takdirkan dengan prisil meski aku sebagai penghalangnya pun tidak akan bisa memisahkan kalian . “ kata bastian lagi






“ Jangan berkata begitu bastian . Kau adik ku dan aku menyayangimu . Kesalahan mu tidak akan menjadi masalah bagi ku karena kau adalah adim kecil ku “ jawab alex





“ Terimakasih alex kau telah memaaf kan ku . Dan aku bastian melepaskan prisil untuk mu dan menerimanya sebagai kakak ipar ku . Berbahagialah selalu . “kata bastian




“ Kau di mana . Kemarilah , ayo kita mulai dari awal lagi kami sudah melupakan semuanya . “kata alex

__ADS_1




“ Kau memang kakak ku yang baik alex . Kau selalu memaafkan semua yang aku perbuat . Tapi sebentar lagi pesawat ku akan lepas landas menuju inggris . Aku akan memulai karir ku di sana dan fokus bekerja . Sampaikan salam ku untuk prisil . Katakan padanya jika aku sangat menyesal “ pamit bastian .





“ Aku juga sudab memaafkan mu bastian . Bisa kah kau tidak pergi dan menunggu keponakan mu ini lahir beberapa bulan lagi . “ jawab prisil yang sedari tadi mendengar perkataannya .




“ prisil . Kau mendengarnya . “ kata bastian



“Tentu semuanya . Cepatlah kembali jika kau tidak ingin tinggal di sini . Aku akan memperke alkan mu pada anak anak ku sebagai paman mereka yang paling tampan . “ kata prisil




“ Terimakasih aku akan kembali demi keponakan ku “ kata bastian dan menutup teleponnya




Alex melihat ke arah prisil dengan senang



“ terima kasih kau telah memaafkan bastian . Aku sebagai kakak nya merasa bersalahnpada mu dan juga aku tifak bisa menjaga mu dengan baik hingga kau mengalami ini semua “ kata alex pada prisil




“ jangan berkata seperti itu . Kau yang salalu mengajariku untuk sabar dan lagi pula sejak kita menikah adik mu juga akan menjadi adik ku juga bukan “ kata prisil dan membelai pipi alex lembut





Mendengar perkataan prisil alex semakin bahagia . Alex melihat mata prisil dengan lembut dan mendekatkan wajahnya pada prisil . Prisil yang mengerti hanya bisa menutup matanya dan membiarkan alex melakukan apa yang dia inginkan .





Bibir alex sudah menyentuh bibir prisil yang merah . Prisil yang merasakan bibir alex pun membalas lumatan lumatan yang alex berikan padanya . Prisil mengalungkan tangannya di leher alex dan alex pun merangkul pinggal prisil yang duduk di depan ya .





Alex yang berdiri juga memper erat pelukannya di pinggang prisil . Karena rindu yang sangat di keduanya .







******


__ADS_1


__ADS_2