
*****
Prisil sudah berada di butik barunya ,
sudah sekitar 1 bulan butik prisil di
buka dan semakin banyak peminat di
butiknya , bahkan beberapa artis kota
itu mempercayakan desain pakaiannya
pada prisil ,
prisil pun menikmati kegiatan barunya
di sana , sesekali alex menemani
prisil , bahkan bukan sekali bisa di
bilang alex selalu menemani prisi di
butiknya , karena jarak kantor dan
butik prisil yang tidak jauh sehingga
membuat alex slalu menemani prisil ,
“ sayang aku datang , ayo kita makan
siang “ kata alex dan masuk ke ruangan
prisil tapi alex tidak menemukan prisil ,
alex pun memangil – manggil prisil dan
alex mendengar suara prisil di kamar
mandi alex pun menghampiri priisl yang
sedang muntah di kamar mandi ,
melihat itu alex pun segera menghampiri prisil
kawatir
“ prisil kamu kamu kenapa ? apa kau
sakit “ tanya alex sembari memegang
kening prisikl mengecek suhu badannya .
“ aku tidak apa –apa alex , mungkin
hanya masuk angin saja atau salah makan saja “
jawab prisil menenangkan alex
Alex pun menggendong prisil dan
membawanya ke sofa yang ada di
ruangan itu . setelah itu alex mengedarkan
matanya dan melihat segelas kopi ya
ng ada di meja prisil , dan mengingat jika
prisil tidak memakan sarapannya tadi pagi .
“ mungkinkah ini penyebabnya “ kata alex
sembari mengambil secangkir kopi itu dengan
wajah datar
Prisil hanya diam tertunduk mengakui
kesalahannya . alex hanya menghela
nafas berat dan menghampiri prisil yang
__ADS_1
tertunduk
“ bagaimana mungkin kau mengisi perut mu
yang kosong dengan segelas kopi ini prisil “
kata alex marah pada prisil karena
kawatir
“ maafkan aku , entah kenapa aku sangat
ingin meminumnya “ kata prisil menjelaskan
yang masih menundukan kepalanya
Alex hanya menghela nafas berat dan
membelai lembut kepala prisil
“ jangan pernah lakukan itu lagi ok “
kata alex
Prisil hanya menganggukan kepalanya
menandakan mengerti maksud alex
“ baiklah kalau begitu kau ingin makan
apa sekarang , “ tanya alex
“ hmm ,,, aku ingin makan spageti “ kata
prisil antusias
“ baiklah aku tau spageti yang enak ,
menggandeng tangan prisil
Merekapun menuju tempat yang alex
maksud dan sesampai nya mereka segera
masuk dan makan .
prisil sangat lahap memakan
spageti itu hingga menghabiskan 2 porsi spageti ,
alex yang melihatnya terkejud
melihat nafsu makan istrinya yang tiba – tiba banyak
“ prisil kau sangat lapar “ tanya alex
takjuk
“ entahlah hanya saja aku merasa ingin
memakan nya banyak – banyak , “ jawab
prisil dan memakan spagetinya lagi ,
Di saat alex dan prisil makan , telepon
alex berbunyi , alex melihat ke arah prisil
untuk meminta ijin , prisil pun
mengganggukan kepalanya yang
menandakan memperboleh kan alex .
alex pun menerima telepon itu dan menelpon
dengan serius . setelah menelpon alex kembali
ke meja dan melihat prisil masih makan dan
__ADS_1
bahkan menambah porsi
“sayang apa kau masih ingin makan lagi ,
“ tanya alex
“ sepertinya begitu “ jawab prisil
“ tapi aku harus kembali ke kantor ada
tamu penting , “ kata alex pada prisil
“ kalau begitu pergilah terlebih dahulu
, aku masih di sini untuk makan “ kata prisil
“ tidak – tidak aku akan
menemanimu hingga selesai makan “ kata alex
“ pergilah alex , bukan kah kau
mengatakan jika itu tamu penting “
kata prisil menyakinkan alex
“ benar , itu tamu penting , baiklha
jika begitu aku akan kembali ke kantor dulu
kata alex dan bangkit dari tempat duduknya
menghampiri prisil
“ sayang hati – hati saat kembali ke
butik nanti , setelh selesaia aku akan
menjemput mu “ kata alex sembari
mengecup kening prisil dan berlalu pergi
Prisil pun melanjudkan makannya hingga
kenyang merasadirinya sudah cukup
kenyang prisil pun bangkit dari duduknya dan
berlalu pergi dari restoran itu .
prisil pun berdiri di pinggir jalanuntuk
mencari taksi dan tiba – tiba ada mobil
berhenti di depannya dan keluarlah
beberapa leleki dengan bertubuh tegab
memaksanya masuk ke dalam mobil ,
“ lepaskankau , siapa kalian “
kata prisil sambil meronta ronta ,
Emerasa prisil memberontak salah seorang
pria itu membekap prisil dengan sarung
tangan yang sudah di beri bius dan tak
lama prisil tak sadarkan diri
Mereka pun memasukan prisil ke dalam
mobil dan pergi
*****
__ADS_1