melepaskan

melepaskan
Bab 93


__ADS_3

*****


Prisil sudah berada di butik barunya ,


sudah sekitar 1 bulan butik prisil di


buka dan semakin banyak peminat di


butiknya , bahkan beberapa artis kota


itu mempercayakan desain pakaiannya


pada prisil ,


 


 


 


 


prisil pun menikmati kegiatan barunya


di sana , sesekali alex menemani


prisil , bahkan bukan sekali bisa di


bilang alex selalu menemani prisi di


butiknya , karena jarak kantor dan


butik prisil yang tidak jauh sehingga


membuat alex slalu menemani prisil ,


 


 


“ sayang aku datang , ayo kita makan


siang “ kata alex dan masuk ke ruangan


prisil tapi alex tidak menemukan prisil  ,


alex pun memangil – manggil prisil dan


alex mendengar suara prisil di kamar


mandi alex pun menghampiri priisl yang


sedang muntah di kamar mandi ,


melihat itu alex pun segera menghampiri prisil


kawatir


“ prisil kamu kamu kenapa ? apa kau


sakit “ tanya alex sembari memegang


kening prisikl mengecek suhu badannya .


 


 


“ aku tidak apa –apa alex , mungkin


hanya masuk angin saja atau salah makan saja “


jawab prisil menenangkan alex


Alex pun menggendong prisil dan


membawanya ke sofa yang ada di


ruangan itu . setelah itu alex mengedarkan


matanya dan melihat segelas kopi ya


ng ada di meja prisil , dan mengingat jika


prisil tidak memakan sarapannya tadi pagi .


 


 


“ mungkinkah ini penyebabnya “ kata alex


sembari mengambil secangkir kopi itu dengan


wajah datar


Prisil hanya diam tertunduk mengakui


kesalahannya . alex hanya menghela


nafas berat dan menghampiri prisil yang

__ADS_1


tertunduk


“ bagaimana mungkin kau mengisi perut mu


yang kosong dengan segelas kopi ini prisil “


kata alex marah pada prisil karena


kawatir


 


 


 


“ maafkan aku , entah kenapa aku sangat


ingin meminumnya “ kata prisil menjelaskan


yang masih menundukan kepalanya


Alex hanya menghela nafas berat dan


membelai lembut kepala prisil


“ jangan pernah lakukan itu lagi  ok “


kata alex


Prisil hanya menganggukan kepalanya


menandakan mengerti maksud alex


“ baiklah kalau begitu kau ingin makan


apa sekarang , “ tanya alex


 


 


“ hmm ,,, aku ingin makan spageti “ kata


prisil antusias


 


 


“ baiklah aku tau spageti yang enak ,


menggandeng tangan prisil


Merekapun menuju tempat yang alex


maksud dan sesampai nya mereka segera


masuk dan makan .


 


prisil sangat lahap memakan


spageti itu hingga menghabiskan 2 porsi spageti ,


alex yang melihatnya terkejud


melihat nafsu makan istrinya yang tiba – tiba banyak


“ prisil kau sangat lapar “ tanya alex


takjuk


 


 


“ entahlah hanya saja aku merasa ingin


memakan nya banyak – banyak , “  jawab


prisil dan memakan spagetinya lagi ,


Di saat alex dan prisil makan , telepon


alex berbunyi , alex melihat ke arah prisil


untuk meminta ijin , prisil pun


mengganggukan kepalanya yang


menandakan memperboleh kan alex .


 


alex pun menerima telepon itu dan menelpon


dengan serius . setelah menelpon alex kembali


ke meja dan melihat prisil masih makan dan

__ADS_1


bahkan menambah porsi


“sayang apa kau masih ingin makan lagi ,


“ tanya alex


 


“ sepertinya begitu “ jawab prisil


 


“ tapi aku harus kembali ke kantor ada


tamu penting , “ kata alex pada prisil


 


“ kalau begitu pergilah terlebih dahulu


, aku masih di sini untuk makan “ kata prisil


 


“ tidak – tidak aku akan


menemanimu hingga selesai makan “ kata alex


 


“ pergilah alex , bukan kah kau


mengatakan jika itu tamu penting “


kata prisil menyakinkan alex


 


 


“ benar , itu tamu penting , baiklha


jika begitu aku akan kembali ke kantor dulu


kata alex dan bangkit dari tempat duduknya


menghampiri prisil


 


 


“ sayang hati – hati saat kembali ke


butik nanti , setelh selesaia aku akan


menjemput mu  “ kata alex sembari


mengecup kening prisil dan berlalu pergi


Prisil pun melanjudkan makannya hingga


kenyang merasadirinya sudah cukup


kenyang prisil pun bangkit dari duduknya dan


berlalu pergi dari restoran itu .


 


 


 


prisil pun berdiri di pinggir jalanuntuk


mencari taksi dan tiba – tiba ada mobil


berhenti di depannya dan keluarlah


beberapa leleki dengan bertubuh tegab


memaksanya masuk ke dalam mobil ,


“ lepaskankau , siapa kalian  “


kata prisil sambil meronta ronta ,


Emerasa prisil memberontak salah seorang


pria itu membekap prisil dengan sarung


tangan yang sudah di beri bius dan tak


lama prisil tak sadarkan diri


Mereka pun memasukan prisil ke dalam


mobil dan pergi


*****

__ADS_1


__ADS_2