melepaskan

melepaskan
Bab 104


__ADS_3

*****


Alex tlah siap dengan setelan jasnya dan


berjalan menuju meja makan untuk sarapan


bersama prisil . alex sedikit terkejud


melihat meja makan yang penuh dengan


makanan tapi tidak di makan oleh prisil ,


dan hanya di lihat saja


“ sayang kenapa kau tidak memakan


sarapan mu “ tanya alex heran


 


“ aku sedang tidak ingin makan sesuatu “


kata prisil


 


“ tapi bukannya kemarin makan mu banyak


sekali “ kata alex


 


“ entahlah aku sedang tidak selera untuk


makan “ jawab prisil


Alex terdiam melihat prisil dan


pandangan alex beralih ke perut prisil


“ apa ini karena dia sedang hamil ,


“  batin alex


Alex pun menundukan kepalanya ke perut


prisil dan mengusab lembut perut prisil


“ anak – anak  papa  jangan buat mama


kalian sakit ya nak . mama mu harus


makan agar sehat dan kuat , “ kata alex


di perut prisil . prisil yang melihatnya hanya


tersenyum lucu melihat tingkah alex .


 


 


“ papa akan belikan apa yang kalian mau


ok , tapi biarkan mama sarapan dulu ya sayang  “


kata alex dan mengecup lembut perut prisil


 


 


“ apa mereka akan menuruti mu “kata


prisil pada alex


 


 


“ tentu karena aku papa mereka dan


mereka adalah anak anak ku “ kata alex


dengan bangganya


Prisil dan alex hanya saling menatap dan


tersenyum manis


“ baiklah sekarang kita harus sarapan


dan berangkat ke kantor nyonya alex “


kata alex dan mengambil makanan


 


 


“ aku akan makan jika kau yang menyuapi


ku “ kata prisil dengan senyum manja


 


 


“ kau sangat manja sekali , “ kata alex


dan mencubil lembut pipi prisil


 


 


“ dan kau memanja kan ku dan membuat ku


makin cinta pada mu “ kata prisil


 


 


“ dan kau membuat ku salau  jatuh cinta padamu

__ADS_1


setiap hari  “ jawab alex dan mengecup lembut


kening prisil


 


 


“ terimakasih alex “ kata prisil menatap


lembut alex


 


 


“ aku lah yang harus berterimakasih


karena kau telah menerima diri ku dan cinta ku


untuk mu “kata alex dan memeluk


lembut prisil .


 


 


“ alex “  kata prisi di tengah tengah mereka pelukan


 


 


“ iya sayang “  kata alex lembut


 


 


“ ayo kita makan , aku mulai lapar “


kata prisil , alex yang mendengarnya melepaskan


pelukan nya dan mulai menyuapi


prisil .


Setelah sarapan prisil dan alex segera


berangkat ke kantor alex . sesampainya


di kantor alex prisil dan alex di sambut


oleh staf dan karyawan alex . prisil pun


senang dengan sambutan para karyawan ,


alex dan prisil pun masuk ke ruang kerja


alex , prisil melihat banyak berkas


yang ada di meja alex ,


 


sayang “ kata prisil dan masuk ke ruangan


yang di makud alex .


Itu adalah ruang istirahat alex biasa


alex tempati di dalamnya ada sofa panjang


kulkas kecil dan bar mini . terlihat


wine merah alex berjejer rapi di dinding nya


 


“ jika kau ingin sesuatu kau bisa


memanggil ku atau jhonny sayang . “ kata alex


dan mengecup kening prisil


 


 


 


“ aku akan meeting sebentar “ pamit alex


.


Prisil hanya menganggukan kepalanya


mengerti yang di maksud oleh alex


“ wah sofa ini cukup besar jika di


katakan sofa “ kata prisil yang berkeliling


di ruangan itu


 


Prisil pun duduk santai di ruangan itu


tapi tak lama prisil bosan dan memilih untuk


berkeliling kantor alex sembari


menyapa para karyawan alex . prisil berjalan


berkeliling dan prisil melihat


segerombolan karyawan yang sedang mengobrol


 


“ hallo semua “ sapa prisil dan membuat


karyawan karyawan itu terkejud dan bangkit untuk

__ADS_1


pergi tapi prisil mencegah


mereka dan mengajak mereka mengobrol


“ duduklah lagi , ayo kita mengobrol “


ajak prisil dan tersenyum ramah


 


 


“ maaf ibu  alex  kami takut pak alex akan


marah “jawab salah satu dari mereka


 


 


“ tenang saja , aku yang mengajak kalian


,” jawab prisil meyakinkan dan mereka pun


duduk kembali


 


 


“ apa kalian sudah lama bekerja di sini “


tanya prisil santai


 


 


“ ya kami mayoritas sudah bekerja di


sini sejak 2 tahun lalu “ kata mereka


 


 


“ kalau begitu pak alex juga lama di


sini “ tanya prisil


 


 


“ yang membangun perusahaan ini adalah


pak alex , dari awal , meskipun perusahaan ini baru


tapi sudah menjadi incaran


banyak orang dan terkenal “ kata satu karyawan


 


 


“ dan apa lagi mulai beberapa bulan lalu


saat pak alex berubah menjadi lebih baik pada


karyawan dan bijaksana . “ kata


mereka


 


 


“ kira – kira setengah tahun belakangan


ini “ kata mereka


 


 


“ sebelum itu pak alex bagaimana “ tanya


prisil penasaran


 


 


“ pak alex sering marah – marah dan juga


bergonta ganti wanita yang dia bawa ke kantor ini “


kata seorang karyawan tanpa


sadar keceplosan


Yang sontak karyawan yang lain


memandang karyawan yang keceplosan dan


mengisyaratkan untuk pergi


“ maaf ibu prisil kami harus kembali


bekerja “  kata mereka dan pergi dari


hadapan prisil


Prisil masih termenung setelah mendengar


perkataan salah satu karyawannya itu .


“ aku bukan yang pertama “ kata


prisil  yang masih bingung


 


 

__ADS_1


****


__ADS_2