
“ hmmm apa ... apa kau akan pergi bekerja"
tanyanya gugup padaku
Aku hanya diam menatapnya
“ boleh kita mengobrol sebentar , ini
tidak akan lama “ tanyanya pada ku
Aku masih terdiam mentapnya . banyak
pertanyan di dalam diri ku , apa dia akan menjelaskan semuanya , tapi kenapa
perasaan ku belum siap untuk tau alasannya berbohong pada ku . seperti yang ku
harap kan atau tidak , tapi aku sendiri juga tidak tau apa yang aku harap kan .
“ sadarlah prisil apa yang kau harap
kan dari semua ini “ batin ku
“ prisil apa kau mendengarku ?” tanya bastian
yang kali ini bingung melihat reaksi ku
“ jika kau tidak bisa tidak apa- apa aku
akan kembali lain waktu . “ kata bastian dan membalikan badannya untuk pergi
“ masuklah .. “ jawab ku yang tidak
sadar mengatakannya . bastian berbalik lagi menatap ku dan masuk kedalam
apartemen ku . ku persilahkan dia untuk duduk dan aku beranjak ke dapur
mengambil beberapa minuman untuk nya .
Untuk sesaat hanya ada keheningan di
antar kami berdu a hingga bastian membuka suara nya
“ bagaimana kabar mu “ tanya bastian
“ tidak cukup baik . “ jawab ku singkat
__ADS_1
Kami kembali terdiam sesaat , terlihat
bastian menatap ku sedih dan kembali menundukkan kepalanya
“ katakan apa yang ingin kau katakan aku
akan mendengarkannya “ kata ku
Bastian diam sesaat dan tak lama mulai
menjelaskan
“ maaf kan aku prisil , aku tidak
bermaksud berbohong tentang keluarga ku , sebenarnya aku akan menceritakan
semuanya tapi hanya menunggu hingga aku pulih . “ jelasnya
“ awalnya aku hanya ingin berada di luar
rumah beberapa saat , tapi lambat laun aku merasa nyaman berada di luar rumah .
dan juga merasa nyaman bersama mu . “ jelas bastian yang sontak membuat ku
terkejud dengat alasannya yang nyaman dengan ku . aku hanya bisa menatapnya
“ dan semakin aku sering bersamamu dan
mendapatkan perhatian mu membuat ku sedikit demi sediki mulai menyukaimu , dan
semakin lama aku sadar jika aku tidak
mau berpisah dari mu . karena itu aku bertahan bersama mu di sini meski aku tau
aku sudah pulih dan sekarang aku tau kenapa aku ingin selalu bersamamu itu
karena kau menyukaimu prisil ,” jelas bastian yang kali ini dia mendekatiku dan
duduk tepat di hadapan ku sembari memegang tangan ku
Aku yang mendengar dan melihat sikap
bastian hanya terdiam menatapnya , aku tidak percaya bastian mengutarakan
perasaan ya pada ku di saat seperti ini . aku bingung harus mengatakan apa-
apadanya . aku hanya bisa menatap mata sendunya yang menatap menanti jawaban
dari ku .
“ prisil aku suka padamu “ kata bastian lagi dan kali ini dengan
sangat lembut dan di iringi dengan senyum manisnya .
__ADS_1
“ apa kamu juga suka pada ku ?” tanya
bastian
Aku masih terdiam menatap nya . dan
beberapa saat aku pun membuka suara
“ tolong beri aku waktu untuk
memikirkannya , aku masih sedikit bingung dengan perasaan ku . “ jawab ku pada
bastian
bastian diam sesaat dan tersenyum kembali
“ tak masalah aku akan menunggu jawaban
mu , setelah kau siap menjawab kabari aku . dan aku harap aku mendapatkan
jawaban yang aku inginkan darimu . “ jabab bastian sambil mengusap punggung
tangan ku dengan lembut
“ dan terima kasih kau sudah
mendengarkan penjelasan ku . apa kau memaafkan ku prisil ?” tanyanya pada ku
dengan tatapan mata yang sangat lembut , seakan aku mulai terjebak di tatapan
itu . aku hanya bisa mengagukkan kepala ku pelan . bastian pun tersenyum
gembira
“ terimakasih prisil , terimakasih kau
telah memaafkan ku “ jawab bastian
senang
“ dan tolong jangan terlalu lama
menggantung perasan ku ini , aku sangat berharap pada mu “ kata bastian yang
sontak membuat ku terkejud aku hanya bbisa terdiam menatapnya
“ kalau begitu aku akan pamit pulang dulu , “ pamit
bastian dan beranjak dari tempat duduk nya
“ bagaimana dengan barang – barang mu di sini . kau tidak membawanya ? “ tanyaku
Bastian hanya tersenyum sejenak “tidak apa -
apa biarkan itu di sini , lain kali akan ku bawa setelah aku tau jawaban dari
__ADS_1
mu “ jawab nya dan berlalu pergi