
*****
Prisil sudah siap dengan baju rapinya
dengan memakai baju yang senada
dengan alex .
prisil turun ke bawah dan menuju
mobil , sesekali prisil menahan sakit
di perutnya tapi prisil masih menguatkan
dirinya ,
alex pun sudah rapi menunggu prisil di
depan mobilnya , melihat prisil yang
berjalan ke arahnya alex pun
menghampiri prisil
“ kau sudah siap sayang “ kata alex
pelan di telinga prisil sembari
mengecup lembut pipi prisil
“ kau nampak cantik dengan dress ini
sayang “ kata alex merayu
“ terimakasih pujiannya alex , ayo kita
berangkat “ kata prisil lembut
Alex pun membukakan pintu mobil untuk
prisil dan membantunya untuk masuk dan
duduk di sebalah alex , setelah selesai
alex pun segera menuju kursi kemudi
dan melajukan mobilnya ke tempat
yang alex maksud ,
sesekali prisil menanyakan akan pergi ke
mana tapi alex masih saja tidak menjawabnya ,
saat hampir sampai di tempat alex memakaikan
penutup mata pada prisil , prisil hanya menuruti
kemauan alex
Hingga akhirnya sampai di tempat yang
alex maksud . dan prisil kebingungan
dengan tempat yang di maksud oleh alex
“ kita sudah sampai sayang , kau diamlah
di sini aku akan membukakan pintu mu “
kata alex dan bergegas membukakan pintu
prisil
“ langkahkan kaki mu perlahan sayang ,
jangan ragu aku ada di sini “ kata alex
dan menuntun prisil keluar .
Prisil berjalan perlahan keluar dari
mobil dan melangkahkan kakinya
sesuai arahan alex , mereka pun
berada di depan sebuah gedung
dan alex pun membuka penutup
mata prisil .
prisil pun membuka matanya perlahan
lahan , prisil mencoba mengamati tempat
yang di maksud oleh alex , setelah
pengelihatannya jelas prisil terkejud dengan
tempat yang alex maksud
Ini adalah kantor pusat wijaya yang
telah di hias oleh orang – orang alex
sedemikian bagusnya dengan hiasan bunga
tulip biru dan asesoris berwarna biru
kesukaan prisil dan di lantai terdapat
karpet merah yang bertaburan kelopak
bunga mawar merah dn di sepanjang pintu
masuk terdapat foto prisil dan alex
entah saat sendiri dan di saat pernikahan
mereka berdua , prisil terlihat kagum
dengan apa yang di rencanakan suaminya
“ kantor wijaya “ kata prisil bingung
pada alex
__ADS_1
“ ya kantor wijaya , tempat pertama kali
kita bertemu sayang “ jelas alex dan
memberikan sebuket bunga tulip biru pada
prisil
“ terima kasih , bunganya sangat indah dan
tempat ini juga sangat indah “ kata
prisil kagum sembari menerima bunga dari
alex
“ jika kala itu aku tidak menabrak mu ,
mungkin aku tidak akan mengenalmu
sayang “ kata alex pada prisil
“ benar saat itu kau menabraku yang
sedang membawa banyak berkas dan kau
meninggal kan ku tanpa mengucapkan maaf “
kata prisil menjelaskan
“ maaf kan aku saat itu sayang , aku
terburu - buru karena ayah sudah
menunggu ku “ jelas alex
“ ayo kita masuk sayang “ ajak alex pada
prisil .
Saat masuk ke dalam gedung prisil
melihat hiasan dan foto – oto tentang
dirinya yang tertata rapi di lorong
kantor , dengan senyum yang merekah
prisil mengamati fotonya satu persatu
“ ini indah sekali alex , apa kau yang
merencanakan ini semua “ tanya prisil antusias
“ tentu sayang , semalam aku
merencanakannya “ jawab alex
sembari memeluk prisil dari
belakang yang tengah
melihat fotonya
– foto ku ini “ tanya prisil lagi yang sedang
melihat foto fotonya
“ aku mengambilnya secara diam – diam
setelah mengenal mu , karena aku sudah
suka dengan mu sejak pertama kita
bertemu “ jawab alex menjelaskan dan
mengajak prisil jalan kembali kesebuah
ruangan
Tak lama alex dan prisil sampai di depan
ruangan yang di maksudoleh alex . itu
adalah ruang meeting alex dan prisil
pertama bertemu .
di depan pintu yang telah terhias rapi
itu alex mengambil sebuah kotak dan
membuka pintu itu . di dalam ruangan
itu juga sudah terdapat meja yang
berhiaskan bunga dan asesoris yang
indah .
dan di dekatnya ada kelopak buang
yang di bentuk hati . alex pun
mengajak prisil berdiri di sana dan alex
pun berlutut di hadapan prisil .
prisil hanya melihat
perilaku alex dengan bingung
“ prisil terima kasih kau telah rela
menemaniku dalam suka mau pun duka ,
terimakasih kau juga menerimaku sepenuh
hati mu , terimakasih kau telah rela menjadi
ibu dari anak – anak ku , dan terima kasih
kau telah hadir dalam hidup ku “ kata alex
dengan tatapan lembut
“ hari ini tepat satu tahun pernikahan
kita , meski awalnya pernikahan ini hanya
__ADS_1
kompromi biasa , tapi dengan cinta ku ini
aku kau akhirnya bisa menerimaku
dengan lapang dada , terimakasih semuanya
prisil , aku mencintaimu “ lanjud alex dan
memberika sebuah cincin berlian di
jari indah prisil setelah menyematkan
itu alex memeluk prisil dengan lembut
“ happy anniversary pernikahan yang
pertama sayang “ kata alex lembut di
telinga prisil
Prisil hanya terharu melihat ke
romantisan suaminya itu , prisil
tidak menduga jika alex akan
menyiapkan ini semua untuk
peringatan hari pernikahannya
yang pertama , prisil hanya bisa
membalas pelukan alex dengan
tetesan air mata bahagia , prisil
pun melepaskan lembut pelukan alex
“ happy anniversary pernikahan yang
pertama juga alex ku sayang . “ kata
risil pada alex
“ terimakasih juga kau telah hadir dalam
hidup ku , terimakasih juga kau telah menjaga ,
melindungi ku dan mencintaiku . aku tidak bisa
membayangkan jika aku tanpan mu sekarang “
jawab prisil lembut sembari membelai lembut
wajah alex
“ semoga kita tidak akan terpisahkan dan
pernikahan kita akan abadi selamanya .”
lanjud prisil
“ dan hidup bahagia bersama keluarga
kita hingga maut memisahkan nanti “ kata
prisil dan mencium lembut bibir alex .
Alex pun melepaskan ciuman prisil dan
menatap lembut prisil
“ untuk selamanya , I love you prisil “
kata alex dan tersenyum manis
“ i love you too alex “ jawab prisil dan
membalas senyum alex .
Alex pun menyentuh pipi prisil lembut
dan mencondongkan wajahnya ke arah
prisil dan mencium prisil kembali dengan
lembut , lumatan dan lumatan alex berikan
pada prisil begitu pula dengan prisil
yang membalas ciuman alex ,
hingga prisil melepaskan ciumannya
karena merasakan sakit yang luar biasa
di perutnya .
“ aw ... aw .. “ kata prisil merintih
kesakitan .
Alex yang melihatnya pun panik dan
menuntun prisil untuk duduk
“ kau kenapa sayang “ tanya alex panik ,
tapi tidak ada jawaban dari prisil karena
prisil sedang kesakitan dan merasa
ada yang mengalir di kakinya . alex
pun melihat ke arah kaki prisil dan alex
melihat cairan bening mengalir dari
kaki istrinya .
“ alex sepertinya ketupannya pecah dan
aku akan segera melahirkan “ kata prisil
yang menahan kesakitannya
“ apa sayang , melahirkan “ kata alex
panik
******
__ADS_1