melepaskan

melepaskan
Bab 89


__ADS_3

*****


Prisil pun sudah siap pergi ke butik .


sembari jalan ke bawah prisil mencoba


menelpon alex dan jhonny berkali – kali tapi


tidak ada jawaban dari keduanya ,


“ lebih baik aku tinggalkan pesan saja


pada alex


To        : suami ku alex


From   : : prisil  


 


Alex aku akan ke butik sebentar


Aku menelpon tapi tidak ada jawaban dari


mu


Prisil pun menghentikan taksi dan segera


ke butiknya , tanpa prisil sadari sudah ada


mobil yang mengikuti prisil  . sampai di butik


prisil segera masuk ke butik nya . mobil itu


pun juga berhenti di depan butik prisil


menunggu prisil keluar lagi


Prisil segera masuk ke ruangan nya yang


ternyata di dalam sana sudah ada rizka yang


menunggunya dengan tumpukan berkas yang


menggunung .


“ selamat pagi nyonya alex , “ sapa


rizka


 


“ selamat pagi rizka ,tumpukan  apa ini yang


ada di meja ku . “ tanya prisil


pada rizka


 


“ ini adalah laporan yang harus anda


tanda tangani nyonya “ jawab rizka sopan


 


“ ayolah rizka “ kata prisil yang tida


suka di panggil nyonya


 


“ baiklah aku mengerti “ jawab rizka


dengan tertawa .


 


 “ laporan dan proyek – proyek terbaru yang


baru kita dapatkan , setelah membatalkan kontrak


dengan proyek bapak pandu kita mendapatkan


5 prosyek lain “ jelas rizka


Mendengar nama pandu prisil menatap tajam


rizka .


“ kenapa ada pembatalan “ tanya prisil

__ADS_1


 


 


“ karena para pemegang saham di proyek


itu mencabut saham mereka , jadi otomatis kita


tidak bisa bekerja sama lagi dengan mereka jika t


idak kita akan rugi besar . “ jelas rizka .


Prisil diam sejenak berpikir , siapa


yang bisa menggagalkan prosyek itu jika bukan


dari ayahnya yang berkuasa


“ apa semua ini ada hubungannya dengan


percakapan alex dan ayah nya , apa alex ada di


belakang semua ini “ batin prisil .


“ prisil bagai mana kita mulai dengan


laporan yang ini ,” kata prisil yang


menyadarkannya dari lamunannya ,


 


“ baiklah laporan yang itu “ kata prisil


dan menuju mejanya untuk bekerja


Jam sudah menunjukkan jam 5 sore prisil


dan rizka baru selesai mengerjakan semua


laporan yang menumpuk .


“ akhirnya selesai juga “kata prisil dan


menyandarkan punggungnya di kursi sofa di


kantornya begitu pula rizka


 


 


paris dan akan kembali 4 bulan lagi saat


pernikahan mu dengan brian “ kata


prisil


 


 


“ kenapa cepat sekali kau kembali “ kata


rizka kecawa


 


 


“ bisnis alex bisa terbengkalai bila di


tinggal terlalu lama “ jelas prisil


 


 


“ alex kan bisa kembali keparis sendiri


dan kau di sini “kata rizka


 


 


“ dia tikdak mau berpisah jauh dari ku ,


aku pun juga begitu “ kata prisil dengan sedikit malu – malu


 

__ADS_1


 


“ aku lupa jika kalian ada lah pengantin


baru meski sudah 4 bulan lamanya menikah “ kata rizka


 


 


“ jangan berpikir begitu nanti kau juga


akanmerasakan apa yang aku rasakan ini “


jelas prisil dan memeluk sahabatnya itu .


 


 


“aku akan pulang sekarang , kau jangan


lah lembur segera pulang dan beristirahat ,


salam untuk brian nanti jika


bertemu “ kata prisil pamit dan beregas pergi


Prisil pun keluar dari butik berencana


mencari taksi untuk pulang , sedangkan


seorang pria yang sedari tadi menunggunya


pun merapikan bajunya dan akan keluar menyapa prisil ,


 


 


 


lelaki itu tak lain adalah pandu , dia sudah


menunggu prisil dari apartemennya dan mengikuti


prisil hingga butiknya dan menunggunya keluar ,


dan di saat pandu akan turun ada sebuah mobil yang


berhenti di depan prisil dan pandu pun


“ mobil siapa itu “ kata pan du


penasaran


Di lihatnya dengan seksama keluarlah


seorang lelaki dari dalam mobil itu dan


ternyata itu adalah alex suami prisil


“ kenapa lelaki itu harus salu muncul “ dengus


kesal  pandu


 


 


“ aku harus mencari cara lain jika


ingin bertemu dengan prisil . “ batin pandu


dan menyalakan mobilnya dan


bergegas pergi .


 


 


Sedangkan prisil masuk ke mobil alex dan


pulang ke apartemen .


****


 


 

__ADS_1


__ADS_2