
*****
---- Prisil ----
Aku sudah siap dengan pakaian tebal ku
karena alex mangajak ku untuk makan
malam di luar dan berjalan – jalan di kta
paris . sebelum sampai di tempat makan malam
aku melihat ada toko asesoris untuk pria dan di
saat aku melihatnya aku berpikir akan membelikan
sebuah hadiah untuk alex , karena selama ini alex
sering memberi hadiah padanya tapi aku
tidak pernah memberi satu hadiah untuknya .
Mobil pun berhenti di salah satu restoran
mewah langganan alex , alex pun mengajak
ku untuk turun . kami pun memasuki
restoran itu dan memesan beberapa makanan untuk
kami makan .
di sela – sela makan hp alex berdering
alex membalikkan layarnya seperti biasa karena alex
tidak mau ada yang mengganggunya saat makan
bersama ku . tetapi hp itu terus berdering , alex pun
mengambil hpnya dan akan mematikannya tapi
aku melarangnya dan menyuruhnya untuk
menerima telepon itu karena aku pikir penting dan aku
akan ketoilet sebentar selama dia menelpon
“ terimalah teleponnya . aku akan
meninggalkan mu ke toilet sebentar “ pamit ku .
Alex hanya menganggukan kepalanya dan
menerima teleponnya . aku pun berlalu menuju toilet .
dan saat aku kembali dari toilet ternyata alex masih
menerima teleponnya , aku tidak ingin mengganggu
alex menelpon ,
“ apa sebaiknya aku pergi sejenak ke
toko itu selagi alex menelpon , toh tidak jauh
dari sini dan juga tidak membutuhkan waktu lama “ pikir ku
Aku pun melangkah keluar restoran itu
dan menuju toko yang aku lihat tadi dan membelikan
hadiah untuk alex . aku pun masuk dalam toko asesoris itu ,
aku melihat - lihat yang di jual oleh toko itu
mata ku tertuju pada penjepit dasi dan dasi
berwarna merah dan perak yang ada di meja
etalase ,
aku berpikir bahwa barang ini akan berguna untuk
alex bekerja . aku pun meminta pelayan untuk
membungkuskannya dengan kotak kado untuk ku ,
setelah membayarnya di kasir aku pun bergegas untuk
__ADS_1
kembali tapi saat aku kembali aku sedikit lupa dengan jalan
yang aku lalui tadi
“ ke arah mana ya restoran yang tadi itu
“ pikir ku bingung
“ sepertinya lurus kedepan “ pikir ku
dan terus melangkah ke arah yang aku yakini .
Tetapi setelah berapa lama aku merasa jika jalan
ini bukan yang aku lewati tadi , aku pun kembali ke
jalan yang tadi tetapi masih tidak menemukan restoran itu ,
aku pun mencoba melewati jalan lain dansaat aku berjalan
salju pun mulai turun dan semakin lama semakin lebat
“ aku harus menemukan restoran itu
sebelum salju semakin lebat “
pikir ku dan terus berjalan mencari
Aku pun menyadari jika aku telah
tersesat , aku pun merogoh tas yang aku bawa
mencari hp ku , tapi ternyata
tidak ada di dalam tas ku .
“ di mana hp ku , se ingat ku aku sudah
meletakkan dalam tas , apa tertinggal di mobil ya “bingung ku
“ aku juga tidak hafal dengan nomor
telepon alex “ kata ku semakin panik .
aku pun terus berjalan hingga aku merasa
lelah dan duduk di kursi taman di bawah
yang turun semakin lebad . aku
mulai merasa dingin tapi untungnya baju yang aku
gunakan cukup tebal dan hangat
-----
Sementara itu di restoran alex telah
selesai menelpon dan mencari keberadaan prisil ,
alex terus menunggu prisil , sampai akhirnya alex
merasa kawatir dan menyusul prisil ke toilet dan ternyata
di toilet tidak ada seorang pun di sana .
hal itu membuat alex panik
“ kemana perginya prisil?” kata alex
bingung
Alex pun melihat keluar jendela dan
ternyata salju sudah mulai turun dan cukup lebat ,
alex pun pergi menuju kantor keamanan restoran
itu dan meminta untuk melihat cctv restoran itu
dan alex melihat rekaman beberapa saat lalu .
alex melihat prisil keluar seorang diri
dari restoran itu , alex pun bergegas pergi ke
arah prisil pergi .
alex terus mencari prisil di jalanan itu tanpa
memakai mantel nya , alex hanya memakai
__ADS_1
baju biasa bahkan tidak cukup hangat untuk
dirinya , tapi rasa dingin itu tidak
dia hiraukan , di dalam pikiran alex hanya ada prisil .
Alex menghubungi nomor prisil tapi tidak
ada jawaban , alex sangat kawatir dan panik
takut terjadi yang tidak – tidak pada
prisil , jika itu terjadi alex tidak akan bisa
memaafkan dirinya sendiri karena
membuat prisil mengalami hal buruk .
alex terus mencari prisil bahkan di gang – gang kecil .
alex pun menelpon jhonny dan anak buahnya
dan menyuruhnya untuk mencari prisil sekarang juga ,
alex tidak memperdulikan badannya yang
mulai kedinginan karena di terpa hujan salju yang
cukup lebad . alex mulai susah bernafas
menandakan bahwa alex sudah mulai lemah karena kedinginan .
Hingga alex melihat seorang wanita yang duduk
di bawah pohon meringkuh melindungi tubuhnya
agar tidak terkena salju . alex melihatnya dengan
teliti dan ternyata itu adalah wanita yang sedang dia cari
yaitu prisil , alex segera menghampiri wanita itu dan memeluknya
“ akhirnya aku menemukan mu “ kata alex
dengan nafas yang tersenggal – sengal karena
berlarian sedari tadi mencari prisil .
“ alex ... “ jawab prisil di dalam
pelukan alex
Prisil merasakan badan alex semakin
berat dan sekarang membebani tubuh prisil
tapi prisil masih bisa menopangnya
“ alex .. kau tidak apa – apa “ tanya
prisil karena merasa aneh dengan tubuh alex .
prisil pun menyentuh badan alex yang memakai baju
terlihat basah dan dingin . di saat menyentuhnya betapa
kagetnya prisil karena panasnya suhu badan alex .
“ alex kau demam “ kata prisil di saat
prisil akan melihat wajah alex , ternyata alex
sudah terjatuh di pangkuan prisil .
Prisil panik melihat alex yang pingsan
di pangkuaannya
“ alex .. alex .. sadarlah alex , alex ... “ panggil prisil
pada alex yang pingsan sambil menepu k- nepuk pipi alex .
Prisil mulai panik , prisil memegang
dahi alex dan ternyata benar jika alex demam .
“ alex ... alex ... bangun alex .. alex .. “ teriak prisil pada alex
Dan tak lama jhonny datang dan membantu
prisil ke rumah sakit
__ADS_1
****