melepaskan

melepaskan
Bab 118


__ADS_3

*******




Sudah 3 hari berlalu . Alex masih berada di kamar meratapi foto prisil di kamarnya . Alex masih saja menunggu kabar dari jhonny , polisi dan juga orang – kepercayaannya . Ibu alex tetap mangamati alex yang sangat kacau . Saat ibu nya berdiri di ambang pintu ayah alaex datang dan melihat alex yang sangat kacau . Alex pun tidak memakan apapun sejak mengetahui prisil telah hilang . Bada alex juga sudah mulai lemah . Melihat itu ayah alex menghapiri nya



“ Alex . Makanlah dulu . Kau harus memiliki tenaga u tuk mencari istrimu dan anak – anak mu “ kata ayah pada alex .



Alex masih saja diam menatapa foto prisil . Ayah yang melihatnya sangat sedih dan terpukul . saat ayahnya akan beranjak pergi alex pun menoleh menghadap ayahnya



“ Kemana lagi aku haruz mencari prisil dan anak – anak ku ayah . Otak ku sudah tidak bisa berpikir mengetahui prisil yang sedang lemah hilang ayah . “ kata alex sembari menangis .



Ibu alex yang melihatnya tak kuasa melihat anak nya menangis sedih . Ibu tau bahwa alex sangag mencintai prisil . Tapi ibu juga tau jika alex juga tidak tega untuk melihat adiknya bastian tersakiti lebih lama lagi . Karena itu alex tetap diam meski tau bahwa dalang di balik hilang nya prisil ini adalah ulah bastian .



“ Aku harus melakukan sesuatu “ kata ibu dan berlalu pergi dari kamar alex .

__ADS_1


-----



Bastian membuka pintu kamar prisil . Dia melihat prisil yang sedang tertidur di ranjangnya tapi bastian merasakan ada yang aneh dengan prisil . Merasa pernasaran bastian menghampiri prisil yang sedang tidur dan membangunkannya untuk sarapan dan basgian akan mengajaknya untuk berjalan di taman dekat villa .



“ prisil ... bangunlah , ayo sarapan “ kata bastian sembari sedikit mengguncang tubuh prisil tali tidak ada respon dari prisil . Sekali dua kali bastian masih merasa biasa tapi di saat ketiga kalinya bastian mulai sedikit panik dan semakin mengguncang tubuh prisil . Bastian mengecek detak jantung prisil di pergelangan tangannya dan semakin pucat wajah bastian mengetahui denyut nadi prisil yang lemah . Seketika alex langsung membawa prisil ke rumah sakit terdekat untuk menolong prisil .



Mobil bastian melaju rumah sakit untuk memberi pertolongan pada prisil dan anaknya . Setelah sampai bastian segera memanggil dokter dan suster untuk membawa prisil ke dalam dan memeriksa prisil .




“ Dokter bagaimana keadaan prisil “ tanya bastian pada dokter .


“ Keadaannya buruk dia sangat kekurangan cairan , kurang gizi karena dia sedaang hamil dan juga mengalami syok . Saya sarankan ibu prisil untuk di rawat beberapa hari untuk mengontrol kesehatannya . “



“ Baik dokter . Lantas kapan saya bisa menemuinya “ tanya bastian .


“ Anda bisa menemuinya di saat sudah di pindahka ke ruang rawat inap “ kata dokter

__ADS_1


“ baiklah dokter . Terimakasih atas bantuannya “ kata bastian dan menjabat tangan dokter itu


“ sama – sama bapak bastian . Kalau begitu saya permisi dulu “ kata domter itu dan berlalu pergi



Bastian pun duduk dan sedikit mengacak acak rambutnya . bingung apa yang harus dia lakukan . Dan di saat bastian melihat prisil keluar dan di bawa keruangannya bastian mengikutinya dari belakang . Saat sudah sampai dj kamar inap prisil hp basgian berdering dan di layar itu Muncul tulisan ibu . Bastian pun menerima telepon itu



“ Iya ibu ada apa “ kata bastian


“ Bisakah kau pulang ke mansion alex sebentar bastian . Ibu ingin berbicara dengan mu sebentar . “ kata ibu di balik telepon .


“ baiklah ibu aku akan segera ke sana “ kata bastian dan menutup teleponnya .



Setelah memastika prisil telah berada di kamar inap dengan baik bastian meninggalkan prisil dan menuju ke mansion alex menemui ibunya .




*******


__ADS_1


__ADS_2