
******
Pagi pun tiba , alex membuka matanya dan
melihat prisil tidak ada di sampingnya ,
begitu pula dengan anak – anaknya yang
sudah tidak ada di ranjang mereka .
alex pun mencari keberadaan mereka di
setiap sudut kamar mereka tapi tidak
menemukannya , di ambilnya juga tidurnya
dan keluar mencari keberadaan mereka
ber empat .
Ternyata mereka tengah berada di
taman belakang sedang
berjemur menikmati cahaya matahari ,
“ ternyata kalian di sini “ kata alex lega
Prisil pun membalikkan badan dan melihat
ke arah alex yang sudah berada di belakang
nya . alex pun memeluk tubuh prisil
dan mengecup kening prisil dengan lembut .
“ selamat pagi sayang , kenapa kau
meninggalkan ku sendiri di kamar “
kata alex pada prisil
Prisil pun terkejud melihat tingkah alex
yang menciumnya secara mendadak di
depan anggota keluarga yang berada di sana .
“ alex , apa yang kau lakukan , ada ayah
ibu nenek dan juga bastian “ kata prisil tersipu
malu dan sedikit mendorong
tubuh alex
“ mereka sudah biasa sayang “ jawab alex
santai
“ tenang saja sayang kami sudah terbiasa
melihat alex seperti itu setelah menikahi mu “
jawab ibu yang juga santai dan
tetap fokus dengan si kembar
“ tapi ibu ... “ jawab prisil tetapi
terpotong oleh perkataan bastian ,
“ dia memang cabul “ jawab bastian
sembari melirik nakal pada alex
“ hentikan omong kosong mu , ada anak
kecil di hadapan mu “ jawab alex pada
bastian yang di jawab tawa oleh semua
orang
“ lihat lah itu aku sedang di bully oleh
keluarga ku , setidaknya lindungilah suami
mu yang tampan ini “ kata alex
sembari bermanja pada prisil yang masih
ada di depannya
Melihat tingkah manja alex prisil hanya
bisa tertawa kecil
“ kau juga menertawaiku “kata alex pada
prisil
“ sudah – sudah , mandi lah terlebih
dahulu , hanya kau seorang yang
__ADS_1
belum mandi , setelah mandi turunlah dan mari
kita sarapan bersama “ jawab prisil
dan mengelus lembut punggung alex
Alex hanya mengganggukan kepalanya dan
segera kembali ke kamar dengan muka
cemberut , prisil masih menahan tawanya
melihat raut wajah alex yang seperti anak kecil .
setelah melihat alex pergi
prisil pun kembali fokus dengan si kembar
yang berjemur .
Semua anggota keluarga pun sudha berada
di meja makan untuk sarapan begitu pula
si kembar yang berada di kereta dorong
mereka yang berada di sebelah prisil ,
tak lama alex pun turun dan bergabung
dengan seluruh anggota keluar ga yang lain .
setelah menyapa anak – anaknya
alex pun duduk di kursi nya yang berada
di sebelah anak – anaknya .
“ semua sudah di sini , mari kita
sarapan bersama – sama “ kata
ayah membuka pembicaraan
“ makanlah yang banyak prisil ibu sudah
menyiapkan makanan penambah asi untuk mu “
kata ibu sembari memberi sepiring
penuh makanan pada prisil
“ terimakasih ibu , “ jawab prisil
sembari menerima piring dari ibu
Sebelum itu prisil mengambilkan makanan
untuk alex sesudah itu prisil pun memakan
makanannya smbari memperhatikan anak
– anaknya
Di tengah – tengah sarapan alex
mengatakan sesuatu pada ayahnya .
“ ayah bolehkan aku lebih lama dengan
anak – anak ku . paling tidak beberapa minggu “
kata alex pada ayahnya
“ atau aku langsung bawa anak- anak ku
ke paris saja agar aku bisa fokus dalam bekerja “
tambahnya lagi
Mendengar itu ibu langsung menjawab
dengan tegas
“ tidak , kau tidak boleh membawa cucu –
cucu ibu ini ke paris , kau mau memisahkan
ibu dengan cucu – cucu ibu “ kata
ibu jelas dan tegas pada alex
“ tidak ibu , hanya saja aku tidak bisa
meninggalkan prisil dan anak- anak ke
paris sendirian “ kata alex yang juga sedih
“ kau tidak harus kembali ke paris , kau
bisa pegang perusahaan ayah di sini sementara ,
untuk urusan paris biar bastian
yang mengurusnya di sana “ kata ayah
__ADS_1
“ tidak , aku juga tidak bisa jauh
dengan keponakan – keponakan ku ini “
jawab bastian
“ lalu siapa yang akan pergi ? ayah ke paris ? “
kata alex yang juga bingung
Semua mata tertuju pada ayah yang
meng artikan jika mereka menyetujui usul ayah ,
ayah yang mengerti membelalakan
matanya tidak percaya dengan maksud mereka
“ tidak , tidak , ayah juga tidak bisa
jauh dari si kembar , aku kakek mereka ,
kalian tau itu kan “ jawab ayah
membela diri .
“ lantas siapa ayah yang bisa
menggantikan aku ?” tanya alex lagi pada ayah
“ sudahlah , kau punya banyak karyawan
di sana biar mereka yang menghendel kau
memantaunya dari sini saja “ jelas ayah
yang mulai frustasi di cerca banyak
pertanyaan oleh alex
“ baiklah “ jawab alex puas dan
mengedipkan mata pada bastian yang
di balas dengan senyuman kemenangan oleh
bastian
Sarapan pagi pun berjalan dengan
sempurna dan penuh ceria , setelah
sarapan prisil membawa si kembar ke ruang
tengah untuk menikmati waktu bersama
dan tiba – tiba datang lah vero dengan
berbagai hadiah yang di bawa oleh
pengawalnya .
“ selamat siang semuanya , tante vero
datang membawa hadiah untuk si kembar “
kata vero dan berjalan masuk ke ruang
keluarga .
“ letakkan hadiah nya di sana saja “ kata vero
pada pengawalnya ,
“ selamat siang juga vero “ jawab ibu
“ apa yang kau bawa itu “ tanya ibu
penasaran dengan apa yang di bawa vero
“ tentu aku membawa hadiah untuk si
kembar tante .” jawab vero dan
menunjukkan hadiah – hadiah yang dia
bawa untuk anak – anak prisil
“ wah ... banyak sekali hadiah yang kau
bawa vero “ kata ibu dan menghampiri
hadiah hadiah itu
“ tentu tante , untuk si kembar yang
lucu maka vero harus memberi mereka banyak hadiah “
jawab vero dan menatap alex
Alex yang melihat nya hanya mengalihkan
pandangannya .
*****
__ADS_1