
******
Setelah makan selesai makan prisil memberi
obat pada alex untuk di minum olehnya .
prisil pun membereskan piring dan
membawanya ke dapur ,
wajah alex masih terlihat sedih ,
alex hanya melamun menatap ke arah depan ,
prisil pun telah kembali ke kamar dan melihat alex
sedang melamun , prisil pun duduk di samping alex
“ alex , apa yang sedang kau pikirkan ,
kenapa raut wajah mu sedih “ tanya prisil dan
membuat alex sadar dari lamunannya
“ oh ... tidak apa – apa aku hanya
memikir kerjaan ku saja “ kata alex berbohong
“ libur lah sejenak dari kerjaan mu alex
, kau harus istirahat “ kata prisil sambil
memperbaiki selimut ku agar lebih
menutupi tubuh alex
“ aku akan berada di sini menemanimu “
kata prisil dan beralih duduk di sofa dan
mengecek laporan yang di kirim oleh
riska di leptonya
Alex hanya melihat prisil dengan
bermacam petanyaan di pikirannya
“ apa kau tidak pernah sekali saja
melihat cinta ku pada mu prisil “ batin
alex
“ apa aku yang terlalu berharap jika kau
akan mencintaiku dengan seiring waktu “
__ADS_1
batin alex lagi
“ apa kau tau betapa aku sangat
mencintaimu , “ batin alex lagi
Sesekali prisil melihat ke arah alex
yang memandangnya dan tersenyum
alex pun membalas dengan senyum manis di balik
sedihnya .
prisil fokus pada kerjaannya hingga
tak terasa suda larut malam
Prisil pun menutup leptop nya dan
bergegas untuk tidur karena jam
menunjukkan tengah malam , pandangannya
beralih menatap alex yang belum tidur dan
malah memandang prisil
“ alex kenapa kau belum tidur dan kenapa
kau malah menatap ku terus “ tanya prisil
jawab alex
“ jangan mulai menggoda ku alex “ kata prisil
“ prisil apa sebaiknya aku pindah saja
ke kamar ku “ kata alex pelan
Prisil pun duduk di samping alex .
“ kan aku bilang akan merawat mu alex ,
jadi kau tetap berada di sini hingga pulih “ j
elas prisil dan memegang dahi
alex untuk menegecek suhu alex ,
Prisil pun terkejud saat memegang dahi
alex yang lumayan panas , prisil pun segera
mengambil termometer dan meletakkan
di tubuh alex .
Alex menggenggam tangan prisil
“ aku baik – baik saja prisil “ kata
alex yang mulai lemas
__ADS_1
“ baik bagaimana kau kembali demam alex
liat ini suhu badan mu tinggi “ jawab prisil dan
menunjukkan hasil dari termometernya .
“ istirahatlah aku akan menyiapkan
kompres untuk menurunkan panas mu . “
perintah prisil dan bergegas mengambilnya
di lantai bawah
Alex merebahkan badannya dan memejamkan
matanya dan bergumam
“ jangan berharap banyak alex , sadarlah
hanya bastian di hati prisil “ kata alex pada dirinya sendiri
Tak lama prisil sudah kembali dengan
membawa air kompres untuk alex . dengan
telaten prisil mengompres alex yang
sedang demam , alex hanya bisa melihat
prisil dengan matanya yang sendu
“ tidurlah alex , aku akan di sini hingga
panas mu turun , “ kata prisil lembut
“ tapi kau juga butuh istirahat prisil .
“ jawab alex pelan
“ aku akan istirahat setelah panas mu
turun “jawab prisil
“ tapi sil ....” kata alex terpotong oleh
kata – kata prisil
“ sudah lah menurutlah , tidur agar kau
cepat sehat , ini perintah “ kata prisil
Alex pun hanya bisa menuruti perkataan
prisil ,, alex pun memejamkan matanya dan tidur ,
sedangkan prisil tetap siaga mengonpres dan mengecek
demam alex , dan setelah beberapa saat demam alex sudah
mulai normal prisil pun mengistirahatkan sejenak dan
menidurkan dirinya di sofa sambil terduduk .
******
__ADS_1