melepaskan

melepaskan
Bab 132


__ADS_3

*****


Seminggu pun berlalu , hari ini adalah


acara 7 bulanan prisil dan sekarang prisil


dan alex berada di mansion wijaya ,


 


 


kesibukan terlihat di taman belakang


wijaya banyak bunga dan beberapa


alat adat 7 bulanan . prisil melihat para


pelayan tengah sibuk menghias dan


menata taman .


 


 


tiba – tiba tangan kekar melingkar


di perut besar prisil . prisil terkejut


dan membalikan badannya dan


ternyata itu adalah suaminya alex


“ kau mengejutkan ku saja alex “ kata


prisil


 


“ aku merindukan mu sayang “ jawab alex


sembari menciumi lembut wajah prisil .


 


“ kau sedang ingin bermanja – manjaan “


tanya prisil


 


“ apa salahnya jika aku bermanja – manja


dengan istriku sendiri “ jawab alex


 


“ aku suka “ jawab prisil dengan tatapan


menggoda


 


“ apa kau menggoda ku sayang “ jawab


alex tak kalah menggoda prisil


Prisil hanya tersenyum malu dan


bermesraah dengan alex di balkon


kamar mereka  ,


 


sedangkan di bawah balkon ada


seseorang yang sedari tadi memperhatikan


mereka berdua . bastian tengah duduk


memperhatikan aktifitas prisil dan alex


sambil meminum jus . dan muncullah


kejahilan bastian . di bukannya kacamata


yang menutupi matanya dan berteriak


memanggil keduanya dari bawah


“ hei kalian berduan berhentilah


bermesraan di depan umum “


teriak bastian dari bawah


Merasa ada yang memanggi , alex dan


prisil menghentikan kemesraan mereka


dan mencari sumber suara itu


“ seperti suara bastian “ kata alex dan


mencarinya


 


“ aku di bawah sini ,  “ kata bastian yang


merasa jika alex mencarinya


Alex dan prisil pun menoleh ke bawah


balkon dan benar saja , bastian tengah


duduk santai melihat kemesraan mereka


tadi dan  melambaikan tangan

__ADS_1


“ apa kalian selalu seperti ini di depan


umum ?” teriak  bastian lagi


 


“ bastian “ kata prisil dan alex


bersamaan


 


 


 “ turun lah kemari . aku lelah harus berteriak “


kata bastian kesal karena selalu


berteriak


 


 


“ baiklah tunggu di sana “ kata alex dan


menggandeng prisil untuk turun


Saat akan keluar dari kamar prisil


menahan tangan alex dan membuatnya


menatap bingung ke arah prisil


 “ ada apa sayang “ kata alex bingung


 


“ aku lelah berjalan alex, perut ku


sangat besar dan membuat ku


susah untuk berjalan “ kata prisil


 


“ benar juga perutmu semakin besar


sayang . “ kata alex memperhatikan perut prisil


 


“ baiklah akan aku gendong “ kata alex


dan menggendong prisil


 


“ kau sangat berat sekarang sayang “


kata alex menggoda ,


 


turunkan aku “ kata prisil kesal dan


hanya di balas tawa oleh alex


Alex menggendong prisil perlahan menuju


bawah , meski pun berat nya berkali lipat


alex tetep berusah untuk


menggendongnya sampai lantai bawah ,


di lantai bawah bastian telah menanti


mereka berdua


“ apa ini ,  kalian masih saja pamer


kemesraan , pakai di gendong segala “


kata bastian menggoda mereka berdua


 


 


“ cobalah kau mengandung 3 anak


sekaligus di perutmu maka kau akan tau “


kata prisil kesal pada bastian


Alex pun mendekatkan dan berbisik pada


bastian


“ kau tau mood ibu hamil naik turun ,


moodnya akan berubah jika kau bahas


masalah berat badan “ kata alex pada


bastian


 


 


“ ternyata begitu . “jawab bastian


dengan sedikit menahan tawanya


 


 


“ kapan kau sampai “ tanya alex pada

__ADS_1


bastian dan duduk di kursi taman dan


menuangkan teh pada gelas prisil


 


 


“ pagi tadi aku memakai penerbangan


malam dan sampai pagi hari “ jelas bastian


dan juga duduk di samping prisil


 


 


“ bagaimana kabar keponakan ku ini “


tanya bastian pada prisil


 


 


“ mereka sehat dan tumbuh dengan baik ,


kau akan lama di sini kan bastian “ tanya


balik prisil pada bastian


 


 


“ tentu sampai mereka lahir “ kata


bastian


Mereka bertiga mengobrol riang di pagi


hari sampai ayah dan ibu datang bergabung


dengan mereka .


“ selamat pagi semua nya “ sapa ibu pada


mereka bertiga


 


“ kau sudah di sini bastian “ kata ayah


 


“ kapan kau datang sayang “ tanya ibu


pada bastian


 


“ pagi tadi ibu “ jawab bastian dan


memeluk kedua orang tuanya


 


“ oya ibu sampai lupa , ibu membawa


seseorang dari inggris , kalian pasti


akan terkejut melihatnya  “ kata ibu dan


menyuruh seseorang itu masuk


 


“ kemarilah “ kata ibu


Alex , prisil , dan bastian penasaran


dengan seseorang yang di maksud


oleh ibu itu . seseorang yang akan membuat


mereka terkejut .


 


 


langkah kaki pun terdengan semakin dekat


seorang manita dengan rambut pendek sebahu


dan tubuh yang mungil masuk dan menghampiri


mereka di taman belakang , betapa terkejutnya


alex dan bastian melihat wanita itu ada


di hadapan mereka .


“ vero “ kata alex dan bastian bersamaan


. alex dan bastian saling menatap dan


menghampiri wanita yang bernama vero itu


dan memeluk erat wanita itu melepaskan rindu .


Prisil yang melihat reaksi kedua pria itu


sedikit bingung dan penasaran dengan


wanita yang bernama vero itu ,


“ siapa wanita itu , kenapa bastian dan


alex sangat senang melihatnya “ batin prisil

__ADS_1


dengan rasa penasarannya .


*****


__ADS_2