
Alex
Aku mencium bau masakan yang harum , ku
buka mataku dan melihat sekeliling ku dan aku
merasa sesuatu menutupi tubuh ku
dan ternyata ini selimut , aku mengingat ingat
apakan aku tadi memakai selimut
.
“ sudahlah bisa ku pikir nanti ,
sekarang perut ku sangat lapar “
Aku pun melangkahkan kaki ku ke bawah
mencari tau bau masakan siapa ini . dan ternyata
itu adalah prisil yang sedang
memasak , ku lihat dia sejenak yang
sedang memasak dan menata meja ,
dan ku lihat dia akan naik ke atas tapi di
urungkan karena melihat ku
“ kau sudah bangun , baru saja ingin aku
bangunkan “ kata prisil
“ aku terbbangun karena mencium harumnya
masakan mu “ jawab ku dan aku berjalan menuju meja makan
“ kau memasak apa “ tanya ku pada prisil
“ aku memasak beberapa makanan ini , aku
tak tau kau suka atau tidak , karena saat akan menanyakannya kau sedang
tertidur “jelas prisil
“ aku suka semua makanan , apalagi
masakan mu “ jawab ku dan tersenyum pada prisil
“ jangan memujiku terlalu banyak
sebaiknya kita amakan , aku sudah mulai lapar “
jawab prisil dengan expresi
lucunya
Prisil mengambilkan ku beberapa makanan
di piring ku dan menyajikannya di depan ku , prisil melayan ni ku dengan baik
saat makan . aku senang dengan semua yang di lakukan prisil , prisil pun juga
makan dengan hikmat
“ oya , kau bisa tidur tanpa selimut di
cuaca yang dingin ini “ tanya prisil pada ku
“ benarkah , kapan kau tau “ tanya ku
“ saat aku tadi masuk ke kamar mu untuk
menanyakanmu tapi kau tertidur , dan aku melihat pintu
dan jendelamu mu terbuka , jadi aku
menutup nya dan memasang kan mu selimut . “ jelas prisil
__ADS_1
“ ternyata prisil “ batin ku
“ oya prisil besok aku penuh dengan
meeting , jadi aku akan pulang terlambat dari kantor ,
apa kau tak apa di rumah
saja “ tanya ku
“ tentu , aku akan berkeliling mansion ini
jika aku bosan “ jawab prisil
“ baiklah , jika itu membuat mu senang “
jawab ku
Setelah makan aku pun kembali ke kamar
untuk mandi dan berganti pakaian ,
sebelum tidur ku mengecek kamar prisil dan
mengucapkan selamat malam untuknya
dan tak lupa aku mencium kening prisil
sebelum keluar dari kamarnya ,
itu menjadi rutinitas baruku ku sebelum tidur sekarang ,
meski masih canggung setidaknya aku merasa senang ,
dan tidak lupa wine merah kesukaan ku
“ jhon , apa bastian akan marah pada ku
jika dia tau aku mencintai prisil “ tanya ku pada jhonny
“ kenapa anda berpikir seperti itu tuan
“ jawab jhonny
“ aku hanya merasa sepertinya bastian
akan marah jika tau aku menggantikan posisinya “
ceritaku lagi pada jhonny
“ maaf jika saya lancang , tapi tuan
bastian telah tiada “ jawab jhonny
“ aku tau , tapi cinta prisil pada nya
tidak tergantikan “ jawab ku yang mulai sedih
“ aku memiliki prisil tapi aku tidak
bisa mendapatkan cinta prisil “ kata ku dan
menahan sedih di batin ku
__ADS_1
“ se iring waktu nyonya prisil pasti
akan menyadari cinta anda tuan “ jawab
jhonny berusaha menghiburku
" benartak itu , kau yakin " tanya ku
“ tentu tuan , dengan perhatian anda
nyonya pasti akan luluh , anda cukup bersabar “ jelasnya lagi
“ terimakasih jhon , kau slalu bisa aku
andalkan , kau sudah seperti teman ku “
jawab ku sembari menepuk pundak jhonny
“ dan besok kau tidak perlu ikut ke
kantor , kau temani prisil di sini , ajak dia
berkeliling mansion ini agar
tidak bosan “ perintah ku pada jhonny
“ baik tuan , akan saya jalani perintah anda “ jawab
jhonnu
“ bagus , kau bisa pergi dan istirahat
lah lebih awal . “ perintah ku lagi pada jhonny dan berlalu pergi
meninggalkannya .
Aku pun melelapkan badan dan tubuh ku di
ranjang ku
*****
Mansion di pagi hari
Prisil turun kebawah dan melihat sudah
banyak makanan di meja makan ,
“ siapa yang memasak semua ini “ tanya
prisil pada jhonny
“ ini semua masakan tuan alex nyonya “
jawab jhonny
“ lalu di mana alex sekarang , kenapa
dia tidak di sini “ tanya prisil
“ tuan sudah berangkat 1 jam yang lalu
nyonya saat anda masih tertidur “ jelas jhonny
Prisil mengernyitkan alisnya ,
__ADS_1
****