
***
Alex menatap prisil cukup lama ,
alex merasa bahwa prisil tau apa yang akan dia
katakan pada nya .
“ kau tau dari mana jika aku akan
menanyakan sesuatu “ tanya alex
“ tidak ada yang memberi tahuku ,
aku hanya sekedar mendengar saja “ jawab prisil
“ apa kau mendengar apa yang kami
bicarakan tadi di luar prisil “ tanya alex curiga
“ Tentang apa “ tanya prisil balik
“ semuanya , tentang pernikahan mu dan
perusahaan bahkan butik mu “ jawab alex .
Prisil hanya menundukan kepalanya dan
memalingkan wajah nya ke arah lain , dan tak
lama prisil kembali menatap alex dan
mengambil nafas panjang
“ lakukan saja alex . “kata prisil
Sontak perkataan ku membuat alex membulatkan
matanya dan menatap prisil tajam , tak percaya
dengan apa yang alex dengat
“ melakukan apa yang kau maksud prisil “
tanya alex pura – pura tidak mengerti yang di maksud
prisil
__ADS_1
“ keinginan ayah , ibu , dan nenek “ jawab prisil
“ pernikahan ... kita .. “ lanjud prisil
Kata – kata prisil membuat alex semakin bingung ,
alex tidak menyangka prisil akan
mengambil keputusan itu .
“ kenapa dia mengatakan itu , apa yang dia pikirkan ,
dia tidak mencintai ku , tapi kenapa dia mau melakukan penikahan ini “
batin alex . alex terus diam karena bingung
“ kita lakukan demi ayah dan ibu mu ,
aku tidak ingin melihat mereka sedih “
lanjud prisil
Seketika alex mengerti , prisil mau melakukan
pernikahan ini untuk ayah dan ibu ku ,
bukan karena cinta , prisil merelakan kebahagiaanya
“ kau yakin , ? kau bahkan tak mencintaiku ? “ tanya alex
Prisil menatap alex dengan tatapan sedih .
“ aku sudah tidak punya cinta lagi alex .
cinta ku telah hilang “ jawab prisil yang mencoba menahan tangisnya
“bahkan aku merasa bersalah terhadap mu alex “
kata prisil semakin sedih
“bersalah , kenapa “ tanya alex bingung
“karena kau akan terjebak dengan ku selamanya di pernikahan ini “
jawab prisil dan mulai menitikan air matanya
__ADS_1
“ kau teman ku yang berharga ,aku tidak tega melihat mu
menderita apalagi karena ku . “ jawab prisil lagi
Alex hanya terdiam melihat prisil , alex menggigit bibir
bawahnya menahan sedih dan sesak di hatinya melihat dan
mendengar perkataan prisil .
alex diam menutup matanya sejenak dan
menggenggam tangan prisil ,
“ sudah jngan menangis lagi , aku akan melakukan
apa yang kau inginkan seperti perkataan ku pada orang tua ku , “
kata alex menenangkan prisil
“ apapun akan aku lakukan untuk mu , kau tenang lah “ kata alex
Prisil diam melihat alex , prisil melihat expresi alex
yang berusah tenang dan terseyum di hadapan prisil
“ istirahat lah , kau masih butuh banyak istirahat ,
aku akan keluar sejenak
mencari udara segar , “ kata alex lagi
“dan masalah itu kita bisa bicarakan lagi nanti ,
dengan ayah dan ibu “ kata alex
Prisil hanya menurut dan mengikuti perintah
bastian untuk istirahat untuk menenangkan
pikirannya
“ jika kau butuh sesuatu , ada jhonny di luar yang akan membantumu “
kata alex dan berlalu keluar untuk mencari udara segar .
****
__ADS_1