melepaskan

melepaskan
Bab 99


__ADS_3

*****


Sore menjelang alex baru kembali dari


membeli mangga muda , sulit sekali alex


mendapatkan mangga itu karena di paris


jarang ada mangga muda . bahkan alex


sampai harus mencari ke luar kota untuk


mendapatkan mangga muda itu .


 


 


Alex melangkah masuk ruangan prisil


dengan muka yang capek dan juga lesu ,


alex melihat prisil sedang mengobrol


dengan jhonny


 


 


“ sayang aku sudah kembali dan mendapat


kan mangganya “kata alex memberikan pada


prisil dan alex merebahkan badanya di


sofa


 


 


“ hore ... mangga muda , tapi kenapa kau


lama sekali alex “ kata prisil sembari mengambil


mangga mudanya dan mencium


cium aroma masam di mangga itu


 


 


 


“ kau tau aku sangat sulit mendapatkan


mangga itu sayang , aku harus keluar kota


untuk mendapatkannya “ jelas alex


yang masih tiduran di sofa ,


Prisil pun memakan mangga muda yang alex


bawakan , dan jhonny sedang menunggu di luar ,


sesekali prisil melihat alex


yang tertidur di sofa . prisil pun turun dari


kasur nya dan berjalan menuju


alex dan menatapnya sedih


“ wajahnya terlihat letih dan lelah ,


dia pasti belum makan “ batin prisil sembari


membelai lembut wajah dan rambut


alex .


 


Alex menggerakan kepalanya sedikit dan


membuka matanya pelan , prisil yang melihat


alex membuka matanya tersenyum


lembut dan membelai wajah alex


“ apa aku mengganggu tidur mu alex “


tanya prisil lembut ,


 


 


“ tidak sayang kau tidak mengganggu


tidurku , ada yang ingin kau makan  , katakan sayang “


kata alex dan bangun dari tidurnya lalu duduk ,


prisil pun duduk di samping alex


 


 


“ apa  keinginan ku  menyusahkan mu alex ? "


tanya prisil


 


 


 


“ tentu tidak sayang , itu demi anak


kita “ jawab alex dan merangkul prisil lembut


 


 


“ kau terlihat letih dan lelah , apa kau


sudah makan “ tanya prisil dan membelai kembali

__ADS_1


wajah alex , alex memejamkan


matanya menikmati sentuhan tangan prisil di wajahnya


 


 


“ belum , apa kau sudah makan “ tanya


alex balik


 


 


“ aku tidak nafsu makan . “ kata prisil


 


 


“ maka aku tidak akan makan jika kau


tidak makan “ kata alex .


Prisil diam sejenak dan memeluk alex


lembut dan menenggelamkan wajahnya


di dada alex


 “ biarkan aku di pelukanmu sejenak , aku  slalu


merasa tenang saat berada di memelukmu , dan aku


juga merindukan pelukanmu “  kata prisil


di dalam pelukan alex


 


 


“ pelukan ini akan slalu jadi milik mu


sayang “ jawab alex dan mengecup


lembut kepala prisil


Lama prisil di dalam pelukan alex , alex


pun membiarkan prisil dalam pelukannya karena


alex juga sangat merindukan


prisil , tak lama prisil melepaskan pelukan alex


“ alex , aku mulai lapar , aku ingin


makan “  kata prisil dan mulai cemberut


di hadapan alaex


 


 


“ istri ku dan anak ku mulai lapar rupanya ,


tanya alex dan mencubit hidung prisil


gemas dengan expresi prisil


 


 


“ apa pun , asalkan itu dari tangan mu ,


aku ingin kau menyuapi ku “ pinta prisil


 


 


“ ternyata istri ku sangat manja saat


hamil , tunggulah sebentar akan ku


ambilkan makanan “ kata alex dan bangkit


mengambilkan prisil makanan


Alex menyiapkan makanan yang tersedia di


situ , dengan telaten alex menyiapkan makanan


dan minuman untuk prisil setelah


menurutnya siap alex kembali menghampiri prisil


“ makanan sudah siap sayang , ayo makan


“ kata alex dan mulai menyuapi prisil ,


Prisil pun senang dan antusias dengan


perlakuan alex , dan pada suapan yang kesekian


prisil mengambil sendok yang


alex arahkan padanya dan menyuapinya untuk alex


“ kau harus makan juga sayang “ kata


prisil lembut


 


 


“ karena kau harus kuat menjaga ku dan


juga anak – anak yang ada di dalam perut ku ini “


kata prisil dan kembali menyuapi alex .


 


 


mereka pun makan bersama dengan suasana


hati yang bahagia . setelah makan tidak lupa alex

__ADS_1


memberikan vitamin untuk prisil dan menuntunnya


kembali ke tempat tidurnya , dan saat alex akan


pergi ke sofa untuk bersantai prisil memegang tangan alex


“ temani aku tidur di sini , “ kata prisil


 


 


“ baiklah “ kata alex dan duduk di kursi


dekat prisil


 


 


“ bukan di situ tapi di sini “ kata


prisil sambil menepuk samping prisil yang kosong


 


 


“ di ranjang mu  “ kata alex bingung dengan mau


prisil


 


 


“ iya , bukan kah kau bilang jika bantal


ku adalah di lengan dan dada mu , “ kata prisil


 


 


“ benar juga “ kata alex dan menggaruk


belakang kepala yang tidak gatal


 


 


“ kemarilah , “ kata prisil ,


 


alex pun naik ke atas ranjang prisil dan merentangkan


tangannya dan memeluk prisil ,


 


prisil pun senang dengan perlakuan alex


seakan prisil menemukan tempat


ternyamannya


 


 


“ aku sangat merindukan mu , tidak


maksud ku sangat sangat dan sanga merindukan mu , “


kata prisil dan dan memeluk alex dengan erat


 


 


“ aku juga sangat merindukanmu sayang ,


bahkan aku tidak ingin berpisah sedetik pun dengan mu . “ jawab alex


 


 


“ tidurlah , aku akan slalu memelukmu saat kau


tidur “ kata alex dan hanya di jawab anggukan .


tapi tak lama prisil kembali memanggil alex


 


 


“ alex .”  panggil prisil


 


 


“ iya prisil ku sayang “ jawab alex ,


prisil diam sesaat


 


 


“ i love you alex “ kata prisil mendadak


dan mengeratkan pelukannya , alex terkejut


dengan perkataan prisil dan sikap


nya


 


 


“ i love you too prisil ,” jawab alex


dan mencium kepala prisil


Mereka pun memejam kan mata ,


mengistirahatkan badan mereka yang lelah


 

__ADS_1


*****


__ADS_2