
****
Prisil sudah siap dengan gaun berwarna
cream nya yang dia bawa dari butiknya .
gaun dengan bagian bahu yang terbuka
hingga lengannya dan belakang baju nya
yang memamerkan setengah punggungnya
serta bagian bawah pres body hingga lutut
dan merekah di bagian lutut ke bawah
membuat semakin jelas kaki jenjang prisil
, make up tipis dan perhiasan simple nan
elegan yang terpasang di leher jenjang
prisil dan anting yang menggantung di
telinga prisil , tidak lupa rambut yang
di kuncir simple menambah ke eleganan
prisil . prisil pun telah siap untuk
berangkat
Di ruang tengah telah menunggu alex yang
mememakai jas hitam dan celana putih
yang memperlihat kan alex yang tampan
dengan rambut yang tertata rapi ,
alex melangkah menuju prisil dan memakaikan
sepatu high heel pilihan alex berwana
pink simpel dengan 2 tali saja dan
tingginya 12 cm menambah indahnya
kaki prisil
“ kau cantik sekali sayang “ puji alex
“ kau juga sangat tampan dan sexy sayang “
rayu prisil
“ jangan menggoda ku sayang , aku
berusaha untuk tidak menerkam mu sekarang “
bisik alex di telinga prisil yang
membuat prisil salah tingkah .
“ kalau begitu kita segera berangkat “
jawab prisil sembari mengambil tas hand bagnya
Alex hanya tertawa melihat prisil yang
bertingkah lucu
Alex melajukan mobilnya ke alamat yang
di kirim ayahnya , sesampainya di tempat pesta ,
prisil dan alex meng hampiri
__ADS_1
ayah dan ibunya .
“ selamat malam ayah , ibu “ sapa prisil
pada ayah dan ibu alex
“ selamat malam “ jawab ibu dan
membalikkan badan menghadap prisil ,
betapa terkejutnya ibu melihat prisil yang
tampil sangat cantik
“ wow kau sangat berbeda sayang hari
ini , kau sangat sangat cantik “ puji ibu alex
“ kalian sudah datang “ kata ayah alex
“ sebaiknya kita segera masuk ke dalam “
kata ayah mengajak ibu , prisil dan alex
Tangan Alex merangkul pinggang prisil
dan berjalan masuk ke dalam tempat pesta .
semua mata tertuju pada alex dan
prisil saat mereka masuk tempat pesta
memperhatikan pasangan itu sedari tadi .
pria itu adalah pandu yang melihat
prisil datang dengan alex . mata pandu
tidak lepas dari prisil dan alex
“ prisil sangat cantik dengan gaun itu ,
pantas saja adik kakak itu menyukainya “
kata pandu dengan meminum sampanye
yang dia pegang dari tadi .
alex menyapa rekan kerja bisnis yang
lain bersama ayah nya dan prisil menyapa
para sosialita dengan ibu alex .
mereka berdua menikmati perta itu .
dan beberapa lama ibu dan prisil duduk di
sebuah meja dan meminum minuman yang tersedia
“ prisil ibu kan pergi ke teman ibu di
sana , apa kau ingin ikut “ kata ibu menawarkan
“ tidak ibu , prisil akan di sini
menunggu ibu dan yang lain “ jawab prisil
__ADS_1
“ baiklah sayang , ibu akan ke san
asebentar “ kata ibu dan berlalu menemui
teman – temannya
Ternyata kesendirian prisil di manfaat
kan oleh pandu . pandupun segera
beranjak duduk di sebelah prisil dengan
membawa sampanye untuk prisil .
“ hai nona cantik . ups ... maaf maksud
ku nyonya cantik “ kata pandu
Prisil tidak menggubris pandu , prisil
lebih mengatur nafas dan rasa takutnya .
merasa tidak di perdulikan prisil pandu
berpindah ke depan kursi yang ada di depan prisil
“ apa kau mau minum “ tkata pandu
menawarkan minuman pada prisil
“ pergi dari hadapan ku “ kata prisil
dengan memalingkan muka
“ ayolah prisil , apa kau tidak
merindukan ku , kita sudah lama tidak bertemu
bukan “ kata pandu santai dengan
meminum sampanye di tangannya
“ tidak mungkin aku melewatkan wanita
cantik yang ada di depan ku “ kata pandu lagi .
“ kenapa kau bisa ada di sini , pergilah
ku mohon “ mohon prisil
“ hahaha ... apa kau lupa , aku juga
pembisnis sekarang dan aku juga rekan
bisnis di sini “ jelas pandu sedikit
arogan
pandu pun mencondongkan badannya
ke arah prisil dengan tatapan datar dan dingin
“ kau tau ada banyak pertanyaan di otak
ku untuk mu sayang “ kata pandu dengan
wajah datar dan memandang prisil
******
__ADS_1