melepaskan

melepaskan
Bab 86


__ADS_3

****


Prisil sudah siap dengan gaun berwarna


cream nya yang dia bawa dari butiknya .


gaun  dengan bagian bahu yang terbuka


hingga lengannya dan belakang baju nya


yang memamerkan setengah punggungnya


serta bagian bawah pres body hingga lutut


dan merekah di bagian lutut ke bawah


membuat semakin jelas kaki jenjang prisil


 


 


 


, make up tipis dan perhiasan simple nan


elegan yang terpasang di leher jenjang


prisil dan anting yang menggantung di


telinga prisil , tidak lupa rambut yang


di kuncir simple menambah ke eleganan


prisil . prisil pun telah siap untuk


berangkat


Di ruang tengah telah menunggu alex yang


mememakai jas hitam dan celana putih


yang memperlihat kan alex yang tampan


dengan rambut yang tertata rapi ,


 


 


alex melangkah menuju prisil dan memakaikan


sepatu high heel  pilihan alex berwana


pink simpel  dengan 2 tali saja dan


tingginya 12 cm menambah indahnya


kaki prisil


“ kau cantik sekali sayang “  puji alex


 


“ kau juga sangat  tampan dan sexy sayang “


rayu prisil


 


 


“ jangan menggoda ku sayang , aku


berusaha untuk tidak menerkam mu sekarang “


bisik alex di telinga prisil yang


membuat prisil salah tingkah .


 


 


“ kalau begitu kita segera berangkat “


jawab prisil sembari mengambil tas hand bagnya


Alex hanya tertawa melihat prisil yang


bertingkah lucu


Alex melajukan mobilnya ke alamat yang


di kirim ayahnya , sesampainya di tempat pesta ,


prisil dan alex meng hampiri

__ADS_1


ayah dan ibunya .


“ selamat malam ayah , ibu “ sapa prisil


pada ayah dan ibu alex


 


 


“ selamat malam “ jawab ibu dan


membalikkan badan menghadap prisil ,


betapa terkejutnya ibu melihat prisil yang


tampil sangat cantik


 


 


“ wow kau sangat berbeda sayang hari


ini , kau sangat sangat cantik “ puji ibu alex


 


 


“ kalian sudah datang “ kata ayah alex


 


 


“ sebaiknya kita segera masuk ke dalam “


kata ayah mengajak ibu , prisil dan alex


Tangan Alex merangkul pinggang prisil


dan berjalan masuk ke dalam tempat pesta .


semua mata tertuju pada alex dan


prisil saat mereka masuk tempat pesta


 


 


memperhatikan pasangan itu sedari tadi .


pria itu adalah pandu yang melihat


prisil datang dengan alex . mata pandu


tidak lepas dari prisil dan alex


 


 


“ prisil sangat cantik dengan gaun itu ,


pantas saja adik kakak itu menyukainya  “


kata pandu dengan meminum sampanye


yang dia pegang dari tadi .


alex menyapa rekan kerja bisnis yang


lain bersama ayah nya dan prisil menyapa


para sosialita dengan ibu alex .


mereka berdua menikmati perta itu .


dan beberapa lama ibu dan prisil duduk di


sebuah meja dan meminum minuman yang tersedia


“ prisil ibu kan pergi ke teman ibu di


sana , apa kau ingin ikut “ kata ibu menawarkan


 


 


“ tidak ibu , prisil akan di sini


menunggu ibu dan yang lain “ jawab prisil


 

__ADS_1


 


“ baiklah sayang , ibu akan ke san


asebentar “ kata ibu dan berlalu menemui


teman – temannya


Ternyata kesendirian prisil di manfaat


kan oleh pandu . pandupun segera


beranjak duduk di sebelah prisil dengan


membawa sampanye untuk prisil .


“ hai nona cantik . ups ... maaf maksud


ku nyonya cantik “  kata pandu


Prisil tidak menggubris pandu , prisil


lebih mengatur nafas dan rasa takutnya .


merasa tidak di perdulikan prisil pandu


berpindah ke depan kursi yang ada di depan prisil


“ apa kau mau minum “ tkata pandu


menawarkan minuman  pada prisil


 


 


“ pergi dari hadapan ku “ kata prisil


dengan memalingkan muka


 


 


“ ayolah prisil , apa kau tidak


merindukan ku , kita sudah lama tidak bertemu


bukan “ kata pandu santai dengan


meminum sampanye di tangannya


 


 


“ tidak mungkin aku melewatkan wanita


cantik yang ada di depan ku “ kata pandu lagi .


 


 


“ kenapa kau bisa ada di sini , pergilah


ku mohon “ mohon prisil


 


 


“ hahaha ... apa kau lupa , aku juga


pembisnis sekarang dan aku juga rekan


bisnis di sini “ jelas pandu sedikit


arogan


pandu pun mencondongkan badannya


ke arah prisil  dengan tatapan datar dan dingin


“ kau tau ada banyak pertanyaan di otak


ku untuk mu sayang “ kata pandu dengan


wajah datar dan memandang prisil


 


******


 


 

__ADS_1


__ADS_2