
Bastian
kubuka mata perlahan – lahan dan ku lihat cahaya putih dan ternyata aku ada di sebuah ruangan yang di dominasi dengan cat putih dan juga aroma obat obatan yang menyengat , ku edarkan pandangan ku ke sekitar ku dan aku pun teringat bahwa aku tertabra oleh mobil di saat aku baru sampai di ibukota setelah sekian lama aku berada di luar negeri , ku alihkan pandangan ku ke sisi lainnya ku lihat seorang wanita muda yang menatap ku dengan intens
“ maaf anda siapa ?” tanya ku penasaran padanya
“ maaf aku yang menabrak mu tadi “ jawab wanita itu sambil membantu ku untuk duduk .
“ anda pengendara mobil yang menabraku tadi ?” tanyaku .
” benar tuan , maaf kan kecerobohan saya , saya akan bertanggung jawab dalam pengobatan dan pemulihan anda “ jelas wanita itu . “ saya tadi terburu- buru karena ada meeting mendadak , saya harap anda
mengerti “ jelasnya lagi .
ternyata wanita ini yang menabrak ku
“ tidak apa- apa saya mengerti , “ jelas ku . wanita itu terdiam tk lama menjawab .
__ADS_1
“ saya akan merawat anda sampai anda benar – benar pulih “ sambungnya.
“ Baik sekali wanita ini mau bertanggung jawab” batin ku , aku hanya melontarkan senyuman .
“ oya jika boleh tau nama anda siap “? Tanya wanita itu .
“ oya kita belum berkenalan , nama ku bastian kau bisa memanggil ku tian saja “ jawab ku memperenalkan diri sembari mengulurkan tangannya pada wanita itu .
“ nama yang bagus , nama ku prisiliya , kau bis amemanggil ku prisil “ ? jawab wanita itu sembari menjabat uluran tangan padaku .
“ oya keluargamu di mana , biar aku menghubungi mereka dan mengabari mereka “ tanyanya padaku .
“ jika aku memberitahu mereka jika aku kecelakaan mereka pasti akn menyalahkan wanita ini , dan aku juga tidak mengabari jika akan kembali lebih cepat , aku harus mencari alasan “ batin ku .
“ aku baru sampai di kota ini pagi ini , keluargaku masih berada di luar negeri , “ jawab ku .
“ apa kau tidak memiliki sanak saudara yang
__ADS_1
tinggal di kota ini ?” tanyanya kembali .
“ tidak ada , keluarga ku sibuk dengan urusan bisnisnya jadi susah untuk di hubungi “ jawab ku kembali dan kali
ini dengan expresi sedih agar dia tidak bertanya kembali . wanita itu terdiam ,
“ oke tian karena aku bertanggung jawab atas perbuatan ku , selama kau belum pulih dan keluarga mu belum kembali aku kan merawat mu , kau boleh tinggal sementara di apartemen ku dulu . bagaimana ? “
tanyanya padaku . aku terkejut tidak menyangka dia akan berkata seperti itu , “
" apa yang ada di pikiran gadis ini , dia menawarkan pria yang belum dia kenal sepertiku untuk tinggal di bersamanya sementara , dia kelewat baik atau ... “ batin ku . tapi jika dilihat lagi wanita ini cantik juga , sebaiknya kau amati dulu dia , toh dia juga berniat baik membantuku dan bertanggung jawab “ lanjud
batin ku .
" oke aku setuju , kau harus bertanggung jawab atas kaki ku , “ jawabku sembari becanda dan tertawa , dia pun membalas tawa ku dan tersenyum dengan manisnya .
“ kau membuat ku terpesona dengan senyummu prisil .” batin ku di balik tawa dan senyum ku .
__ADS_1
***