
Alex
Aku mengarahkan mobilku masuk ke pelataran mantion
pribadiku , ya aku tidak pulang ke mantion keluarga wijaya , aku memilih berada
di mantion pribadiku . ku berikan kunci kepada pejaga dan aku melangkah masuk
ke dalam dan menuju ke kamar ku . ku ambil segelas wine merah kesukaan ku yang
selalu ada di manapun ruang pribadiku . sambil memegang segelas wine dan menuju
ke balkon kamar ku menatap pemandangan malam dan langit - langit sembari
mengingat senyuman dan tawa prisil saat makan malam bersama ku dan juga yang
sangat tidak bisa aku lupakakan adalah senyuman manis dan ramah saat aku
mengantarkannya pulang , senyuman itu selalu teringat di pikiran ku , seakan
aku ingin selalu berada di sampingnya melihat senyumnya setiap saat ..
“ arrgg ... senyuman itu membuat ku gila
, aku ingin melihat senyum itu terus menerus “ kata ku sembari duduk di kursi
dan meminum segelas wine merah itu hingga habis .
“ aku akan berusaha mendapatkannya
dengan cara apapun “ batin ku
“ apa aku harus mengajaknya keluar lain
kali atau kencan bersama ku , sepertinya bukan ide yang buruk untuk kami
lakukan “ oceh ku
“ tapi aku masih penasaran dengan masa
lalu nya ,? Kata ku bingung ,
“ aku akan menyururuh jhonny untuk
mencari tau semuanya . “ sembari menuangkan
wine merah itu lagi pada gelas ,
aku pun mengambil hp nya di meja dan
menelpon jhonny untuk memberi perintah
“ jhonny , aku ingin kamu mencari info
masa lalu prisil , tidak maksud ku semua masa lalu prisil , apapun itu . “
perintah ku
__ADS_1
“ baik tuan , saya akan segera mencari
tau dan mengabari anda secepatnya “ jawab jhonny di balik telepon .
Ku tutup sambungan teleponnya dan meminum
wine merah yang ada di depan ku kembali .
kembali teringat wajah prisil di dalam
angan ku yang membuat ku senyum dan merasa senang , ucapan selamat malam dari
prisil masih terniang jelas di telingaku dan juga lambaian tangan di ikuti
senyum manisnya masih terkam di ingatan ku sunggu membuat ku senang .
aku ingin sekali menemuinya lagi .” ah
sudah lah memikirkannya semakin membuat ku gila dan ingin memilikinya .” kata
ku sambil mengacak ngacak rambut ku
“ setelah bocah tengil itu datang aku
akan memperkenalkan prisil pada bocah itu terlebih dahulu . “ sambungyan dan
meneguk habis wine yang ada di tangan ku dan aku bergegas masuk ke dalam kamar
Bastian
Aku merasakan ada seseorang di samping
badan ku dengan selimut , aku pun teringat kalau aku menunggunya pulang hingga
tertidur di depan tv . ku buka lagi sedikit mata ku dan kulihat prisil sedang
mentap wajah ku dengan senyum di bibirnya . tak lama kudengat suara pintu
tertutup , ku buka mata ku perlahan dan aku pun tersenyum mengingat senyuman
prisil pada ku .
“ aku rasa prisil mulai menyukai wajah
tampan ku “ kata ku dengan suara yang sangat kecil . ku tarik selimut itu
hingga menutupi tubuh ku dan tidur dengan senyum di wajah ku .
“ aku ingin prisil hadir di mimpi ku ,
dan aku rasa aku akan mimpi indah ,” batin ku
Pagi pun datang , ku cium aroma sedap di
hidung ku , ku buka mata ku dan ku lihat sekeliling ku . tatapan ku beralih
kedapur dan ku lihat prisil sedang memasak . aku pun beranjak dari sofa yang
semalam aku tiduri ,
“ selamat pagi prisil , kau sedang
memasak apa ?” tanya ku pada prisil
__ADS_1
Prisl pun menatap ku dan menjawab sapaan ku
“ selamat pagi juga tian . maaf mungkin
suara gaduh di dapur mengganggu tidur mu , hmm aku sedang membuat kan mu
sarapan . duduk lah dan mari kita makan , “ jawab prisil yang masih berkutat
dengan alat masaknya .
“ hmm sepertinya enak . “ jawab ku
Kami pun sarapan seperti biasannya , aku
sangat menyukai momen – momen ini , di mana aku dan prisil mengobrol santai dan
sesekali tawa dan senyumnya menghiasi wajahnya , aku sangat suka melihat ini .
“ kau tidak pergi ke bekerja , ku lihat
kau tidak memakai baju kerjamu ?” tanyaku pada prisil
“ tidak , hari ini aku tidak bekerja ,
aku akan menemanimu cek ke rumah sakit lagi , bukan kah ini jadwal mu ke dokter .
“ jawab prisil
“ benarkah , sepertinya aku lupa ?”
jawab ku
“ tak masalah , dan setelah dari rumah
sakit aku akan mengajak mu membeli beberapa baju dan jalan ke taman mencari
udara segar , kamu sudah beberapa minggu ini hanya di rumah saja , apa kau tidak
bosan hanya di rumah saja ?” tanya prisil
“ hmm lumayan sih , ok kalau begitu
setelah sarapan aku akan bersiap – siap “ jawab ku pada prisil. prisil yang mendengar jawaban ku tersenyum dan
bangkit dari tempat duduk nya dan mengacak - ngacak lembut rambut ku .
“ bagus kau pintar sekali “ jawab nya
Aku hanya diam dan membualat kan mata ku
melihat perilaku prisil terhadap ku , tingkahnya ini membuat ku senang dan
gembira , aku hanya bisa tersenyum malu di hadapannya dan sesekali memandangi
wajah prisil
__ADS_1
.