
****
alex membuka pintu kamar prisil dan
mempersilahkan prisil untuk masuk ,
prisil melihat seisi ruangan itu dan prisil
melangkahkan kakinya di balkon kamarnya
dan melihat pemandangan halaman
belakang mansion itu , setelah puas melihat
prisil kembali masuk dan di saat
prisil membalikkan badan prisil terkejud melihat
ada sebuket bunga tulip berwana biru yang besar
di hadapannya , prisil mengambil bunga itu dan ternyata
yang ada di balik bunga itu adalah alex
“ alex “ kata prisil bingung ,
“ apa kau suka “ balas alex sambil
tersenyum
“ suka , sangat suka , tapi untuk apa “
jawab prisil sembari mencium harumnya bunga itu
“ hadiah atas kepulangan mu dari rumah
sakit “ jawab alex salah tingkah
“ terima kasih , tapi dari mana kau tau
aku suka tulip biru ?” tanya prisil
“ aku tau semua tentang mu . “ jawab
alex tanpa sadar
“ apa alex “ tanya prisil . dia ingin
meyakinkan apa yang dia dengar tadi
“ apa ..eee itu ... maksud ku dari
bastian , “ jawab alex gugup karena
__ADS_1
tanpa sadar dia keceplosan
“ ya dari bastian maksud ku , dulu dia
pernah bercerita jika kau suka bunga tulip warna biru . “ jelas alex lagi
“ oo ternyata begitu , terimakasih alex “jawab
prisil dan tersenyum dan beranjak masuk , tapi kaki prisil terhenti karena
alex menghalangi langkannya , prisil hanya terdiam menatap alex bingung
“ ini untuk mu “ kata bastian sembari
memberi sekotak hadiah kecil
“ apa ini alex “ kata prisil sembari
menerima kotak dari alex
“ bukalah dulu “ kata bastian malu ,
Prisil pun membuka kotak pemberian dari alex ,
dan saat di buka prisil melihat bahwa isinya
adalah satu buah gelang perak ber inisial nama prisil
yaitu P dan huruh itu di lingkari oleh butiran berlian .
alex bingung dan di saat yang sama
seakan mengerti kebingungan prisil alex
mengambil dan memakaikannya di tangan kanan prisil
“ ini hadiah pertemanan kita prisil ,
dari ku untuk mu “ jelas alex
Prisil diam sejenak menatap alex .
“ tapi beberapa hari lagi aku akan
menjadi istri mu alex “ kata prisil yang
masih menatap lekat alex
“ aku tau kau menikahiku hanya untuk
keluargaku dan bukan dari hatimu “ kata alex .
Prisil hanya terdiam mendengar perkataan
alex , karena apa yang di katakan alex itu adalah benar .
“ aku tidak akan memaksa mu untuk cinta
pada ku . karena aku tau di hati dan cinta mu
hanya untuk bastian “ jelas alex
“ maafkan aku alex “jawab prisil sedih
__ADS_1
“ kau tidak perlu meminta maaf anggab
saja ini adalah bentuk tanggung jawab aku
sebagai kakak bastian kerena dia
sudah meninggalkan mu dengan cara ini
dan membuat mu sedih “ jelas alex lagi
Prisil yang mendengarnya semakin sedih
dan merasa bersalah pada alex .
prisil yang melihat prisil sedih hanya mengusap
pelan bahu prisil agar prisil kuat ,
“ ayo sekarang kau istirahat sembari
menunggu makan siang , kau ingin makan siang apa ,
nanti akan aku buat kan “
kata alex dan menuntun prisil ketempat tidurnya .
“ tidak ada aku akan makan bersama
semuanya nantik di bawah “ kata prisil
“ baiklah jika begitu . aku akan turun
ke bawah “ kata alex dan beranjak dari sisi
kasur prisil tapi prisil memegang
tangan alex dan membuat alex kembali menghadap prisil
“ terima kasih alex kau teman ku , bukan
kau sahabat ku yang baik “ kata prisil
Alex hanya tersenyum manis dan membelai
lembut kepala prisil dan beranjak dari kamar prisil .
alex menutup pintu kamar
prisil dan alex terdiam sejenak di depan pintu prisil
“ maafkan aku bastian , jika saat ini
aku menginginkan prisil untuk ku .
kau tidak marah pada kakak mu ini kan , aku
akan menjaga dan mencintainya sepenuh
hidup ku , aku berjanji “ batin alex
Dan tak lama alex meninggalkan kamar
prisil dan kembali ke kamarnya
****
__ADS_1