melepaskan

melepaskan
Bab 136


__ADS_3

*****


 


“ aw ... “ kata prisil sembari memegang


perutnya dan kembali duduk


Alex yang mendengarnya terkejut dan


mentap prisil kawatir .


“ kau kenapa sayang “ tanya alex panik


 


“ aku merasakan ada yang bergerak di


perutku akex “ kata prisil dan memegang


perutnya dengan serius


 


“ aw .. “ kata prisil tapi kali ini


dengan senyuman di wajahnya


 


“ apa yang kau rasakan sayang .


katakan jangan membuat ku cemas “


kata alex semakin panik


 


 


“ apa kita ke dokter saja , periksakan


perutmu “ kata alex dan bergegas pergi


tapi di tahan oleh prisil


 


 


“ tidak perlu alex , aku merasakan bayi


kita sedang bermain di dalam , mereka


menendang - nendang perut ku alex , mereka


ber interaksi “ kata prisil antusias dan


tidak percaya


 


 


“ benarkah itu sayang “ kata alex tidak


percaya dan melihat intens perut prisil


Alex pun melihat beberapa bagian perut


prisil berdenyut seperti ada dorongan dari


dalam perut prisil .


“ kau benar sayang , mereka bergerak . “


kata alex takjuk tidak percaya


 


“ sentuhlah dan rasakan pergerakan


mereka “ kata prisil dan mengarahkan


tangan alex ke perut prisil


 


“ apa kau bisa merasakannya alex “ tanya


prisil


 


“ belum sayang , apa mereka tidak


menyukaiku “ kata alex dan sesaat setelah


itu alex merasaka tendangan dari


dalam perut  prisil ,


Sekali , dua kali, bahkan sekarang

__ADS_1


berkali kali , alex hanya menatap haru prisil .


alex pun penasaran dan meletakkan telinganya


di perut prisil berusaha mendengar apa yang


ada di dalam sana .


 


tetapi bukan suara yang di dapat alex melainkan


tendangan bayi dari perut prisil mengenai pipi alex .


sontak alex memegang pipinya dan menatap


prisil haru ,


 


air mata alex tak terbendung dan menetes


di pipinya bahagia , prisil yang melihatnya


bingung kenapa alex sampai menangis


“ mereka menendang ku sayang , mereka


juga berinteraksi dengan ku ,  papa mereka


bahkan mereka menendang pipi ku ini “


kata alex haru sembari memegang pipi yang


di tempelkan di perut prisil


 


 


“ mereka sepertinya menyukaiku sayang “


kata alex dan memeluk lembut prisil


 


“ aku sangat bahagia sayang , sangat


bahagia , aku tidak sabar untuk segera


bermain dengan mereka , “ kata alex yang


sangat senang


 


membalas pelukan alex .


Alex pun melepaskan pelukannya dan


bersujud menghadap perut prisil yang


besar lalu memeluknya sembari mengajak


bicara anak yang ada di perut prisil


“ tumbuhlah dengan baik , nanti setelah


kalian lahir papa akan mengajak kalian


main sepuasnya . papa sayang kalian “


kata alex sembari memegang perut prisil


merasakan gerakan dari dalam perut


prisil .


Prisil yang melihat alex yang antusias


hanya bisa tersenyum bahagia dan sesekali


mengelus lembut kepala alex dan


kadang mengacaknya saat alex bertingkah lucu


 


 


Tanpa mereka sadari vero melihat prisil


dan alex dengan kesalnya dari kejauhan .


merasa sangat kesal vero pergi dari


mansion wijaya .


------


Malam menunjujkan jam 11 malam alex


dan prisil pun pergi tidur , tetapi prisil

__ADS_1


tidak bisa tidur karena prisil masih


merasakan pergerakan di perutnya ,


tendangan demi tendangan masih prisil rasakan


dan membuat nya susah tidur .


“ kenapa kau belum tidur sayang “ kata


alex yang merasakan jika prisil terus


bergerak di dekapannya


 


“ entahlah , aku tidak bisa tidut alex .


“ kata prisil juga bingung


 


“ apa kau lapar , atau ingin memakan


sesuatu “ tanya alex menawarkan makanan


 


“ tidak alex , aku hanya merasa jika mereka


masih belum ingin tidur , coba kau rasakan “


kata prisil dan mengarahkan tangan


ke perutnya


Alex merasakan gerakan anaknya . alex


pun mencoba memikirkan sebuah cara


agar prisil bisa tertidur


“ baiklah mungkin cara itu bisa di pakai


“ batin alex dan mendekatkan kepalanya


pada perut prisil dan mengelus lembut


perut prisil


“ anak – anak papa sudah malam waktunya


tidur , kasian mama kalian sudah lelah , papa


janji besok papa akan mengajak ngobrol kalian


lagi , sekarang biarkan mamamu untuk beristirahat


sejenak ok “ kata alex sembari memelai lembut


perut prisil


Alex terus mengelus perut prisil sambil


merasakan gerakan anak anaknya di dalam


perut prisil . tak lama alex merasakan


jika mereka sudah mulai tenang di dalam sana


“ mereka sudah mulai tenang sekarang ,


kau bisa tidur sayang “ kata alex pada prisil


 


 


“ menghadaplah ke arah sana aku akan


memelukmu dari belakang dan membelai


perutmu hingga kau tertidur “ kata alex .


prisil hanya bisa menuruti perintah alex


karena prisil sudah sangat lelah


dengan kegiatannya hari ini


“ selamat malam sayang , dan selamat


malam juga untuk anak – anak papa “


kata alex lembut


Alex pun terus memeluk dan membelai


perut prisil hingga mereka berdua tertidur pulas .


 


*****

__ADS_1


 


 


__ADS_2